Sukses

Muntah Darah setelah Mabuk Alkohol, Apa Penyebabnya?

Orang yang mabuk alkohol kadang memuntahkan cairan atau makanan yang belum tercerna. Tapi, ini kok justru muntah darah? Kenapa, ya?

Muntah saat mabuk minuman beralkohol mungkin sudah jadi hal biasa.  Tapi yang menjadi tak biasa adalah bila muntahnya berupa darah! Kondisi itu pasti cukup membuat Anda tersadar, meski sebelumnya dalam keadaan teler. Menanggapi kondisi muntah darah karena alkohol, beginilah penjelasan dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter.

Tukak Lambung yang Parah

Sebenarnya, ada banyak kemungkinan yang bisa melatarbelakangi muntah darah. Namun, dr. Sepriani mengatakan, jika kasusnya karena alkohol, umumnya ada dua penyebab spesifik, yaitu luka di saluran pencernaan, khususnya tukak lambung, serta pecah varises esofagus.

“Biasanya, muntah darah karena alkohol yang dialami oleh seseorang dipicu oleh kondisi medis yang sebelumnya sudah dimiliki, misalnya tukak lambung. Ciri-ciri tukak lambung yang sudah parah ialah muntah darah. Sementara, alkohol adalah minuman yang bisa merangsang asam lambung dan membuat iritasi lambung makin parah,” jelas dr. Sepriani.

“Ketika tukak lambung yang parah itu terkena alkohol terus-menerus, luka akan menjadi-jadi, dan ketika si penderitanya muntah, yang keluar justru darah, bukan sekadar cairan atau sisa makanan!” tambahnya.

Ini juga bisa dipengaruhi oleh jumlah alkohol yang terlalu banyak diminum. Makin banyak alkohol yang diminum, penyakit tukak lambung berubah akut dan bikin seseorang muntah darah.

Pecah Varises Esofagus Bisa Jadi Faktornya

Apabila seseorang itu peminum “lama”, plus perokok berat selama bertahun-tahun, kemungkinan penyebabnya adalah pecah varises esofagus.

Kondisi ini adalah pembesaran abnormal pada vena yang terletak pada esofagus atau kerongkongan. Hal ini terjadi akibat hipertensi portal, yaitu meningkatnya tekanan di dalam vena porta.

Dokter Sepri juga mengatakan, pecah varises esofagus terjadi saat peminum berat itu sudah memiliki kerusakan hati atau sirosis hati. Sirosis hati merupakan jaringan parut yang terjadi pada hati akibat kerusakan jangka panjang.

Nah, gejala sirosis hati tidak muncul di tahap awal. Semakin rusak organ hati, barulah gangguan tersebut menunjukkan gejala, salah satunya muntah darah.

Artikel lainnya: Sering Minum Alkohol? Waspadai Sirosis Hati

1 dari 2 halaman

Apa yang Mesti Dilakukan saat Muntah Darah Terjadi?

Apa pun penyebab muntah darah, pada dasarnya harus segera ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis. Sebab, bukan tak mungkin seseorang akan kehilangan banyak darah, lemas, dan hilang kesadaran akibat organ dalam yang terus berdarah.

Jika setelah dilakukan pemeriksaan ternyata benar penyebab muntah darah adalah tukak lambung, maka biasanya dokter akan melakukan endoskopi terlebih dulu sebelum memberikan pengobatan lebih lanjut.

Endoskopi dilakukan dengan cara memasukkan tabung tipis panjang yang telah dipasangi kamera. Benda tersebut akan dimasukkan ke dalam mulut hingga lambung. Tindakan tersebut memungkinkan dokter untuk melihat kondisi lambung dan menentukan pengobatan apa yang tepat.

Di sisi lain, jika muntah darah disebabkan oleh pecah varises esofagus dan sirosis hati, maka dokter hanya akan memperlambat progres penyakit itu dan mengendalikan gejala serta komplikasi. Caranya sebagai berikut:

  • Pasien akan diberikan tablet spironolactone untuk mengurangi kelebihan cairan di dalam tubuh.
  • Pasien juga akan diberikan propanolol untuk mengurangi tekanan yang tinggi di dalam hati.
  • Obat anti-virus untuk hepatitis juga dapat diberikan.

Artikel lainnya: Waspadai Penyakit Akibat Sering Minum Alkohol di Masa Muda

Saat dokter memberi pengobatan, pasien yang habis muntah darah karena alkohol juga mesti melakukan perubahan pola hidup, misalnya:

  • Menghentikan konsumsi minuman beralkohol.
  • Hentikan dulu asupan teh, kopi, dan minuman bersoda.
  • Hindari makanan pedas, asam, dan mengandung gas.
  • Menurunkan berat badan.
  • Mengonsumsi makanan rendah garam.
  • Makan dalam porsi sedikit, tetapi frekuensinya sering.
  • Perbanyak asupan air putih, sayur, dan buah.
  • Kurangi makanan berlemak, asupan makanan siap saji, dan daging olahan, seperti sosis, nugget, dan lain-lain.

Jika Anda tidak memiliki masalah lambung sebelumnya ataupun gangguan organ hati dan hanya minum alkohol sedikit saja (atau bahkan jarang) tetapi muntah darah tetap terjadi, bisa saja ada penyebab lain.

Dalam dunia medis, muntah darah dinamakan hematemesis. Dokter Atika dari KlikDokter mengungkapkan, beberapa penyebab lain dari muntah darah yaitu tekanan atau stres emosional, kelainan koagulasi (pembekuan darah), efek samping obat-obatan, hingga tertelannya erosi orofaring.

Itu dia beberapa faktor yang memicu terjadinya muntah darah, khususnya sehabis minum minuman beralkohol. Bila Anda memiliki pertanyaan lain seputar efek minuman beralkohol ataupun masalah kerusakan organ dalam, konsultasikan hal tersebut kepada dokter kami melalui fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter.

(FR/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar