Sukses

Penyebab Munculnya Bintik Bening Saat Kulit Gatal-Gatal

Pernah mengalami masalah kulit berupa bintik bening berair disertai kulit gatal? Mungkin Anda punya kondisi dishidrasi atau eksim dishidrotik.

Pernahkah mendapati bintik kecil seperti berisi air, warnanya bening (bisa berubah warna jadi menguning), disertai keluhan kulit gatal, dan kadang kalau digaruk bintik bening di kulit tersebut pecah dan jadi makin sakit dan gatal. Perlukah khawatir?

Berkenalan dengan Dishidrosis, Penyebab Munculnya Bintik Bening Berair

Ada banyak faktor yang bisa memicu timbulnya bintik bening (dalam istilah medis disebut sebagai lenting) di kulit yang gatal. Mulai dari infeksi akibat bakteri, virus herpes, dan lain sebagainya.

Selain itu, dr. Andika Widyatama dari KlikDokter menambahkan bahwa ada kemungkinan munculnya lenting tersebut diakibatkan oleh dishidrosis. Kondisi ini juga dikenal sebagai penyakit pompholyx atau eksem dishidrotik.

Dishidrosis adalah kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya sejumlah lenting kecil di tangan, kaki, dan daerah lipatan. Pada beberapa kasus, lenting juga bisa terjadi pada telapak kaki.

Lenting yang tidak tertangani dengan baik dapat berkembang dan menjadi besar. Pada beberapa kasus, lenting juga dapat menyatu membentuk sebuah luka lepuh yang akan terasa sangat nyeri dan berpotensi terinfeksi bakteri.

Istilah “dishidrosis” diambil dari kata “dishidrotik”, yang berarti “berkeringat buruk”. Karenanya, keringat diduga kuat menjadi biang kerok dishidrosis.

Kata dr. Andika, semua orang bisa mengalami kondisi dishidrosis. Namun, kelainan ini paling sering dialami mereka yang berusia di atas 40 tahun, dengan faktor risiko di bawah ini:

  • Terpapar alergen seperti debu, udara dingin, dan alergen lainnya.
  • Keracunan logam, seperti tembaga, merkuri, dan nikel.
  • Efek samping konsumsi aspirin.
  • Efek samping kontrasepsi oral.
  • Perokok berat.
  • Terlalu lama terpapar air.
  • Mengalami infeksi jamur atau bakteri.

Bila penderitanya masih nekat menggaruk kulit gatal yang sudah ada lentingnya, maka bintik bening berair tersebut bisa pecah dan menyebar ke area sekitarnya. Karenanya, sebisa mungkin hindari menggaruk lenting tersebut.

Artikel lainnya: Pilihan Sabun yang Aman untuk Penderita Eksim

1 dari 3 halaman

Jangan Remehkan Kondisi Ini, Ya!

Meski penyebab dishidrosis sampai saat ini belum diketahui pasti, tetapi hal-hal yang diduga dapat mencetuskan kondisi ini berupa: infeksi jamur kulit, iritasi kulit, stres psikis, serta produksi keringat berlebih.

Karenanya, agar pengobatannya maksimal, perlu diketahui lebih dulu pemicunya lewat pemeriksaan dokter.

Selain itu, bintik bening berair di tangan yang terasa gatal juga mirip dengan kondisi medis lainnya seperti kutu air atau tinea pedis, alergi, hingga herpes. Karenanya, pemeriksaan dokter dibutuhkan untuk menegakkan diagnosis.

2 dari 3 halaman

Lakukan Ini Jika Ada Bintik Bening Berair di Kulit dan Terasa Gatal

Memang kondisi ini tidak berbahaya. Namun, jika sampai mengganggu aktivitas atau merasa sangat tidak nyaman, sebaiknya temui dokter spesialis kulit.

Bahkan, bila sampai tidak ditangani dengan baik, lenting akan membesar dan bisa menyebar ke punggung tangan dan kaki.

Kata dr. Andika, karena dishidrosis merupakan salah satu jenis eksem, pengobatannya umumnya menggunakan steroid topikal (oles).

“Selain itu, ada lagi terapi yang bisa mengatasi kondisi tersebut, yakni terapi dengan hidrogen peroksida (35 persen) dan larutan permanganat kalium (PK),” pungkasnya.

Untuk mengatasi gatal-gatal, antihistamin juga biasanya akan diresepkan.

Artikel lainnya: Mitos dan Fakta tentang Kulit yang Anda Harus Tahu

Obat-obatan di atas harus dikonsumsi di bawah pengawasan dokter untuk menghindari efek samping, misalnya sensasi terbakar atau gatal-gatal makin parah.

Supaya pengobatan bekerja optimal, ada beberapa cara lain yang bisa dilakukan sendiri di rumah, meliputi:

  • Menjaga daya tahan tubuh.
  • Selalu gunakan pelembap untuk mencegah kulit kering. Kulit yang kering akan menimbulkan rasa gatal, sehingga keinginan untuk menggaruk semakin kuat.
  • Kelola stres dengan baik. Imbangi pekerjaan dengan relaksasi atau aktivitas menyenangkan.
  • Tahan keinginan untuk menggaruk.
  • Potong pendek kuku. Setidaknya, jika lupa atau telanjur menggaruk, kulit tak akan mengalami luka terbuka.
  • Rendam atau basuh area kulit yang gatal dan melenting dengan air dingin. Hindari air hangat karena kulit akan makin kering dan rasa gatal makin tak tertahankan.
  • Kalau pakaian sudah basah dan lembap, misalnya akibat keringat atau kehujanan, ganti dengan pakaian bersih.
  • Pilih pakaian berbahan katun yang lembut.
  • Hindari penggunaan sabun yang berbahan keras.
  • Jangan gunakan produk yang mengandung alkohol.
  • Hindari juga sumber nikel, misalnya makanan kalengan, perhiasan, bra berkawat, dan lain sebagainya.
  • Gunakan sarung tangan jika area yang terkena adalah tangan, khususnya jika hendak melakukan pekerjaan yang berpotensi memperparah kondisi lenting, seperti mencuci atau mengepel.
  • Jangan mandi lebih dari 10 menit, apalagi dengan pakai air hangat.
  • Oleskan salep atau obat lainnya yang sudah diresepkan dokter.
  • Jangan coba-coba memecahkan lenting dengan alasan apa pun.

Bila pengobatan efektif, maka selanjutnya jagalah kesehatan kulit dengan cara:

  • Banyak minum air putih agar terhindar dari dehidrasi dan kulit kering, khususnya jika berada di ruangan ber-AC.
  • Konsumsi makanan yang mengandung omega-3. Asam lemak esensial akan membantu minyak alami kulit. Tingkatkan juga asupan buah dan sayur.
  • Mandi rutin setidaknya dua kali sekali, atau lebih bila banjir keringat.
  • Gunakan losion atau gel setelah mandi untuk “mengunci” kelembapan kulit.
  • Ganti pakaian jika basah atau lembap. Bila tidak, infeksi bakteri atau infeksi jamur bisa terjadi.
  • Jangan berbagi atau bertukar handuk dengan orang lain, apalagi bila ada riwayat penyakit kulit.

Kemunculan bintik bening berisi air yang terasa gatal memang sangat mengganggu. Untuk mengatasinya, periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab dan pengobatan yang sesuai, atau bisa juga tanya-tanya dulu ke tim dokter KlikDokter lewat fitur Live Chat yang aktif 24 jam!

(RN/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar