Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Pastikan Anak Stunting Mendapatkan 5 Nutrisi Ini Setiap Hari

Pastikan Anak Stunting Mendapatkan 5 Nutrisi Ini Setiap Hari

Bagi anak yang mengalami stunting, ada beberapa nutrisi penting yang perlu dipenuhi. Ketahui apa saja jenis makanan bernutrisi apa yang harus dipenuhi.

Salah satu masalah kesehatan yang sedang menjadi perhatian serius pemerintah adalah stunting. Menjelang Hari Gizi 25 Januari, stunting menjadi isu tak kalah penting untuk dibahas. Mari ketahui apa saja nutrisi penting yang harus dipenuhi untuk anak stunting?

Kondisi Stunting Pada Anak

Pemerintah dengan serius berencana untuk memecahkan masalah stunting pada anak-anak Indonesia. Bahkan, presiden Joko Widodo sampai membentuk Tim Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (TP2AK).

Stunting sendiri adalah kondisi tubuh lebih pendek daripada anak-anak lain seusianya. Secara medis, stunting adalah suatu kondisi ketika tubuh dan otak anak tidak mengalami perkembangan secara optimal.

Keadaan ini menyebabkan tubuh anak lebih pendek dan kemampuan berpikir yang cenderung lebih lemah dari anak lain seusianya.

Target pemerintah pada 2024 adalah menurunkan angka stunting hingga 14% dari total angka kelahiran anak. Sedangkan, sampai saat ini, prevalensi stunting masih berada pada angka 30,8% di Indonesia.

Stunting Sebenarnya Bisa Dicegah

Pada dasarnya, stunting adalah masalah kesehatan yang sebenarnya bisa dicegah sejak masa kehamilan. Salah satu yang terpenting adalah memperbaiki gizi saat hamil.

Menurut dr. Valda Gracia dari KlikDokter, memperbaiki gizi dan kesehatan ibu hamil merupakan cara terbaik dalam mengatasi stunting. Ibu yang mengalami kekurangan atau gangguan gizi saat hamil dapat berisiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah. Jika tidak ditangani dengan baik, anak berisiko mengalami stunting.

"Mencegah stunting bisa dilakukan sedini mungkin semenjak masa kehamilan. Kunci pentingnya adalah dengan meningkatkan asupan nutrisi ibu hamil dengan makan makanan bergizi. Zat besi dan asam folat adalah kombinasi nutrisi penting yang harus dipenuhi saat hamil untuk mencegah stunting pada saat anak dilahirkan," ujar dr. Valda.

Artikel Lainnya: Tanda Anak Stunting yang Perlu Anda Perhatikan

Selain itu, ibu hamil juga perlu suplemen khusus. Umumnya, suplemen yang direkomendasikan adalah yang mengandung asam folat, yodium, zat besi, kalsium, dan DHA untuk mendukung perkembangan bayi selama 1.000 hari pertama kehidupannya.

"Ibu hamil harus memenuhi kebutuhan zat besi untuk mencegah terjadinya anemia. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 2013, sebesar 37,1 persen ibu hamil di mengalami anemia. Kondisi tersebut dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan janin," tutur dr. Valda.

Jangan lupa juga untuk menjaga kesehatan diri. Ibu hamil harus menjaga kesehatan agar tidak jatuh sakit. Menurut Kemenkes, stunting juga bisa dicegah dengan perilaku hidup bersih dan sehat serta akses memadai terhadap air bersih dan kebersihan lingkungan.

1 dari 2 halaman

Nutrisi Penting untuk Anak Stunting

Namun, segala sesuatu bisa terjadi pada anak. Bisa saja pencegahan sudah dilakukan dengan maksimal, tapi karena satu dan lain hal akhirnya anak malah mengalami stunting. Terkait itu, anak harus segera diberikan nutrisi cukup agar mereka terlepas dari masalah stunting. Berikut beberapa nutrisi penting bagi anak yang stunting.

