Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Perut Gatal Tanda Janin Tumbuh Rambut, Mitos atau Fakta?

Perut Gatal Tanda Janin Tumbuh Rambut, Mitos atau Fakta?

Perut gatal saat hamil adalah hal yang bisa terjadi. Namun, ada anggapan itu karena janin sedang tumbuh rambut, itu sebenarnya mitos atau fakta?

Menjadi hal yang normal kalau wanita mengalami banyak keluhan saat sedang hamil. Salah satu yang sangat mengganggu adalah perut gatal saat hamil. Apakah gatal tersebut tanda janin di kandungan sedang tumbuh rambut? Mitos atau fakta, ya?

Keluhan gatal pada saat hamil adalah hal yang lazim dialami saat sedang mengandung. Selain gatal, wanita hamil biasa mengalami sulit tidur, sering sesak, dan nyeri di sekitar pinggang.

Nah, gatal sendiri memang dialami oleh sekitar 20 persen wanita hamil. Salah satu yang biasa terjadi adalah gatal di area perut. Ketika terjadi hal ini, biasanya rasa ingin menggaruk teramat hebat karena sangat gatal.

Gatal pada wanita hamil sendiri sebenarnya bisa sangat mengganggu kualitas hidup wanita hamil, semisal kurang produktif. Ini karena mereka hanya fokus pada rasa gatal tersebut.

Artikel lainnya: Konsumsi Kacang Hijau Saat Hamil Bikin Rambut Bayi Lebat?

1 dari 3 halaman

Benarkah karena Janin Tumbuh Rambut?

Orang tua zaman dulu sering bilang bahwa gatal di perut saat hamil jangan terlalu dirisaukan karena biasanya karena janin tumbuh rambut. Sebagian orang percaya akan hal itu. Tapi, sebenarnya, itu sebuah mitos atau fakta?

Menjawab hal itu, dr. Valda Gracia dari KlikDokter dengan tegas mengatakan bahwa hal itu adalah mitos belaka.

"Itu jelas mitos. Perut gatal pada ibu hamil pada dasarnya disebabkan oleh perubahan hormon yang dialami. Akibatnya, kulit jadi lebih sensitif terhadap lingkungan atau benda-benda yang dipakai," katanya.

Selain faktor hormonal, kondisi kulit yang kering akibat peregangan yang terjadi di kulit juga bisa memicu timbulnya rasa gatal. Kulit di perut akan semakin tipis, mengingat rahim makin membesar seiring bertambahnya usia kehamilan.

Artikel lainnya: Ibu Hamil Mewarnai Rambut, Boleh atau Tidak?

2 dari 3 halaman

Cara Mengatasi Perut Gatal Saat Hamil

Meski gatal di perut adalah hal yang biasa, sebaiknya jangan digaruk untuk mengatasinya. Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, ada jurus jitu meredakan gatal di perut selain menggaruk, yakni seperti berikut.

  1. Oleskan Minyak Zaitun atau Baby Oil

Dua jenis minyak ini bersifat melembapkan dan bisa membantu menghilangkan rasa gatal di perut.

Dokter Sepriani mengatakan bahwa perut yang gatal juga bisa disebabkan oleh kondisi kulit yang kering sehingga mudah gatal. Karena itu, melembapkan kulit bisa membantu mengatasi keluhan.

  1. Usapkan losion khusus untuk kulit kering

Apabila tidak ada minyak zaitun atau baby oil di rumah, tenang saja. Ada metode lain. Anda bisa menggunakan losion khusus untuk mengatasi kulit kering.

Artikel lainnya: Konsumsi Vitamin Saat Hamil Turunkan Risiko Autisme pada Anak?

Namun, Anda harus hati-hati dalam memilih! Lebih baik, pilih produk yang tidak mengandung pewangi untuk mencegah iritasi kulit.

  1. Produk Berbahan Lidah Buaya

Produk berbahan lidah buaya atau aloe vera, misalnya dalam bentuk gel, juga bisa membantu mengatasi masalah gatal di perut saat hamil. Tak hanya itu, aloe vera juga bersifat menyejukkan sehingga sensasinya nyaman di perut.

  1. Hindari Mandi dengan Menggunakan Air Panas

Ini juga salah satu yang perlu diperhatikan. Air terlalu panas dapat menyebabkan kulit jadi semakin kering, yang pada akhirnya kulit bisa mengalami gatal-gatal, bahkan iritasi. 

Suhu air yang terlalu panas juga bisa membuat kulit ibu hamil meradang. Ini membuat kulit jadi mudah terkelupas dan menimbulkan ruam

  1. Gunakan Pakaian yang Lebih Tipis

Hindari terlalu lama berada di bawah terik matahari. Panas dan keringat bisa membuat gatal semakin memburuk. 

Ibu hamil juga sangat disarankan untuk menggunakan pakaian yang longgar. Pakaian yang ketat bisa memberikan tekanan di area perut dan membuat kulit jadi gatal.

Jadi, perut gatal saat hamil bukan pertanda janin sedang tumbuh rambut, ya! Faktor hormonal lebih berperan mendorong terjadinya kondisi ini. Yuk, cari tahu fakta-fakta seputar kehamilan lainnya di aplikasi  KlikDokter.

[HNS/AYU]

0 Komentar

Belum ada komentar