Sukses

Mana yang Lebih Baik, Scrub Gula atau Scrub Garam?

Ada yang mengatakan, scrub garam sebenarnya lebih unggul ketimbang scrub gula. Tapi, benarkah demikian? Bukannya garam bikin perih?

Sebagian wanita lebih menyukai proses eksfoliasi atau scrubbing pakai bahan alami ketimbang pakai bahan kimia (chemical peeling). Sebab, selain harga scrub alami lebih murah, bahannya juga mudah didapat. Salah satu bahan scrub yang sering digunakan adalah gula dan garam. Kira-kira, mana yang paling baik untuk tubuh, scrub dari gula atau garam?

Berkenalan dengan Scrub Gula dan Scrub Garam

Dibanding dengan gula, scrub garam bisa dibilang tidak terlalu populer. Bahkan, ada yang tidak tahu bahwa garam bisa dijadikan bahan alami untuk eksfoliasi kulit. Garam umumnya digunakan pada tubuh bagian kaki sebagai bahan rendaman saat perawatan manicure dan pedicure.

Sedangkan scrub gula, bisa dibilang cukup populer penggunaannya. Scrub berbahan dasar tanaman tebu ini umumnya digunakan pada bagian tangan, punggung, leher, wajah, plus bibir. Tak bisa dimungkiri bahwa orang lebih fokus untuk merawat wajah ketimbang bagian tubuh kaki. Sehingga, scrub gula memiliki penggemar lebih banyak ketimbang scrub garam.

Artikel lainnya: Bolehkah Scrub atau Eksfoliasi Wajah Pakai Gula?

1 dari 3 halaman

Benarkah Scrub Garam Lebih Bermanfaat?

Kendati kurang populer, ada juga yang berpendapat bahwa sebenarnya, scrub garam itu jauh lebih baik ketimbang scrub gula dalam mengelupas sel kulit mati. Bagaimana faktanya?

Sebagai informasi tambahan dan sebelum melangkah lebih jauh, garam yang digunakan sebagai scrub itu bukan jenis garam dapur, ya. Garam dapur akan larut jika terkena air, lagi pula butirannya juga terlalu kecil. Jadi, garam buat memasak ini kurang cocok digunakan sebagai bahan eksfoliasi dan hasilnya terbilang tidak efektif.

Agar maksimal, Anda bisa menggunakan garam laut (sea salt), garam Kosher, dan garam Epsom. Ketiga jenis garam tersebut memiliki butiran yang lebih besar dan agak kasar, cocok buat scrubbing tubuh. 

Untuk yang belum tahu garam Kosher, garam ini punya ciri khas bentuk kristal yang tidak beraturan dan rasa asinnya lebih ringan ketimbang garam dapur. Garam Kosher tidak mengandung yodium dan tidak mudah menggumpal seperti garam yang dipakai masak.

Sementara itu, garam Epsom atau yang kerap dikatakan sebagai garam mandi karena tidak memiliki rasa asin yang kuat seperti garam pada umumnya.

Menurut dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, garam yang baik untuk scrubbing adalah garam Epsom. Selain butirannya bisa membantu menggosok sel kulit mati, garam ini dikenal memiliki banyak manfaat, misalnya meredakan nyeri, pembengkakan, pegal-pegal, hingga mampu membuat pikiran menjadi rileks.

Artikel lainnya: Kulit Cantik dan Sehat dengan Scrub

Scrub Gula dan Garam Punya Kelebihan Masing-Masing

Baik scrub gula maupun garam memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jawaban mana yang lebih baik hanya bisa ditentukan dengan kebutuhan Anda sendiri.

Jika tujuan eksfoliasi Anda adalah mengangkat sel kulit mati di bagian wajah, lebih baik gunakan scrub gula. Sebab, butirannya lebih kecil ketimbang garam.

Sehingga risiko iritasi lebih rendah. Anda juga bisa menggunakan brown sugar jika ingin butiran scrub yang lebih kecil dan halus lagi. Selain dijadikan scrub, gula diyakini dapat membuat kulit wajah lebih lembap dan halus.

Pasalnya, gula merupakan humektan alami atau zat yang mampu menarik air dan kelembapan dari luar, lalu masuk dalam lapisan kulit. Butirannya akan menyerap air dan kelembapan di area sekitar, lalu menguncinya ke dalam kulit.

Namun perlu diketahui, bahwa proses pengangkatan sel kulit mati di kulit badan tidak akan efektif jika Anda menggunakan scrub gula.

Sebab, kulit badan terbilang lebih tebal dan lebih “keras” ketimbang kulit wajah. Di mana artinya membutuhkan butiran yang lebih kuat pula, dalam hal ini, yaitu scrub garam.

Nah, scrub garam memang memiliki kemampuan setinggi gula untuk menjaga kelembapan kulit, dia bisa membantu melancarkan peredaran darah di permukaan kulit, sehingga kulit tampak tidak pucat dan kusam setelahnya. Peredaran darah yang lancar itu akan membuat kulit terlihat lebih cerah alias glowing.

Apabila ingin fokus pada wajah, lebih baik pilih scrub gula. Jika ingin fokus pada kulit badan, lebih baik pilih scrub garam. Kemudian, bila yang ingin disasar adalah kulit lembap dan kenyal, pilih scrub gula.

Tapi, kalau ingin membuat kulit badan lebih cerah, maka gunakanlah scrub garam.

Artikel lainnya: Scrub Badan Dilarang Dipakai di Wajah, Kenapa?

2 dari 3 halaman

Bahan Lain yang Bisa Digunakan selain Gula dan Garam

Meski mayoritas scrub alami terbuat dari gula atau garam, tapi masih ada lagi bahan alami lainnya yang bisa digunakan untuk melakukan proses eksfoliasi. Antara lain:

  • Kopi

Selain membantu mengangkat sel kulit mati, aroma kopi juga bisa membuat Anda lebih relaks. Mau coba buat sendiri di rumah? Campurkan dua cangkir kopi bubuk kasar dengan ½ cangkir gula, dan 2-3 sendok makan minyak bunga matahari. Oleskan dan gosok lembut di kulit.

  • Oatmeal

Oatmeal memberikan sensasi eksfoliasi yang lebih lembut. Tidak hanya baik untuk menurunkan kadar kolesterol, oatmeal juga memiliki efek anti-inflamasi dan mampu melembapkan kulit.

Jika tertarik membuatnya di rumah, campurkan secangkir oatmeal dengan secangkir yoghurt, dan dua sendok makan madu, aduk hingga menjadi pasta. Karena teksturnya lembut, scrub oatmeal rumahan ini dapat dipakai di badan maupun wajah.

  • Beras

Beras memiliki bahan aktif untuk mencerahkan dan menghaluskan kulit. Sebelum membuatnya di rumah, rendam beras hingga sedikit lembek, lalu hancurkan hingga bentuknya lebih kecil-kecil (jangan sampai terlalu halus).

Campurkan madu sebagai bahan pelicinnya. Madu kaya akan antioksidan sehingga menjadi antara beras dan madu bisa menjadi kombinasi baik untuk merawat kulit.

Setelah membaca penjelasan di atas, sudah tahu kan harus pilih yang mana antara scrub gula dan scrub garam? Anda juga bisa pakai bahan alami lainnya sebagai pilihan scrub kulit. Jika Anda masih memiliki pertanyaan seputar cara merawat kulit, konsultasikan saja pada ahlinya melalui fitur Live Chat yang tersedia di aplikasi KlikDokter.

(OVI/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar