Sukses

Tips Menghilangkan Nyeri di Vagina Usai Melahirkan

Melahirkan normal lewat vagina umumnya dapat menyebabkan rasa nyeri. Bagaimana cara mengatasi nyeri vagina setelah Ibu melahirkan?

Melahirkan normal umumnya akan memberikan efek dan perubahan terhadap organ intim wanita, salah satunya menyebabkan vagina terasa nyeri.

Sebelumnya perlu diketahui, bahwa bayi di dalam kandungan akan keluar melalui “jalan lahir”, yaitu lewat bagian mulut rahim dan liang vagina.

Organ intim wanita nantinya akan beradaptasi untuk mempersiapkan proses jalan lahir. Dalam proses persalinan akan membuat mulut rahim melebar dan liang vagina menjadi longgar.

Selain itu, proses melahirkan normal juga dapat menyebabkan robeknya perineum (bagian kulit di antara vagina dan anus).

Robeknya perineum (episiotomi) ini dapat terjadi akibat tekanan bayi yang mau lahir,sehingga vagina akan meregang dan robek. Dokter juga dapat memotong bagian perineum untuk menghindari robekan vagina dan anus yang tidak rapi atau acak-acakan saat proses lahiran.

Nah, kedua hal tersebut adalah penyebab utama yang dapat menyebabkan vagina wanita sehabis melahirkan terasa nyeri. Nyeri dapat dirasakan ketika beraktivitas atau sedang beristirahat.

Artikel Lainnya: Ini yang Terjadi pada Vagina Usai Melahirkan

1 dari 3 halaman

Cara Menghilangkan Nyeri Vagina Setelah Melahirkan

Proses penyembuhan vagina yang nyeri dan robek dapat berlangsung selama 6 hingga 12 minggu setelah melahirkan.

Beberapa hari pertama adalah saat-saat yang paling nyeri, setelah itu vagina biasanya tidak terlalu terasa sakit. Untuk mengatasi nyeri yang dirasakan, Anda bisa melakukan tips sederhana berikut di rumah.

  1. Sitz Bath

Berendam pakai sitz bath dan air hangat adalah salah satu cara yang bisa ibu coba untuk meredakan nyeri vagina sehabis melahirkan. Ibu hanya perlu isi sitz bath atau baskom dengan air dengan suhu hangat.

Lalu, Anda bisa menempatkan bagian bokong ke dalam baskom sitz bath berisi air hangat.

Ini dapat meningkatkan aliran darah ke area tersebut, membantu menyembuhkan, dan memperbaiki jaringan perineum yang robek. Disarankan berendam selama 15-20 menit selama beberapa kali dalam sehari.

  1. Kompres Pakai Es

Vagina yang rasanya nyeri dan bengkak bisa diredakan dengan kompres es batu. Caranya, bungkus es batu dengan handuk kecil atau bahan kain lembut lainnya.

Letakkan di area anus dan vagina yang terasa sakit. Lakukan selama 15 hingga 20 menit setiap jam untuk membantu mengurangi rasa sakit.

  1. Minum Obat Pereda Nyeri

Vagina yang terasa nyeri dan sakit akibat proses melahirkan bisa diatasi dengan minum obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau parasetamol. Namun ingat, konsumsi sesuai resep dan saran dokter, ya.

Artikel Lainnya: Merapatkan Vagina Kembali Setelah Melahirkan

2 dari 3 halaman

Mengatasi Masalah Vagina Lainnya Setelah Melahirkan

Selain karena robekan perineum sewaktu melahirkan, nyeri juga dapat terjadi ketika vagina Anda kering.

Vagina kering setelah melahirkan melahirkan umum terjadi akibat jumlah hormon estrogen yang sedikit saat kemarin hamil.

Bahkan ketika nantinya menyusui, hormon estrogen ibu juga jadi lebih rendah. Kondisi ini membuat vagina mengering. Tentunya, ini akan membuat hubungan seks setelah melahirkan terasa sakit dan nyeri.

Untuk mengatasi masalah ini, Anda dapat menggunakan cairan lubrikasi untuk membantu hubungan seksual Anda bersama pasangan. Disarankan untuk pakai cairan lubrikasi yang memang khusus untuk vagina, ya.

Tidak hanya timbul rasa sakit, vagina wanita umumnya juga akan terasa lebih longgar sesaat setelah melahirkan. Namun, jangan khawatir! Anda dapat melakukan olahraga dasar panggul untuk menjaga kekencangan organ intim Anda.

Ya, olahraga yang di maksud adalah senam kegel. Di samping dapat menjaga kekencangan vagina, kegel juga dapat melatih otot panggul dan mencegah kebocoran urin. Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan kegel:

  1. Kempit dan tarik otot anus dan vagina ke atas secara bersamaan.
  2. Tahan tarikan otot tersebut, biarkan tubuh Anda tetap bernapas seperti biasa
  3. Tahan tarikan otot selama yang Anda bisa, tetapi disarankan untuk tidak lebih dari 10 detik.
  4. Lepaskan tarikan sampai otot rileks
  5. Ulangi lagi sampai 10 kali tarikan sebanyak 4 sampai 6 kali dalam sehari.

Jika Anda bingung bagaimana cara menemukan otot anus-vagina (disebut juga otot panggul),  coba bayangkan seperti sedang menahan buang air kecil dan buang air besar secara bersamaan.

Kegel dapat dilakukan kapan saja ketika Anda sedang duduk atau berdiri. Jika Anda bosan, Anda juga dapat melakukan senam ini ketika sedang beraktivitas seperti menonton TV atau memasak.

Apabila nyeri vagina setelah melahirkan tidak kunjung mereda, segera hubungi dokter. Nantinya dokter akan memeriksa kondisi vagina Anda dan menyarankan perawatan yang tepat. Untuk lebih praktisnya, konsultasikan dengan dokter langsung lewat fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter.

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar