Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Coronavirus Sampai di Indonesia, 2 Warga Ternyata Positif!

Coronavirus Sampai di Indonesia, 2 Warga Ternyata Positif!

Coronavirus ternyata sudah sampai di Indonesia. Dua orang WNI asal Depok sudah dirawat di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara.

Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa wabah coronavirus atau COVID-19 kasusnya sudah ditemukan di Indonesia. Menurut kabar terbaru, ada dua orang di negeri ini yang positif terkena virus corona. Mari simak penjelasannya lebih lanjut lewat ulasan berikut.

Dua orang Warga Negara Indonesia Positif Corona!

Kasus pertama virus corona di Indonesia diumumkan hari Senin (2/3) ini, dan diberitakan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Menurut sosok yang akrab disapa Jokowi itu, dua orang yang positif corona tersebut sempat melakukan kontak dengan orang Jepang yang datang ke Indonesia.

Warga Jepang yang berdomisili di negeri Jiran tersebut diketahui positif COVID-19, dan saat kembali ke Malaysia, ia langsung di rumah sakit. Setelah ditelusuri, ada beberapa orang Indonesia lainnya yang positif tertular penyakit ini.

"Orang Jepang ke Indonesia bertemu dengan siapa, ditelusuri dan ketemu. Ternyata orang yang terkena virus corona berhubungan dengan dua orang, ibu usia 64 tahun dan putrinya 31 tahun," kata Jokowi.

"Dicek dan tadi pagi saya dapat laporan dari Pak Menkes (Terawan) bahwa ibu ini dan putrinya positif corona," tutur Presiden seperti dikutip dari Kompas.com.

Dengan demikian, ini adalah kasus virus corona pertama yang terjadi di Indonesia. Sebelumnya, beberapa suspect coronavirus diketahui masih "dalam pengawasan" pihak berwenang saja, belum fix positif.

Artikel Lainnya: Waspada, Penderita Virus Corona Bisa Tidak Menunjukkan Gejala!

1 dari 4 halaman

Pasien Positif Corona Asal Depok dan Dirawat di Jakarta

Meski awalnya tidak diumumkan di mana 2 pasien virus corona di Indonesia itu tinggal, namun belakangan sudah diberitahu bahwa keduanya ada di Jakarta.

Menteri Kesehatan Indonesia, Terawan Agus Putranto, juga mengungkapkan bahwa kedua orang yang terkena itu tinggal di Depok. Tempat tinggal keduanya pun sudah dicek pihak berwenang.

"Rumahnya dicek, ibu dan anak. (Usia) 61 dan 31 tahun. Sudah melakukan isolasi rumah," ujar Terawan mengutip dari detik.com.

Saat ini, keduanya sudah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianto Saroso, Sunter, Jakarta Utara. Menkes Terawan menyebut keduanya sudah dirawat di ruang khusus.

"Di Rumah Sakit Pusat Infeksi Sulianti Saroso, kedua pasien berada di ruang khusus yang tidak berkontak dengan yang lain," ujar Menkes Terawan Agus Saputra di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3).

Menurut dugaan, kronologi penyebaran virus corona di Indonesia ini diawali saat kedua WNI tersebut berkontak dengan WNA Jepang yang positif corona. Mereka saling kontak ketika mengikuti acara klub dansa di Jakarta pada pertengahan Februari lalu.

Acara di klub dansa tersebut dihadiri oleh beberapa peserta yang berasal dari beberapa negara lain. Selang 10 hari kemudian, kedua WNI tersebut mengalami beberapa gejala seperti batuk, sesak napas, dan demam.

Lalu setelah diperiksa, ibu dan anak tersebut masuk ke dalam tersangka COVID-19 infection dengan riwayat kontak kasus positif.

Artikel Lainnya: Tanda-tanda Seseorang Sudah Sembuh dari Virus Corona

2 dari 4 halaman

Pasien Coronavirus di Indonesia Kontak dengan 70 Orang

Dilansir dari Liputan6, Wali Kota Depok, Jawa Barat, Muhammad Idris Abdul Somad mengatakan pasien COVID-19 ini ada kemungkinan berinteraksi dengan 70-an orang. Ini termasuk petugas kesehatan yang berada di Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok.

Kedua pasien virus corona ini sempat memeriksakan kesehatannya di rumah sakit tersebut. Akibat kejadian ini, Pemkot Depok akan mengawasi setiap keluhan dan lampiran terkait penyebaran coronavirus ini

Bahkan, RS Mitra Keluarga Depok meminta tenaga medis yang melakukan kontak dengan pasien COVID-19 dirumahkan. Ini untuk mengantisipasi penyebaran yang lebih luas.

Jika dihitung warga negara Indonesia, ibu dan anak yang terkena di Depok ini bukan orang pertama yang terkena virus corona. Sebab, sudah ada WNI yang terkena tapi sedang tidak di Indonesia.

Misalnya, saja seorang perempuan warga negara Indonesia yang berada di Singapura. Ia diketahui sebagai WNI pertama yang terjangkit virus corona saat bekerja sebagai pramuniaga di Negeri Singa itu.

Pramuniaga wanita itu belum pernah ke Tiongkok. Akan tetapi, ia diduga terjangkit virus corona dari sejumlah wisatawan asal Tiongkok yang datang ke toko tempatnya bekerja.

Sedangkan, kasus berikutnya adalah setidaknya sembilan WNI yang terjangkit virus corona saat bekerja sebagai awak kapal pesiar Diamond Princess.

Artikel Lainnya: Hati-hati Virus Corona, Ini Pertolongan Pertama untuk Mengatasinya

3 dari 4 halaman

Sebanyak 69 WNI di Kapal Diamond Princess Sudah Boleh Pulang

Sementara itu, ke-69 WNI kapal Diamond Princess yang berada di Jepang sudah dipulangkan. Pemerintah Jepang juga sudah menyatakan semuanya sehat. Pemerintah Jepang bahkan memberikan sertifikat sehat kepada 69 orang itu.

Akan tetapi, ke-69 WNI itu tetap akan diperiksa setibanya di Tanah Air. Upaya ini demi memastikan mereka benar sehat.

"Setelah tiba di sini, dilakukan pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction) dengan pengambilan sampel. Nantinya akan diambil spesimennya dan akan dipastikan kalau mereka sehat. Selanjutnya, mereka tetap akan menjalani observasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu," ujar Menko PMK, Muhadjir.

Pemeriksaan PCR sendiri dilakukan untuk mendiagnosis berbagai penyakit infeksi. Ke-69 WNI itu sudah berangkat sejak Minggu (1/3) pada pukul 17.00 WIB dan tiba pada 23.30 WIB. Mereka dibawa ke Pulau Sebaru lewat Pelabuhan PLTU Indramayu.

Virus corona di Indonesia ini membuat Anda semua perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebarannya. Untuk itu, penting jaga kesehatan dan kebersihan diri sendiri. Bila ada keluhan gejala lebih lanjut, jangan ragu untuk kontak dokter lewat fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter.

(OVI/AYU)

1 Komentar