Sukses

Cara Ampuh Membersihkan Telinga, Pakai Baby Oil

Umumnya orang-orang membersihkan telinga pakai cotton bud. Namun, coba deh bersihkan telinga pakai baby oil, dijamin lebih aman.

Telinga adalah salah satu bagian tubuh yang cukup sering dibersihkan, terutama saat gatal terasa mengganggu. Bahkan, kini ada anjuran yang menyarankan pakai cairan baby oil untuk bersihkan telinga. Apa benar cara membersihkan telinga dengan baby oil ini ampuh dan aman?

Sekilas tentang Membersihkan Telinga

Pada dasarnya, kotoran telinga tidak menjadi suatu hal yang harus dibersihkan karena keberadaannya tidak terlalu terlihat. Namun, jika kotoran telinga dibiarkan menumpuk, ini dapat menimbulkan berbagai gejala seperti penurunan fungsi pendengaran, nyeri, hingga kerusakan gendang telinga.

Perlu diketahui, kotoran telinga ini biasanya disebut serumen. Kotoran ini dihasilkan oleh telinga dan fungsinya juga untuk membantu melindungi liang telinga.

Pada beberapa orang, kotoran telinga tersebut menumpuk lebih cepat dibandingkan dengan yang lainnya. Jadi, tak jarang banyak orang yang “gatal” ingin mengorek dan membersihkan telinga pakai beberapa alat yang tersedia.

Artikel lainnya: Mengungkap Bahaya di Balik Terapi Ear Candle

1 dari 3 halaman

Membersihkan Telinga dengan Cotton Bud, Apa Aman?

Untuk membersihkan telinga, biasanya Anda akan menggunakan cotton bud yang banyak tersedia di warung atau pasar swalayan. Sayangnya, penggunaan cotton bud ternyata tidak disarankan untuk membersihkan telinga.

Mengapa demikian? Sebagai informasi, memasukkan benda asing seperti cotton bud justru dapat membuat kotoran telinga masuk lebih dalam dan mengganggu pendengaran.

Selain itu, liang telinga yang dikorek terlalu keras dengan cotton bud berisiko mengalami cedera atau luka yang berujung infeksi.

Menurut dr. Nadia Octavia dari KlikDokter, penggunaan benda seperti cotton bud bisa merusak gendang telinga."Gendang telinga merupakan selaput membran yang tipis dan sensitif. Sehingga dengan tekanan sedikit saja, misalnya dengan cotton bud, bisa pecah dengan mudah," kata dr. Nadia.

Gendang telinga yang pecah dapat menimbulkan gejala tidak nyaman seperti nyeri, keluar cairan dari telinga, atau penurunan fungsi pendengaran," tambahnya.

Tidak hanya cotton bud, alat lain yang juga jangan digunakan untuk membersihkan telinga seperti cotton swab dan pinset juga harus dihindari, karena justru dapat menyebabkan sumbatan atau gumpalan serumen.

Artikel lainnya: Amankah Bersihkan Telinga dengan Cotton Bud?

2 dari 3 halaman

Disarankan Membersihkan Telinga Pakai Baby Oil

Kalau mau aman, membersihkan telinga bisa pakai baby oil. Ini karena kotoran telinga adalah sebuah serumen yang bentuknya keras dan padat. Maka, Anda perlu cairan untuk mengeluarkan kotoran telinga tersebut. Begini langkah atau cara pakainya:

  1. Ambil botol baby oil dan dekap dalam tangan agar cairan punya suhu yang sama dengan tubuh Anda. Anda tidak boleh menggunakan cairan yang terlalu dingin atau panas, karena dapat memicu vertigo atau pusing saat masuk ke dalam telinga.
  1. Miringkan kepala, lalu tarik daun telinga agar lubangnya sedikit terbuka. Perlahan tuangkan sedikit baby oil. Alternatif lainnya, Anda bisa memasukkan baby oil ke dalam pipet lalu teteskan satu sampai tiga kali ke dalam liang telinga.
  1. Biarkan kepala Anda tetap miring hingga baby oil mengering dan mencapai seluruh permukaan liang telinga.
  1. Setelah beberapa menit, masukkan sedikit kapas ke area yang terkena untuk memastikan cairan tidak menetes keluar. Perlahan bawa kepala Anda ke posisi normal.
  1. Gunakan semprotan saline atau air untuk menyiram kotoran telinga keluar. Cara membersihkan telinga pakai baby oil ini bisa dilakukan sebelum mandi.

Selain baby oil, Anda dapat menggunakan mineral oil, glycerin, tetes telinga berbahan hydrogen peroxide, dan larutan garam. Tapi kalau Anda ragu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter sebelum memilih cairan pelunak serumen yang tepat. Untuk lebih praktisnya, silakan konsultasi ke dokter langsung lewat fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter.

(OVI/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar