Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Mengenal Microneedling, Perawatan Wajah dengan Tusuk Jarum

Mengenal Microneedling, Perawatan Wajah dengan Tusuk Jarum

Microneedling atau perawatan wajah dengan tusuk jarum memiliki berbagai manfaat penting. Yuk, berkenalan dengan prosedur kecantikan ini.

Seiring bertambahnya usia, penuaan mungkin adalah salah satu kondisi yang ditakuti banyak orang. Selain tubuh yang tidak lagi tegap dan stamina yang makin berkurang, keriput kecil dapat perlahan muncul di wajah. Tak heran, teknologi perawatan wajah kini terus dikembangkan. Nah, salah satu yang sedang populer adalah microneedling.

Bagi sebagian orang, tindakan microneedling mungkin masih terdengar asing dan belum sepopuler facial maupun peeling. Akan tetapi, microneedling disebut-sebut menawarkan hasil yang lebih baik. Yuk, berkenalan dengan prosedur kecantikan yang satu ini!

Apa Itu Microneedling?

Microneedling adalah tindakan menggunakan jarum-jarum kecil yang dapat digunakan untuk berbagai kondisi. Misalnya saja, mengatasi bekas jerawat, kerutan, hingga untuk memasukkan obat tertentu.

Selain itu, tindakan microneedling dapat juga dilakukan untuk mengatasi melasma (flek hitam), pori-pori yang besar, elastisitas kulit yang menurun, dan juga warna kulit tidak merata.

Microneedling adalah suatu tindakan minimal invasif menggunakan beberapa jarum kecil dengan panjang 0,5 - 1,5 mm untuk membuat micropuncture atau tusukan kecil pada kulit. Tindakan ini akan meningkatkan peredaran darah dan pelepasan growth factor, serta dapat juga digunakan untuk memasukkan obat.

Prosedur ini bekerja dengan cara merangsang kulit untuk memproduksi kolagen sehingga diharapkan dapat terbentuk jaringan kulit baru yang kaya akan kolagen. Jaringan kulit yang baru terbentuk akan membuat kulit menjadi lebih kenyal dan teksturnya pun lebih baik.

Semua orang dapat menjalani prosedur ini, selama dia tidak punya luka terbuka atau masalah dalam hal penyembuhan luka. Akan tetapi, jika memiliki jerawat, dokter mungkin disarankan untuk menunggu hingga jerawat sembuh dan tidak meradang lagi.

Penyebabnya, proses microneedling dapat menambah iritasi dan membuat inflamasi pada kulit bertambah. Hal ini bisa saja memfasilitasi penyebaran bakteri di kulit wajah.

Menurut penelitian yang dipublikasikan di Indian journal of Dermatology, tindakan microneedling efektif untuk menangani melasma atau flek hitam.

Pada penelitian tersebut dibandingkan terapi dengan menggunakan obat asam traneksamat yang disuntikkan langsung dengan obat traneksamat yang dimasukkan dengan tindakan microneedling.

Hasilnya, kelompok yang dilakukan tindakan microneedling selama tiga bulan, merasakan hasil yang lebih baik yakni berkurangnya masalah kulit sebanyak 44,41 persen, dibandingkan dengan kelompok yang tidak dilakukan microneedling, yakni 35,72 persen.

Artikel lainnya: Perawatan Wajah yang Tepat untuk Pria

1 dari 3 halaman

Bagaimana Prosedur Microneedling Dilakukan?

Selama prosedur microneedling, dokter akan membuat tusukan-tusukan kecil pada kulit menggunakan alat berbentuk seperti bolpen (dermapen) atau seperti roller (dermaroller). Sebelum prosedur dilakukan, Anda akan terlebih dahulu dianestesi menggunakan obat anestesi oles untuk mengurangi rasa nyeri.

Luka-luka kecil akibat tusukan tersebut akan merangsang produksi dari elastin dan kolagen yang membantu penyembuhan luka. Kolagen baru inilah yang akan membuat kulit wajah Anda terlihat lebih licin, kencang, dan muda.

Setelah prosedur, Anda biasanya akan diberikan serum yang berfungsi untuk meningkatkan produksi kolagen.

Meski demikian, pemilik kulit sensitif harus berhati-hati dalam mengaplikasikan serum ini. Selain itu, luka yang dibuat juga memungkinkan produk apa pun yang diaplikasikan pada kulit membuat iritasi.

Proses anestesi biasanya akan dilakukan selama 1 jam sebelum tindakan berlangsung. Durasi proses pengerjaan ini berbeda-beda, tapi pada umumnya dapat menghabiskan waktu minimal 30 menit. Perawatan ini harus diulang kembali setelah 4-6 minggu.