  1. Protein

Protein adalah gizi yang dibutuhkan dalam tumbuh kembang anak karena perannya sangat penting. Manfaat protein di antaranya adalah untuk membentuk sel sehat baru, membantu sel pada organ tubuh menjalankan fungsinya, dan mengatur banyak fungsi. Tidak lupa juga, bahwa protein sangat penting untuk pertumbuhan tulang.

Nah, menurut dr. Melyarna Putri dari KlikDokter, bayi dan anak-anak yang berada dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan membutuhkan protein lebih banyak dibandingkan dengan orang dewasa.

"Sumber protein hewani yang dapat diberikan untuk anak meliputi daging, telur, susu, ikan, seafood dan produk hasil olahannya. Sedangkan sumber protein nabati meliputi kedelai, kacang-kacangan dan produk hasil olahannya seperti tempe, tahu, dan susu kedelai," ujar dr. Melyarna.

  1. Zat Besi

Anak membutuhkan makanan kaya besi yang penting untuk menunjang perkembangan otot, otak, sistem kekebalan tubuh, serta mencegah anemia. Misalnya, sumber zat besi hewani bisa didapat dari hati ayam, daging sapi, dan ikan. Lalu, sumber zat besi lain bisa didapat dari sayuran hijau seperti bayam dan suplemen zat besi.

Artikel Lainnya: Turunkan Risiko Stunting Dengan Pemberian ASI

  1. Karbohidrat

Karbohidrat adalah sumber energi utama bagi tubuh. Apabila kekurangan karbohidrat, anak-anak jadi tidak bisa beraktivitas dengan lincah dan riang. Padahal, anak-anak stunting butuh beraktivitas supaya perkembangan tubuhnya semakin baik.

"Glukosa merupakan salah satu sumber nutrisi yang didapat dari karbohidrat. Fungsinya menyediakan energi utama untuk metabolisme tubuh. Untuk bisa beraktivitas dengan baik, anak harus mengonsumsi karbohidrat sebanyak 50-60% untuk memenuhi total kebutuhan energi harian," ungkap dr. Melyarna.

Karbohidrat terbagi menjadi 2 jenis, yakni karbohidrat kompleks dan karbohidrat sederhana. Sumber karbohidrat kompleks, misalnya roti, pasta, dan nasi. Sedangkan sumber dari karbohidrat sederhana. Misalnya, gula pasir, permen, dan sirup.

Namun, sebagai orang tua Anda perlu memantau konsumsi karbohidrat anak Anda. Pasalnya, kalau makan berlebihan bisa menyebabkan naiknya kadar gula darah yang dalam jangka panjang bisa memicu diabetes dewasa nanti.

  1. Kalsium

Bagi anak-anak, kalsium dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang dan gigi mereka. Kekurangan nutrisi ini bisa memengaruhi tinggi badan anak, lho. Tidak mau, kan, buah hati jadi terlihat pendek di antara teman-temannya?

Maka dari itu, berikan anak makanan yang mengandung kalsium seperti susu, yoghurt, keju, dan sayuran hijau seperti kale, brokoli, dan bayam.

  1. Zinc

Zinc adalah salah satu nutrisi yang tidak boleh diabaikan untuk anak yang mengalami stunting. Pasalnya, zinc ini tersebar dan dibutuhkan pada semua sel, jaringan, dan organ tubuh. 

Zinc diperlukan untuk pertumbuhan, pembentukan sel, perkembangan sel menjadi jaringan, dan organ tertentu. Selain itu, zinc juga diperlukan untuk pertumbuhan dan  fungsi otak anak.

Bayangkan kalau zinc sampai tidak terpenuhi. Tak hanya pertumbuhannya yang terhambat, tapi juga bisa mengalami gangguan kognitif alias tumbuh kembang otak.

Jangan biarkan stunting mengancam pertumbuhan dan perkembangan buah hati Anda ke depannya. Penuhi nutrisi harian anak, seperti yang disarankan di atas, untuk cegah stunting. Apabila ingin mengetahui lebih lanjut tentang nutrisi dan gizi penting untuk anak, jangan ragu tanyakan ke dokter langsung. Untuk lebih mudahnya, Anda bisa konsultasi langsung lewat fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter.

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar