Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Anak Sering Muntah Hanya pada Malam Hari? Ini Penyebabnya

Anak Sering Muntah Hanya pada Malam Hari? Ini Penyebabnya

Anak-anak bisa mengalami muntah pada malam hari. Mari ketahui penyebab anak muntah pada malam hari yang sering kali merepotkan.

Anak muntah pada malam hari sering dianggap lumrah terjadi karena akan segera membaik. Apabila terjadi berkepanjangan, tentu Anda sebagai orang tua tidak boleh tinggal diam. Bisa saja kondisi tersebut disebabkan oleh masalah kesehatan tertentu.

Muntah pada Malam Hari

Anak muntah pada malam hari bisa menjadi salah satu waktu terburuk Anda sebagai orang tua. Bayangkan saja, kondisi ini bisa membuat si Kecil rewel, menangis sepanjang malam, hingga tidak bisa tidur.

“Muntah biasanya disebabkan oleh infeksi virus yang melapisi dinding lambung atau karena keracunan makanan. Anak yang mengalami muntah biasanya juga mengalami diare,” ujar dr. Nadia Octavia dari KlikDokter.

Tapi, bisa saja setelah muntah, anak merasa lebih baik dan kembali tidur. Namun, pada kondisi yang lebih berat, muntah pada anak di malam hari dapat diikuti oleh gejala lain, seperti berikut ini.

Artikel lainnya Apakah Kejang Demam pada Anak Berbahaya?

1 dari 2 halaman

Penyebab Anak Muntah pada Malam Hari

Apabila si Kecil sering mengalami muntah di malam hari, Anda sebaiknya tidak lengah. Berikut beberapa penyebab yang perlu diketahui.

1. Keracunan Makanan

Makanan yang dimasak dan tidak dimasak dengan baik dapat menyebabkan keracunan makanan. Beberapa makanan yang bisa menyebabkan muntah adalah berikut ini.

  • Makanan yang dibiarkan terbuka sehingga berisiko dihinggapi binatang atau kuman.
  • Makanan yang tidak dimasak dengan benar atau belum matang.
  • Makanan yang sudah rusak (basi) yang ditemukan anak di ransel mereka.

Saat makanan-makanan ini tertelan, muntah dapat terjadi kapan saja, tak hanya malam hari. Bersamaan dengan muntah, keracunan makanan juga dapat menyebabkan gejala seperti ini.

  • Sakit perut.
  • Kram perut.
  • Mual.
  • Pusing. 
  • Demam.
  • Berkeringat.
  • Diare.

Artikel lainnya: Apakah Kejang Demam pada Anak Berbahaya?

2. Flu Perut

Flu perut adalah penyakit yang umum dan menular untuk anak-anak. Kondisi ini bisa menyerang pada malam hari. Selain muntah, anak yang alami flu perut dapat juga mengalami beberapa hal ini.

  • Demam ringan.
  • Kram perut.
  • Sakit kepala.
  • Diare

3. Sensitivitas Makanan

Sensitivitas makanan terjadi ketika sistem kekebalan anak bereaksi berlebihan terhadap makanan yang biasanya tidak berbahaya. 

Jika anak sensitif terhadap makanan, mereka mungkin tidak memiliki gejala apapun hingga satu jam setelah memakannya. Makan malam yang terlambat atau camilan sebelum tidur mungkin menyebabkan muntah di malam hari dalam kasus ini.

Artikel lainnya: Demam Anak Naik Turun, Mungkin 4 Hal Ini Penyebabnya

4. Batuk

Batuk—baik batuk kering maupun berdahak—terkadang bisa memburuk di malam hari, hingga memicu refleks muntah pada anak. Batuk kering bisa bertambah parah jika anak bernapas melalui mulut.

Bernapas melalui mulut terbuka saat tidur menyebabkan tenggorokan kering dan teriritasi. Hal ini menyebabkan lebih banyak batuk hingga menyebabkan anak memuntahkan makan malamnya di tempat tidur.

Sementara, pada batuk basah—biasanya karena pilek atau flu—menyebabkan banyak lendir di tenggorokan.

Cairan ekstra ini akan mengalir ke saluran udara dan lambung, serta dapat terkumpul saat anak tidur. Terlalu banyak lendir di perut menyebabkan rasa mual dan muntah.

5. Refluks Asam

Refluks asam dapat terjadi pada bayi maupun anak-anak sejak usia 2 tahun. Masalah kesehatan ini dapat mengiritasi tenggorokan, memicu batuk, hingga muntah.

Ini bisa terjadi pada larut malam saat anak makan sesuatu yang dapat memicu refluks asam. Beberapa makanan membuat otot-otot antara lambung dan mulut (kerongkongan) lebih rileks dari biasanya. 

Beberapa makanan yang mungkin menyebabkan anak muntah, antara lain gorengan, makanan berlemak, keju, cokelat, dan permen.

6. Asma

Anak yang menderita asma, dapat lebih banyak batuk dan mengi di malam hari. Ini karena saluran udara di paru-paru dan tabung pernapasan lebih sensitif di malam hari saat anak tidur. 

Gejala asma malam hari ini terkadang menyebabkan muntah. Kondisi bisa semakin memburuk di saat mereka menderita pilek atau alergi.

7. Mendengkur

Jangan kaget, si Kecil pun bisa mendengkur, dari yang intensitasnya ringan hingga cukup serius. Kondisi ini dapat hilang atau membaik seiring bertambahnya usia.

Jika anak juga mengalami jeda pernapasan yang signifikan (biasanya saat mendengkur), mereka mungkin menderita sleep apnea.

Bila menderita sleep apnea, mereka mungkin harus bernapas melalui mulut, terutama pada malam hari. Ini dapat menyebabkan tenggorokan kering, batuk, dan terkadang muntah.

Itu adalah beberapa penyebab anak muntah di malam hari. Apabila sering terjadi, jangan disepelekan, ya. Segera periksakan ke dokter untuk mengetahui kondisi pasti kesehatan si buah hati. Cari tahu informasi lain terkait kesehatan anak di aplikasi KlikDokter.

[HNS/AYU]

0 Komentar

Belum ada komentar