Sukses

Kapan Perut Mulai Terlihat Membesar Saat Hamil?

Saat mendengar kata hamil, yang terbayangkan adalah wanita dengan perut yang membesar. Sebenarnya, kapan sih kehamilan mulai terlihat?

Banyak pasangan menyambut kabar kehamilan dengan bersemangat. Salah satu yang ditunggu-tunggu adalah “terlihat” hamil, yaitu perut yang membesar. Namun, seorang wanita hamil tidak serta merta akan langsung membesar perutnya.

Pembesaran perut yang terlihat dari luar mengikuti perkembangan janin dan rahim. Kondisi ini pun tidak dapat disamakan pada semua wanita.

Beberapa akan cepat tampak hamil, sementara wanita lain dapat lebih lama membesar perutnya. Ada beberapa faktor yang turut memengaruhi hal ini.

Kapan Perut Ibu Hamil Membuncit?

Pada kehamilan pertama, umumnya perut mulai membesar pada trimester kedua. Pada minggu ke-12 kehamilan, biasanya rahim mulai membesar melebihi rongga panggul. Namun, sering kali, kehamilan mulai terlihat antara usia 12-16 minggu.

Artikel lainnya Mati Rasa dan Kesemutan Hal Biasa Saat Hamil?

Pada mereka yang sudah pernah hamil sebelumnya, perut dapat terlihat membesar lebih cepat. Itu karena otot perut yang sudah pernah teregang pada kehamilan sebelumnya.

Bentuk dan berat badan Anda juga turut memengaruhi pembesaran perut. Mereka yang cenderung kurus mungkin akan lebih cepat terlihat sedang hamil. Sementara, mereka dengan area perut yang lebih berlemak dapat baru tampak pembesaran perutnya belakangan.

Posisi rahim yang menghadap belakang, atau dikenal dengan rahim retroversi atau rahim terbalik, juga dapat menyebabkan perut terlihat rata lebih lama.

Beberapa faktor lainnya juga mungkin menyebabkan perut buncit karena kehamilan muncul lebih lama. Misalnya saja usia 20-an karena otot perut umumnya lebih kuat atau salah perkiraan usia kehamilan. Sebaliknya, kehamilan multipel seperti kembar dapat menyebabkan perut cepat terlihat membesar saat hamil.

1 dari 2 halaman

Apa yang Dirasakan di Awal Kehamilan?

Nah, jika perut membesar baru terlihat pada tengah kehamilan, apa yang sering kali dirasakan saat awal hamil?

Survei yang dilakukan American Pregnancy Association menemukan hampir sepertiga wanita melaporkan terlambat haid sebagai gejala awal kehamilan. Oleh karena itu, sebagai wanita penting untuk mencatat jadwal haid secara rutin.

Artikel lainnya: Panduan Makan Sehat untuk Ibu Hamil

Selain mudah waspada jika sudah terlambat haid, pencatatan tanggal haid terakhir membantu menentukan usia kehamilan.

Lebih lanjut, 25% responden melaporkan mual sebagai tanda-tanda awal kehamilan, sementara 17% menjelaskan perubahan pada payudara (membesar, nyeri jika disentuh, area puting bertambah gelap dan lebih tegak) yang membuat mereka curiga sedang hamil. Hal-hal ini umumnya disebabkan oleh perubahan hormonal pada kehamilan.

Selain itu, dapat juga muncul keluhan merasa lelah terus-menerus, sering berkemih, sembelit, bertambahnya keputihan. Ibu hamil juga dapat merasakan perubahan pada pola makan.

Misalnya, ingin konsumsi makanan tertentu, menjadi tidak suka dengan makanan favorit, serta lebih sensitif terhadap rasa dan bau.

Sayangnya, gejala awal kehamilan ini tidak spesifik menunjukkan Anda pasti hamil. Gejala ini juga bisa dialami wanita yang tidak hamil.

Lebih lanjut, sesama wanita hamil juga dapat memiliki gejala yang berbeda. Jadi, akan sulit memastikan kehamilan jika hanya berpatokan pada gejala awal kehamilan ini.

Jika Anda ingin memastikan apakah hamil atau tidak, langkah sederhananya adalah melakukan pemeriksaan testpack, terutama jika sudah terlambat haid. Hasil yang positif umumnya menunjukkan kehamilan. Hal ini bisa dikonfirmasi lebih lanjut dengan melakukan pemeriksaan USG.

Setelah memastikan Anda memang hamil, jangan lupa untuk menjaga kesehatan dan rutin melakukan kontrol kehamilan. Harap bersabar karena perut Anda mungkin baru mulai membesar saat trimester 2. Tapi tenang saja, umumnya pada trimester 3 perut Anda akan membuncit dan kehamilan Anda tampak jelas dari luar.

[HNS/RPA]

0 Komentar

Belum ada komentar