Artikel lainnya: 10 Langkah Merawat Wajah agar Cantik seperti Wanita Korea

Manfaat Lain Microneedling

Kabar baiknya, microneedling tak hanya dapat digunakan pada wajah. Prosedur ini juga dapat digunakan pada area tubuh lain, seperti kulit kepala untuk mengatasi kebotakan.

Tindakan microneedling pada area kulit kepala bermanfaat untuk menstimulasi pertumbuhan rambut.

Menurut penelitian yang dipublikasikan di Journal of cutaneous and aesthetic surgery pada tahun 2014 disebutkan bahwa tindakan microneedling yang dikombinasikan dengan pengolesan obat triamsinolon asetonid dapat menstimulasi pertumbuhan rambut pada pasien yang mengalami kebotakan.

Studi lain yang dilansir di jurnal Plastic and reconstructive surgery pada tahun 2017, juga melaporkan bahwa tindakan microneedling efektif dalam mengatasi stretch mark pada paha dan perut jika dikombinasikan dengan filler.

Artikel lainnya: Bolehkah Pria Menggunakan Produk Perawatan Wajah Wanita?

2 dari 3 halaman

Perhatikan Juga Efek Sampingnya!

Dapat dikatakan, microneedling punya risiko yang lebih kecil dibandingkan prosedur kecantikan lainnya, seperti terapi laser atau peeling dengan bahan kimia. prosedur kecantikan ini juga relatif lebih nyaman dan efektif daripada perawatan jerawat lainnya.

Namun begitu, bukan berarti microneedling  tidak punya efek samping. Seperti tindakan perawatan lainnya, prosedur ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit, perdarahan, kebiruan, dan juga risiko infeksi.

Usai tindakan microneedling, Anda dapat mengalami kemerahan pada kulit yang dapat merupakan reaksi alami usai dilakukan tusukan kecil pada kulit. Kemerahan dapat berlangsung beberapa hari dan durasinya dapat berbeda-beda setiap individu.

Itulah sebabnya, tindakan microneedling tidak disarankan jika Anda sedang hamil, memiliki penyakit kulit tertentu (seperti psoriasis atau eksim), dan terdapat luka terbuka. Anda yang baru saja menjalani terapi radiasi atau memiliki riwayat bekas luka juga tidak disarankan melakukan ini.

Itu sebabnya, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit sebelum melakukan tindakan ini.

Pastikan juga dokter yang melakukan tindakan ini telah berpengalaman untuk mencegah terjadinya efek samping atau komplikasi di masa depan. Diskusikan terlebih dahulu tindakan apa dan bagaimana prosedur dilakukan.

Artikel lainnya: Sperma untuk Kecantikan Kulit Wajah, Mitos atau Fakta?

Tips Sebelum Memilih Perawatan Microneedling

Prosedur microneedling memang termasuk lebih nyaman dan efektif untuk menangani masalah jerawat pada wajah. Tetapi tak menutup kemungkinan, Anda merasa khawatir.

Tetapi sebenarnya tak perlu takut jika Anda mengikuti tips sebelum menggunakan microneedling seperti di bawah ini.

  • Pastikan Anda tak memilih klinik sembarangan. Pilihlah klinik kecantikan yang ditangani oleh dokter tepercaya.
  • Tindakan microneedling memang mengeluarkan sedikit darah. Bagi Anda yang baru pertama kali mencoba perawatan kecantikan ini, Anda harus tenang dan percaya kepada dokter yang menangani.
  • Sebelum perawatan microneedling dijadwalkan, tanya kepada dokter apa perawatan wajah yang harus Anda persiapkan atau justru wajib dihindari. Biasanya dokter juga akan menyarankan Anda untuk menghentikan penggunaan krim malam.
  • Tidak boleh melakukan tindakan peeling, paling tidak satu minggu sebelumnya.
  • Anda harus tahu bahwa nantinya wajah akan terlihat merah setelah prosedur microneedling Biasanya kondisi seperti ini akan hilang beberapa hari. Jika lebih dari satu minggu dan merasa ada yang janggal, segera konsultasi dengan dokter.
  • Anda tidak disarankan melakukan perawatan microneedling jika sedang menstruasi, karena biasanya akan lebih sensitif sehingga meningkatkan rasa nyeri.

Tindakan microneedling kini semakin populer sebagai perawatan wajah untuk mengembalikan kekencangan dan kecerahan kulit. Meski tergolong tindakan minimal invasif, lakukan microneedling hanya di klinik atau rumah sakit tepercaya dan dokter ahli, ya. Bila Anda masih punya pertanyaan terkait ini, tanyakan saja pada dokter via Live Chat.

[HNS/RPA]

0 Komentar

Belum ada komentar