Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Ibu Hamil, Ini Cara Atasi Sakit Pinggang Saat Naik Pesawat

Ibu Hamil, Ini Cara Atasi Sakit Pinggang Saat Naik Pesawat

Sakit pinggang saat hamil sangat mengganggu, apalagi jika ibu harus bepergian dengan pesawat. Ketahui cara mengatasi sakit pinggang bumil di pesawat di sini

Hamil bukanlah halangan untuk bepergian dengan pesawat. Meski demikian, sakit pinggang saat naik pesawat sangat sering dikeluhkan oleh ibu hamil, terutama pada usia kandungan yang memasuki trimester akhir. Jangan khawatir, ada beberapa tips yang bisa ibu hamil lakukan untuk mengatasi sakit pinggang saat naik pesawat. Simak ulasan di bawah ini, ya!

Tips Atasi Sakit Pinggang Pinggang Ibu Hamil Saat Naik Pesawat

Berikut adalah cara sederhana yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi sakit pinggang saat naik pesawat:

  1. Gunakan Sabuk atau Korset Hamil

Gunakanlah sabuk atau korset khusus untuk menyangga perut dan pinggang ibu hamil. Sabuk atau korset tersebut akan meringankan kerja otot dalam menyangga rahim Anda sehingga sakit pinggang akan berkurang.

  1. Duduk Tegak

Banyak orang memilih untuk duduk agak menyender ke belakang saat duduk di pesawat. Hal ini tidak tepat dan sebaiknya jangan dilakukan. Posisi duduk nyender ke belakang justru akan membebani pinggang dan punggung bawah. Maka, usahakan untuk duduk dengan tegak. Posisi duduk tegak justru akan mengurangi rasa nyeri di pinggang dan bagian  punggung bawah.

  1. Pilih Jadwal Penerbangan yang Tepat

Sebisa mungkin, pilihlah jadwal penerbangan yang tak terlalu banyak peminatnya. Dengan demikian, Anda bisa lebih leluasa bergerak atau meregangkan kaki Anda. Peregangan otot saat penerbangan jarak jauh sangat bermanfaat untuk mencegah sakit pinggang pada ibu hamil.

Artikel lainnya: Ibu Hamil Naik Pesawat, Perhatikan Kondisi Ini

  1. Pilih Posisi Duduk yang Tepat

Jika ada budget berlebih, pilihlah tempat duduk hot seat dengan ruang ekstra untuk kaki Anda. Setidaknya, pastikan lutut Anda berada dalam ketinggian yang sama dengan tungkai atas, ya. Jika lutut lebih tinggi dari tungkai atas, nyeri pinggang akan lebih mudah terjadi karena ini akan menyebabkan kontraksi berlebihan dari otot-otot punggung bawah.

  1. Tahan Pinggang dan Punggung Bawah Pakai Bantal

Untuk mengatasi sakit pinggang ibu hamil saat naik pesawat, coba bawa bantal untuk menyangga punggung. Menyangga pinggang dan punggung bawah dengan bantal akan membuat tulang belakang Anda berada dalam posisi lurus.

Selain itu, otot-otot di punggung dan pinggang akan lebih rileks. Dengan demikian, bumil dapat terhindar dari sakit pinggang. Sebisa mungkin, gunakan bantal khusus yang memang dirancang untuk menyangga punggung bawah, jangan bantal biasa untuk tidur.

Artikel lainnya: Benarkah Turbulensi Saat Naik Pesawat Bisa Bikin Ibu Hamil Keguguran?

  1. Berjalan Tiap Dua Jam Sekali

Duduk terus menerus akan membuat otot punggung Anda kaku dan berkontraksi terus menerus. Hal tersebut bisa memperberat sakit pinggang. Tidak dimungkiri juga, bahwa duduk terus menerus dapat memicu pengentalan darah dan penyumbatan pembuluh darah pada ibu hamil.

Oleh karena itu, saat berada di pesawat dalam jangka waktu panjang, ibu hamil dianjurkan untuk merelaksasikan otot-otot pada tubuh Anda dengan berjalan-jalan sejenak. Untuk itu, Anda bisa berjalan ke toilet setiap dua jam sekali.

  1. Jangan Bawa Barang Berat Sendirian

Meski cuma sekejap, mengangkat barang berat seperti koper akan menambah rasa tegang pada otot-otot pinggang ibu hamil, lho. Tak hanya itu, mengangkat barang berat juga akan membebani tulang belakang Anda. Daripada mengambil risiko mengalami sakit pinggang yang makin berat, mintalah bantuan petugas untuk mengangkat barang berat Anda ke dalam loker di dalam kabin pesawat.

Untuk menghindari sakit pinggang saat naik pesawat, sebaiknya ibu hamil konsultasi dulu ke dokter kandungan. Nantinya dokter akan menerangkan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan demi mencegah sakit pinggang. Untuk lebih praktis, Anda bisa menanyakan tips-tips saat hamil dengan dokter ahli lewat fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter.

(OVI/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar