Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Akibat Tak Mau Seks Cepat Berakhir, Ini Efek Menahan Ejakulasi

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Akibat Tak Mau Seks Cepat Berakhir, Ini Efek Menahan Ejakulasi

Untuk memuaskan pasangan di ranjang, tak sedikit pria yang menahan ejakulasi agar durasi seks makin lama. Adakah efek sampingnya bagi tubuh?

Demi kepuasan seks maksimal atau memuaskan pasangan, banyak pria yang menahan ejakulasi agar durasi seks makin lama. Apakah metode tersebut aman untuk dilakukan?

Dari KlikDokter, dr. Bobtriyan Tanamas mengatakan, teknik menahan ejakulasi sebenarnya kerap diaplikasikan untuk mencegah ejakulasi dini, yaitu kondisi tak bisa mempertahankan seks kurang dari 5 menit.

“Teknik tersebut dinamakan stop and squeeze. Itu dilakukan dengan cara meremas penis untuk menghentikan rasa ingin ‘keluar’. Penekanan dilakukan 4-5 kali kurang lebih selama 5 detik. Pada penderita ejakulasi dini, jika dilakukan rutin, lama-kelamaan memang bisa membuat penis bertahan dengan sendirinya,” jelas dokter yang kerap disapa dr. Bobby tersebut.

Cara menahan ejakulasi lainnya bisa juga dengan menekan ujung kepala penis selama beberapa detik, lalu mengulanginya beberapa kali. Kedua cara itu bisa menunda orgasme dan menjaga ketahanan ereksi, sehingga aktivitas seks terus berlanjut.

Artikel lainnya: 10 Teknik Meraih Orgasme untuk Wanita

1 dari 3 halaman

Efek Sering Menahan Ejakulasi

Seperti yang sudah disebut sebelumnya, teknik menahan ejakulasi biasanya ditujukan untuk pria yang punya masalah ejakulasi dini.

Lalu, bagaimana jika metode ini dilakukan oleh pria yang tidak punya masalah tersebut, adakah akibat dari menahan ejakulasi apalagi yang terlalu sering?

“Soal efek samping, kemungkinan memang ada. Misalnya, bisa menimbulkan ketidaknyaman di penis, bisa juga menyebabkan ketergantungan, hubungan seks juga terasa jadi ‘aneh’ karena ada jeda dari sesi tersebut, hingga menyebabkan nyeri atau trauma pada penis,” tambahnya.

Artikel Lainnya: Cara Mengatasi Ejakulasi Dini Secara Alami

Untuk mencegah risiko di atas, bila memang tak ada masalah ejakulasi dini, sebetulnya tak perlu sampai menahan ejakulasi. Kata dr. Bobby, seks yang berlangsung selama 5-15 menit sebelum akhirnya terjadi ejakulasi tergolong normal (khusus rata-rata di Indonesia).

Keinginan untuk tidak cepat orgasme ternyata tak hanya dimiliki pria, tetapi juga wanita. Sebagian wanita pun juga ada yang ingin seks berlangsung lebih lama hingga akhirnya mencapai puncak kenikmatan.

“Teknik stop and squeeze tidak bisa diaplikasikan ke wanita, ya. Toh pada dasarnya, waktu untuk mencapai orgasme pada wanita itu sudah lebih lama. Jadi, buat apa dibikin lebih lama lagi? Dikhawatirkan, malah tidak bisa mencapai kepuasan. Malah rugi, kan?” pungkas dr. Bobby.

Artikel lainnya: Lakukan Ini untuk Mengatasi Ejakulasi Dini

2 dari 3 halaman

Khusus Ejakulasi Dini, Ini Cara Mencegahnya

Bagi yang tak punya masalah fungsi seksual, tidak perlu menahan orgasme. Lakukan saja hubungan seksual secara alami. Itu lebih memberikan efek bahagia. Tak cuma secara fisik, tetapi juga secara psikis.

Namun, jika memang memiliki masalah ejakulasi dini, selain teknik stop and squeeze, ada beberapa cara lainnya untuk mengatasi hal tersebut saat hendak berhubungan seks, antara lain:

  • Masturbasi 1-2 jam sebelum berhubungan seksual.
  • Gunakan kondom untuk membantu mengurangi sensasi.
  • Tarik napas dalam untuk sekejap menghentikan refleks ejakulasi.
  • Berhubungan seksual dengan pasangan berada di atas, agar pasangan dapat menarik diri saat Anda mau ejakulasi.
  • Ada jeda istirahat saat berhubungan seksual dan alihkan perhatian Anda pada sesuatu yang sangat berbeda.
  • Latihan Kegel untuk memperkuat otot dasar panggul mungkin bisa membantu. Caranya, hentikan aliran kemih, tahan selama 3 detik, kemudian lepaskan selama 3 detik. Lakukan sebanyak 10 kali, setidaknya 3 kali sehari.

  • Penggunaan obat, krim, atau semprotan mati rasa juga dapat memperlambat ejakulasi. Namun, sebelum menggunakannya konsultasi dulu, ya, dengan dokter!
  • Obat golongan antidepresan juga dapat diminum setiap hari atau hanya saat sebelum berhubungan seksual. Dokter yang akan menentukan kapan sebaiknya obat tersebut dikonsumsi.

Meski seks jadi lebih lama dan mungkin bisa makin memuaskan pasangan, tapi bila tidak punya masalah ejakulasi dini, sebaiknya menahan ejakulasi jangan jadi kebiasaan. Bila memang mengalami ejakulasi dini, konsultasikan ke dokter, tak perlu malu. Anda bisa juga tanya-tanya ke tim dokter KlikDokter lewat fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter yang bisa diunduh gratis.

(RN/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar