Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Pakai Obat Kumur Setelah Olahraga Tidak Disarankan, Kenapa?

Pakai Obat Kumur Setelah Olahraga Tidak Disarankan, Kenapa?

Obat kumur boleh-boleh saja digunakan sesekali. Namun, tidak disarankan pakai obat kumur sehabis olahraga, ya, karena dapat menimbulkan efek samping.

Obat kumur atau mouthwash sering digunakan banyak orang karena dianggap memiliki sejumlah manfaat untuk mulut.  Selain membuat napas lebih segar, berkumur dengan obat antiseptik diyakini efektif dalam mengatasi masalah gusi seperti peradangan, pembengkakan, maupun perdarahan sehabis sikat gigi.

Tahukah Anda, bahwa ahli kesehatan tidak menyarankan kita pakai obat kumur setelah olahraga? Ya, berkumur dengan mouthwash sehabis olahraga dapat menimbulkan efek samping buruk bagi kesehatan. Untuk tahu faktanya lebih lanjut, simak uraian di bawah ini.

Efek Samping Pakai Obat Kumur Setelah Olahraga

Ada penelitian yang menunjukkan obat kumur yang berlabel anti-bakteri dapat mengganggu manfaat olahraga kardiovaskular. Efek penurunan tekanan darah sehabis olahraga akan terhambat ketika Anda berkumur dengan mouthwash.

Selama berolahraga pembuluh darah di tubuh Anda akan melebar terbuka.  Hal ini disebabkan karena ada proses vasodilatasi, yaitu meningkatnya jumlah produksi oksida nitrat di dalam tubuh, sehingga dapat membuat pembuluh darah melebar.

Secara tidak langsung, proses ini akan meningkatkan aliran darah ke otot selama Anda latihan.  Di mana sesudah olahraga akan muncul respon penurunan tekanan darah, yang sering disebut sebagai hipotensi pasca latihan. 

Ini terjadi karena ada bakteri yang berinteraksi dengan senyawa nitrat dan terbentuk ketika kadar oksida nitrat memudar. Proses ini merupakan awal reaksi yang pada akhirnya menghasilkan efek penurunan tekanan darah secara berkelanjutan setelah Anda olahraga.

Namun, ditemukan fakta bahwa proses alamiah di mulut ini dapat terganggu jika setelah olahraga Anda membersihkan mulut pakai obat kumur.

Hal ini diungkap oleh ahli fisiologi Raul Bescos dan tim dari Plymouth University, yang melakukan percobaan pada 23 orang dewasa sehat. Masing-masing peserta diminta untuk berlari diatas treadmill selama 30 menit.

Artikel lainnya: Kiat Memilih Obat Kumur yang Tepat

Kemudian setelah latihan selesai, sebagian orang diminta untuk membilas mulut mereka dengan obat kumur anti-bakteri atau plasebo (obat kosong) rasa mint, lalu tekanan darah mereka diukur.

Hasil penelitian membuktikan, bahwa penggunaan obat kumur menghambat penurun tekanan darah sebanyak 60% pada satu jam pertama sehabis latihan. Tekanan darah pada orang yang menggunakan obat kumur anti-bakteri hanya mengalami penurunan sebanyak -2,0 mmHg.

Bahkan, tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan kembali setelah 2 jam. Sedangkan pada orang yang diberi plasebo mint, tekanan darahnya perlahan kembali menurun normal.

Normalnya, nitrat diserap kelenjar ludah dan diekskresikan oleh air liur di mulut.  Beberapa spesies bakteri dalam mulut menggunakan nitrat dan mengubahnya menjadi nitrit, yaitu molekul yang meningkatkan produksi oksida nitrat dalam tubuh.

Lalu, ketika nitrit diproduksi dan ditelan bersama air liur, ia akan diserap kembali ke pembuluh darah untuk mengurangi produksi jumlah oksida nitrat agar tekanan darah menurun.  Karena ada obat kumur, nitrit malah direduksi kembali menjadi nitrat oksida.

Inilah hal yang membuat proses menurunkan tekanan darah setelah berolahraga jadi terganggu. Tanpa obat kumur, harusnya tekanan darah bisa menurun normal, tetapi dengan zat di dalam mouthwash, proses ini tidak berjalan seperti seharusnya.

Perlu diingat, ada berbagai jenis bakteri di rongga mulut. Namun, tidak semuanya buruk bagi kesehatan. Dengan penelitian ini, dapat dikatakan bahwa menggunakan obat kumur setelah berolahraga sebaiknya dihindari.

Pasalnya, hal tersebut justru dapat menghambat proses biologis yang diperlukan untuk kesehatan tubuh, terutama untuk menurunkan tekanan darah sehabis olahraga.

Artikel lainnya: Manfaat Obat Kumur untuk Kesehatan Gigi dan Mulut

1 dari 2 halaman

Efek Samping Lain Akibat Pakai Obat Kumur

Tidak hanya bikin proses biologis tubuh setelah olahraga jadi terhambat, namun pakai obat kumur keseringan dapat menyebabkan efek samping tersendiri, lho. Berikut dampak yang harus diwaspadai.

  1. Perubahan Warna Gigi

Permukaan gigi asli, gigi palsu, maupun lidah dapat mengalami perubahan warna akibat pemakaian obat kumur kebanyakan, terutama yang mengandung chlorhexidine.

Pembersihan secara menyeluruh memang akan menghilangkan noda. Jika Anda memiliki tambalan yang cukup banyak pada gigi depan sebaiknya dihindari, karena akan mengubah warna.

  1. Mulut Berubah Rasa

Efek samping pakai mouthwash adalah menyebabkan gangguan pengecap pada lidah.  Dalam kasus yang jarang terjadi, perubahan rasa di mulut Anda bisa terjadi secara permanen sebagai efek samping pakai obat kumur kebanyakan.

Ini karena pada dasarnya tubuh yang terpapar zat kimia terlalu sering dapat menyebabkan perubahan atau penurunan fungsi.

  1. Mulut Kering

Beberapa obat kumur yang dijual di pasaran umumnya mengandung alkohol. Di mana hal ini dapat menyebabkan Hal ini tentu dapat membuat mulut menjadi kering jika terlalu sering digunakan. Nantinya, ini tidak baik untuk lidah, gusi, dan juga gigi Anda.

Pakai obat kumur atau mouthwash boleh-boleh saja, namun tidak disarankan dipakai setiap hari, terlebih sehabis olahraga. Untuk tahu kapan saja Anda butuh pakai obat kumur, lebih baik konsultasikan ke dokter gigi terpercaya. Agar lebih praktis, Anda bisa tanya langsung ke dokter lewat fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter.

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar