Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Berapa Lama Kemoterapi Harus Dilakukan untuk Perawatan Penderita Kanker?

Berapa Lama Kemoterapi Harus Dilakukan untuk Perawatan Penderita Kanker?

Sudah banyak yang tahu bahwa kemoterapi menjadi salah satu pengobatan untuk penderita kanker. Berapa lama waktu yang dibutuhkan? Berikut penjelasannya.

Dalam mengobati penyakit kanker, terdapat serangkaian perawatan medis yang harus dijalani oleh pasien. Kemoterapi merupakan salah satu yang wajib dilakukan agar pengobatan kanker dapat membuahkan hasil yang maksimal.

Kemoterapi adalah suatu terapi menggunakan obat-obat khusus untuk membunuh sel kanker. Cara kerjanya adalah dengan menghentikan dan menghambat sel-sel yang tumbuh dan membelah dengan kecepatan dan pertumbuhan yang tidak normal.

Tujuan Kemoterapi pada Kanker

Karena tidak dapat spesifik pada suatu area, maka akan berefek samping ke seluruh tubuh termasuk sel-sel yang sehat. Terdapat tiga tujuan pengobatan kemoterapi pada kanker, yaitu:

  1. Meringankan Gejala Kanker

Pengobatan kemoterapi dapat meringankan gejala kanker sehingga kualitas hidup penderita menjadi bertambah.

  1. Menyembuhkan Kanker

Hal ini yang menjadi tujuan utama dalam melakukan kemoterapi. Pengobatan tersebut bertujuan untuk menghancurkan dan menghilangkan seluruh sel kanker dari tubuh.

  1. Mengendalikan Penyebaran Kanker

Dengan pengobatan kemoterapi, hal ini dapat mengendalikan sel kanker agar tidak berkembang dan menyebar ke organ lain serta menjadi semakin ganas.

Artikel Lainnya: Kondisi Pasien Kanker Membaik Bisa Drop Lagi, Mengapa?

1 dari 3 halaman

Berapa Lama Penderita Kanker Harus Jalani Proses Kemoterapi?

Sebenarnya, untuk menentukan kebutuhan waktu seorang pasien dalam menjalani kemoterapi tidak bisa disamaratakan. Durasi pengobatan kemoterapi pada masing-masing pasien bergantung dari jenis, stadium, dan lokasi kanker.

Oleh karena itu, pemeriksaan dokter lebih lanjut sangat dibutuhkan untuk menentukan jenis kemoterapi dan berapa lama waktu yang dibutuhkan.

Berikut beberapa jenis pengobatan dan proses kemoterapi yang dapat dijalani:

  1. Topikal

Cara ini menggunakan obat yang diberikan melalui krim yang dioleskan ke kulit.

  1. Oral

Obat kemoterapi diminum dalam bentuk tablet, kapsul, atau sirop.

  1. Injeksi

Metode ini menggunakan obat kemoterapi yang diberikan melalui suntikan di area lengan, perut, atau paha.

  1. Intraperitoneal (IP)

Pada jenis pengobatan kemoterapi ini, obat diberikan melalui prosedur operasi atau melalui selang khusus menuju rongga perut.

  1. Intraarteri (IA)

Obat kemoterapi diberikan melalui pembuluh darah yang dimasukkan ke dalam pembuluh arteri.

  1. Intravena (IV)

Dalam proses kemoterapi jenis intravena, obat kemoterapi diberikan melalui pembuluh darah vena.

Artikel lainnya: 10 Makanan Terbaik untuk Pasien Kemoterapi

2 dari 3 halaman

Efek Samping dari Kemoterapi

Karena pengobatan kemoterapi tidak dapat ditargetkan langsung di lokasi kanker, maka efek samping dapat terjadi.

Berikut beberapa efek samping yang mungkin terjadi pada saat kemoterapi:

  • Kelelahan.
  • Gangguan pencernaan seperti mual dan muntah, serta menurunkan nafsu makan.
  • Kerontokan rambut.
  • Gangguan pendengaran.
  • Gangguan kesuburan.
  • Menurunkan daya tahan tubuh.

Beberapa efek samping di atas dapat berbeda-beda pada setiap penderita kanker. Gejala tersebut dapat muncul mulai dari yang ringan hingga berat. Namun jangan khawatir, dokter akan memberi penanganan untuk mengurangi efek samping tersebut.

Pengobatan dengan kemoterapi membutuhkan kesabaran dan semangat yang tinggi. Apabila ada anggota keluarga atau kerabat dekat yang mengidap kanker, ada beberapa cara untuk membantu mereka agar terhindar dari rasa bosan yang berujung stres atau depresi dalam menjalankan pengobatannya, antara lain:

  • Berikan Dukungan Secara Emosional

Dukungan emosional sangat dibutuhkan bagi penderita kanker yang sedang menjalanI kemoterapi. Hal ini untuk mengurangi beban pikiran dan tekanan yang menghantui mereka dalam masa-masa pengobatan.

  • Mengatur Asupan Makanan

Asupan makanan bagi penderita kanker perlu diperhatikan. Karena, bila salah memberikan makanan, maka dapat membuat sel-sel kanker bertambah banyak. Diskusikan dengan dokter dan ahli gizi yang menangani pasien.

  • Lakukan Kegiatan yang Disukai

Cari kegiatan yang disukai pasien atau hobi yang sebelumnya rutin dilakukan. Agar, rasa bosan dapat berkurang selama masa pengobatan.

Selama masa pengobatan kemoterapi, jangan lupa untuk terus berkonsultasi dan kontrol rutin dengan dokter. Apabila terdapat efek samping yang muncul dan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, utarakan dan jangan dibiarkan saja.

Mengatasi penyakit kanker memang tidak mudah, namun bukan berarti tidak bisa sembuh. Bila dilakukan dengan senang hati dan semangat, semua prosesnya akan terasa lebih mudah. Ingin bertanya lebih jauh tentang kemoterapi dengan dokter? Pakai fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter!

(FR/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar