Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Pantat Sering Gatal dan Timbul Ruam Merah? Mungkin Ini Penyebabnya

Pantat Sering Gatal dan Timbul Ruam Merah? Mungkin Ini Penyebabnya

Tak sedikit dari Anda pasti pernah mengalami keluhan pantat gatal dan akhirnya timbul ruam. Cari tahu penyebab gatal di bokong lewat penjelasan berikut ini

Bokong atau pantat yang gatal sering membuat aktivitas sehari-hari jadi tidak nyaman. Apabila tidak segera ditemukan penyebabnya, Anda bisa merasa malu saat beraktivitas. Ini karena harus menggaruk-garuk bokong seharian. Kira-kira, apa, sih, penyebabnya?

Penyebab Munculnya Gatal dan Ruam Kemerahan pada Bokong

  1. Miliaria (Heat Rash)

Apabila bagian bokong terasa gatal dan disertai permukaan kulit yang menonjol seperti jerawat, ini bisa menjadi gejala miliaria. Kondisi miliaria terjadi ketika saluran keringat pada kulit tersumbat.

Sumbatan kulit penyebab gatal di bokong ini sering dipicu akibat mengenakan pakaian ketat, sehingga keringat dan bakteri terperangkap di dalamnya. Kondisi tersebut dapat menyebabkan respons peradangan atau inflamasi di kulit.

Namun, Anda tidak perlu khawatir, ruam dan gatal di bokong jenis ini mudah diatasi dengan obat oles yang dibeli di apotek. Pastikan dulu Anda periksa ke dokter, nantinya ia akan merekomendasikan obat anti bakteri dan anti jerawat yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat.

Artikel lainnya: Jerawat Tumbuh di Pantat, Apa Penyebabnya?

  1. Reaksi Alergi

Reaksi alergi juga bisa menjadi penyebab bokong terasa gatal dan muncul ruam-ruam di sekitarnya. Perlu diketahui, alergi adalah reaksi yang dihasilkan tubuh ketika sistem kekebalan tubuh mengira zat asing tersebut berbahaya.

Pada orang normal yang tidak punya kondisi alergi, zat asing yang masuk atau terkena tubuh tersebut tidak akan menimbulkan reaksi apapun. Biasanya, bokong yang gatal dan menimbulkan ruam terjadi karena paparan bahan kimia ataupun reaksi tubuh pada makanan yang Anda makan.

Ruam alergi yang menjadi penyebab pantat gatal punya ciri khusus. Misalnya, ruam terlihat bengkak atau menonjol, berwarna merah muda, dan bahkan berair. Terkadang ruam alergi ini susah dibedakan dengan ruam iritasi yang gejalanya berupa gatal dan sakit. Untuk diagnosis lebih lanjut apakah Anda mengalami gatal alergi atau tidak, segera periksa ke dokter.

  1. Folikulitis

Bokong yang gatal dan memiliki ruam seperti jerawat  biasa disebut sebagai "butt acne” atau “jerawat bokong”. Perlu diketahui, benjolan-benjolan mirip jerawat itu sebenarnya adalah infeksi pada akar atau folikel rambut, yang dikenal dengan sebutan folikulitis.

Pada kasus folikulitis akut, gatal dapat diatasi dengan membersihkan pantat pakai sabun antibakteri secara rutin. Namun, untuk kasus kronis atau berulang, dokter dapat menganjurkan Anda membersihkan benjolan gatal di bokong dengan benzoil peroksida.

Untuk mencegahnya kembali kambuh, jaga kulit bokong agar tetap bersih dan kering (terutama setelah berolahraga). Jangan lupa juga untuk mengenakan pakaian yang berbahan dasar katun untuk mempermudah udara keluar masuk ke kulit Anda.

Artikel lainnya: Kulit Gatal Bisa Tunjukkan Kondisi Kesehatan Anda

  1. Infeksi Jamur

Tahukah, Anda bokong juga bisa mengidap infeksi jamur? Bukan hanya vagina, bagian bokong Anda juga bisa terkena infeksi jamur sehingga menyebabkan rasa gatal yang parah.  Selain di kulit bokong, area lipatan selangkangan Anda juga bisa terkena, hal ini disebabkan karena jamur sifatnya menyebar.

Infeksi jamur pada kulit bokong sering disebabkan karena kebersihan buruk, kulit yang lembap, dan gesekan kulit saat tubuh bergerak. Infeksi jamur pada bokong sering digambarkan berupa ruam yang menggelembung menyerupai benjolan kecil berisi nanah, warnanya merah, gatal, dan lokasinya dekat lubang anus.

Bokong gatal karena infeksi jamur ini biasanya dapat diatasi dengan diperiksa oleh dokter dan diresepkan obat salep antijamur.

  1. Infeksi Cacing Kremi

Infeksi cacing kremi pada bagian anus bisa menyebabkan daerah bokong lainnya gatal parah. Perlu diketahui, cacing kremi ini bisa keluar dari lubang anus dan menanamkan telur di sela-sela lipatan kulit daerah bokong. Inilah yang menyebabkan bagian sekitar anus terasa gatal dan bawaanya bikin Anda mau garuk-garuk terus.

Untuk mendiagnosis kondisi cacing kremi, dokter akan melakukan tindakan swap atau pengambilan sampel dari permukaan kulit sekitar anus Anda. Setelah itu, sampel swap kulit  akan dilihat di bawah mikroskop guna menemukan parasit apa penyebab bokong terasa gatal.

Jika didiagnosis menderita cacing kremi, biasanya dokter akan memberikan obat berupa anti-parasit atau anti-cacing.

Bokong dan daerah sekitar anus terbilang memiliki permukaan kulit yang sensitif dan juga lembab. Maka dari itu segala jenis kelainan kulit yang berasal dari infeksi, inflamasi, dan alergi mudah sekali terjadi.

Usahakan untuk rutin menjaga kebersihan area bokong atau pantat. Jika ada keluhan dan pertanyaan tentang pantat yang gatal dan kemerahan, Anda bisa langsung segera konsultasi ke dokter. Untuk lebih mudah, Anda bisa ajukan pertanyaan lewat fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter.

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar