Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Mengapa Imunitas Kulit Sangat Penting bagi Daya Tahan Tubuh?

Mengapa Imunitas Kulit Sangat Penting bagi Daya Tahan Tubuh?

Kulit memiliki sistem imunitasnya sendiri yang memainkan peranan penting bagi daya tahan tubuh secara keseluruhan.

Kulit adalah organ terbesar tubuh, dengan luas 1,5-2 m2. Fungsinya adalah untuk proses penyerapan, pengeluaran, pengaturan suhu, pembentukan pigmen, hingga imunitas tubuh. Sebagai organ terluar tubuh, kulit adalah lapisan terdepan dalam menjaga daya tahan tubuh secara keseluruhan.

Peran Kulit dalam Menjaga Daya Tahan Tubuh

Kulit melindungi tubuh dari paparan substansi yang bersifat bahaya dari luar, seperti kuman ataupun benda asing seperti debu. Dalam menjaga daya tahan tubuh, kulit memiliki sistem imunitasnya sendiri.

Salah satu sel yang paling berperan dalam imunitas kulit yaitu sel Langerhans, yang berada di lapisan terluar kulit (epidermis).

Sel Langerhans memiliki fungsi utama, terdiri dari penghubung dan pertahanan pada jaringan kulit. Di samping itu, sel Langerhans juga berperan dalam mekanisme penyembuhan ketika jaringan kulit mengalami proses peradangan, kerusakan, ataupun kekeringan.

Jika sistem imunitas kulit gagal berfungsi, tentu saja tubuh menjadi lebih rentan mengalami berbagai masalah kesehatan. Misalnya saja infeksi pada kulit. Bila tidak ditangani dengan cepat, dapat menimbulkan masalah lebih lanjut pada organ-organ tubuh lainnya.

Cara Mendapatkan dan Menjaga Imunitas Kulit

Karena merupakan banteng pertahanan terluar, ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk memastikan imunitas kulit senantiasa terjaga, yakni:

  • Rajin Mandi

Jangan malas mandi, karena proses bersih-bersih tersebut dapat membersihkan kulit dari kotoran dan kuman, sehingga kulit tetap sehat.

Bila kebersihan dan kesehatannya terjaga, maka fungsinya dapat berjalan dengan baik, termasuk perannya sebagai benteng pertahanan terluar tubuh. Anda dianjurkan untuk mandi setidaknya dua kali sehari.

Pilih sabun mandi yang terbukti efektif dapat membersihkan kulit secara menyeluruh, misalnya sabun dengan kandungan antibakteri seperti ActivSilver untuk merawat sekaligus melindungi kulit.

  • Jangan Malas Pakai Pelembap!

Salah satu ciri kulit yang sehat adalah memiliki jaringan yang utuh. Untuk mempertahankan keutuhan jaringan tersebut, kelembapan kulit harus dijaga sebaik mungkin.

Pemakaian pelembap dapat mencegah kulit kering, yang biasanya dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Selain itu, pastikan untuk memenuhi kebutuhan cairan dengan minum air putih setidaknya 2 liter (8 gelas) per hari untuk mempertahankan kelembapan kulit.

  • Lindungi Kulit dengan Tabir Surya

Sebagai organ terluar tubuh, sudah pasti kulit rentan terpapar sinar ultraviolet yang berpotensi membahayakan kulit.

Sebaiknya hindari paparan sinar matahari antara jam 10 pagi hingga jam 2 siang. Pilih tabir surya dengan SPF minimal 30, yang dipakai 15-30 menit sebelum beraktivitas di bawah sinar matahari.

Aplikasikan ulang setiap 2-4 jam sekali agar efek perlindungannya tetap dapat dipertahankan. Bila perlu, pelindung lainnya seperti kacamata hitam, topi, payung, dan sebagainya.

  • Konsumsi Makanan Bernutrisi

Mengonsumsi asupan yang sehat juga penting untuk menjaga kesehatan kulit. Konsumsilah makanan bergizi, misalnya yang mengandung vitamin C, E, dan kolagen.

Vitamin C bisa diperoleh dari jeruk, kiwi, atau tomat; kolagen bisa didapat dari daging, tiram, kaldu tulang, sayur, buah, dan ikan; sedangkan sumber vitamin E yang baik adalah cabai, alpukat, atau tomat.

Kulit yang bersih dan sehat tak hanya menunjang penampilan, tapi juga daya tahan tubuh secara keseluruhan. Kulit yang sehat membuatnya dapat menjalankan fungsi imunitasnya dengan baik—melindungi tubuh dari cedera, radiasi sinar ultraviolet, zat racun berbahaya dari lingkungan, serta kuman penyakit. Yuk, senantiasa menjaga kebersihan dan kesehatan kulit mulai hari ini dan seterusnya!

(RN/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar