Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Berapa Lama Harus Pakai Behel Transparan agar Gigi Rata Maksimal?

Berapa Lama Harus Pakai Behel Transparan agar Gigi Rata Maksimal?

Masih banyak yang tidak tahu berapa lama merapikan gigi dengan behel transparan. Pokoknya, itu lebih cepat daripada pakai kawat gigi! Lantas, berapa lama, nih?

Penggunaan behel transparan alias invisalign kini semakin populer akibat banyak selebgram yang di-endorse oleh perusahan jenis behel tersebut.

Disebut-sebut, penggunaan behel transparan lebih cepat merapikan gigi ketimbang pakai kawat alias behel biasa. Tapi, “lebih cepat”-nya itu berapa lama, ya? Apa hanya dengan hitungan bulan saja?

Perbedaan Kawat Gigi dan Behel Transparan

Sebelum menjawab pertanyaan berapa lama merapikan gigi dengan behel transparan, ada baiknya Anda kenali dulu perbedaan kawat gigi (behel biasa) dengan behel transparan (invisalign).

Pada penggunaan behel biasa, gigi Anda akan dipasang bracket logam. Sementara, pada behel transparan, alatnya tidak akan terlihat sama sekali sehingga tidak menurunkan kepercayaan diri. Sebab, invisalign tersebut dibuat dari bahan yang transparan dan lentur.

Pada kawat gigi atau behel biasa, proses pasang dan pelepasannya harus dilakukan oleh dokter gigi. Di mana ini artinya Anda harus siap untuk tidur, makan, dan juga mandi dengan kawat yang menempel di gigi.

Sedangkan pada behel transparan, Anda bisa memasang dan melepaskannya sendiri. Invisalign biasanya akan dilepas pada saat makan dan menyikat gigi.

Untuk harganya sendiri, menurut drg. Wiena Manggala Putri dari KlikDokter, lebih mahal behel transparan ketimbang behel biasa.

Artikel Lainnya: Merapikan Gigi Dengan Invisalign atau Kawat Gigi, Ini Bedanya!

1 dari 3 halaman

Harus Berapa Lama Pakainya?

Untuk waktu pemakaiannya sendiri, drg. Wiena membenarkan bahwa penggunaan behel transparan ini memang lebih cepat ketimbang behel biasa.

“Umumnya invisalign atau behel transparan akan digunakan selama 6-18 bulan, tergantung pada kedisiplinan si pemakainya dalam hal copot pasang. Makin sering dicopot, berarti makin lama penggunaannya,” kata drg. Wiena.

Dalam sehari, behel transparan harus digunakan selama 20-22 jam. Behel tersebut hanya boleh dicopot saat makan atau saat menyikat gigi saja.

Sisanya, harus dipakai terus. Namun diingatkan lagi, ya, semakin lama Anda mencopotnya, semakin lama pula waktu yang dibutuhkan untuk merapikan gigi.

Pada anak usia 6-10 tahun dengan kondisi gigi yang tidak terlalu bermasalah (hanya renggang sedikit dan maju sedikit), penggunaan behel transparan memang lebih disarankan.

Namun, kalau kondisinya sudah tumpang tindih dan ada gigi gingsul segala, maka penggunaan kawat gigi lebih direkomendasikan.

Gigi renggang yang masih bisa diatasi dengan behel transparan biasanya jika ada jarak gigi sekitar 1-5 mm. Lebih dari itu, penggunaan behel transparan tidak akan efektif.

Pasalnya, jenis gigi yang seperti itu membutuhkan penanganan yang lebih kompleks. Entah ada yang dicabut dulu ataupun tindakan lainnya. Behel transparan tidak mampu melakukan tugas tersebut.

Itulah sebabnya, penggunaan behel transparan bisa lebih cepat dari kawat gigi biasa karena yang ditangani juga hanya kasus sederhana.

Sebagai informasi tambahan, penggunaan kawat gigi memakan waktu 18 bulan hingga 3 tahun. Itu tergantung juga dari keparahan kondisi gigi. Kalau kondisi berantakannya parah, waktu yang dibutuhkan bisa lebih dari 3 tahun.

Artikel Lainnya: Untuk Pemula, Ini Tips Merawat Gigi dengan Behel

2 dari 3 halaman

Tips Agar Penggunaan Behel Transparan Maksimal

Ada tips khusus supaya penggunaan behel transparan membuahkan hasil yang baik. Ada pun beberapa cara yang bisa dilakukan, antara lain berikut ini.

  • Anda harus disiplin, caranya dengan jangan keseringan copot pasang behel transparan.
  • Pilih behel transparan dengan kualitas baik. Caranya, periksakan diri dulu dengan dokter gigi dan dokter bisa memilihkan behel transparan terbaik ketimbang beli sendiri di media sosial.
  • Jangan tergiur harga murah yang dijual di media sosial. Biasanya, semakin murah harganya, semakin tidak nyaman dipakai behelnya
  • Jangan mencuci behel transparan dengan air panas ataupun dengan pasta gigi. Kedua hal tersebut dapat mengikis permukaan behel.
  • Gunakan cairan pembersih khusus untuk behel transparan agar warnanya tetap transparan (tidak berubah keruh) dan terhindar dari pertumbuhan bakteri.
  • Saat mengonsumsi minuman berwarna ataupun minuman dengan suhu panas, lebih baik lepas dulu behel transparan Anda.
  • Rajinlah membersihkan gigi. Gigi yang bersih akan membuat behel bertahan lebih lama.

Waktu untuk menggunakan behel transparan memang lebih cepat daripada behel biasa (kawat gigi). Namun, sebelum benar-benar membeli dan memakainya, lebih baik periksakan dulu gigi Anda ke dokter.

Apabila masih punya pertanyaan terkait pemasangan behel transparan ataupun masalah gigi lainnya, tanyakan langsung pada ahlinya melalui fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter.

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar