Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Kenapa Ada Orang yang Memiliki Fantasi Seks Ekstrem?

Fantasi memang bisa jadi “bumbu”. Tapi, kalau fantasi sex sudah berlebihan, hati-hati, itu justru jadi bumerang buat Anda dan pasangan!

Pola hubungan seks yang begitu-begitu saja kadang bikin jenuh. Itulah kenapa, terkadang, dibutuhkan fantasi seksual supaya hubungan makin menarik. Namun, momen ini bukan menyuruh seseorang untuk memiliki fantasi sex berlebihan, lho ya.

Apapun yang dilakukan secara berlebihan, itu akan menimbulkan efek buruk, baik bagi fisik maupun mental. Seorang hypersex hidupnya cenderung tak tenang. Sebab, ia selalu mencari cara untuk melakukan hubungan badan atau aktivitas seks lain, tanpa peduli kondisi.

Fantasi seksual itu sendiri merupakan khayalan mengenai adegan seksual yang memicu perasaan terangsang. Beberapa orang ada yang tetap menyimpannya sebagai “khayalan”. Tapi sisanya, ada pula yang berusaha ekstra untuk mewujudkan imajinasinya, seliar dan seekstrem apa pun itu. 

Artikel Lainnya: Viral Kasus Reynhard Sinaga, Ini Gangguan Mental yang Mungkin Diderita

Fantasi Seks, Normalkah?

Baik untuk pasangan yang sudah menikah ataupun belum, memiliki khayalan seksual merupakan hal normal.

Bahkan, bagi pasangan yang sudah menikah, fantasi tersebut dibutuhkan agar dapat mencapai puncak kepuasan seksual atau orgasme.

Fantasi erotis dapat diartikan sebagai lamunan menyenangkan untuk menjelajahi sisi kreatif seseorang berdasarkan hasrat seksual yang dimiliki. Kadang kala, fantasi ini terjadi karena sulit diwujudkan di dalam kehidupan nyata!

Meski demikian, tidak selamanya imajinasi nakal itu bisa dibilang normal. Dikatakan tidak normal, jika seseorang memaksa pasangannya untuk mewujudkan imajinasi seks tersebut. Misalnya, melakukan peran tertentu saat bercinta, tapi pasangan tidak mau.

Lain cerita apabila kedua belah pihak menyetujui untuk merealisasikan fantasi tersebut. Intinya, saat ada unsur pemaksaan dan menyakiti pasangan, itu bukan lagi bayangan seksual yang normal dan sehat.

Lantas, bagaimana jika Anda memiliki fantasi seks yang ekstrem? Adakah faktor-faktor tertentu yang menjadi penyebab fantasi ekstrim muncul di pikiran kita?

Artikel Lainnya: Hiperseks, Kenali Tanda-tandanya

1 dari 3 halaman

Penyabab Timbulnya Fantasi Seks Ekstrem

Seseorang yang punya fantasi sex berlebihan dapat bergairah hanya dengan melihat sebuah benda dan membayangkannya sebagai objek seksual.

Ini berbeda dengan hypersex disorder. Kondisi tersebut lebih kepada kelainan mental seksual menyimpang yang disebut fetish. Kata fetish berasal dari bahasa Portugis, “feitico”, yang artinya ‘daya tarik obsesif’.

Seperti disinggung sebelumnya, ini adalah kelainan seksual yang menyebabkan penderitanya menjadi bergairah akibat benda yang tidak hidup atau bagian tubuh yang sebenarnya tidak menggambarkan seksualitas.

Berdasarkan informasi dari The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders 5,  fetish dicirikan sebagai kondisi ketergantungan persisten dan berulang terhadap benda mati.

Orang yang mengalami kelainan ini juga fokus pada bagian tubuh yang spesifik (biasanya bukan bagian genital) untuk mencapai gairah seksual.

Artikel Lainnya: Berdampak Buruk bagi Mental, Ini 6 Tanda Kecanduan Nonton Film Porno

Beberapa contoh objek fetish, antara lain pakaian dalam, kaus kaki, sarung tangan, benda karet, pakaian dari bahan kulit, kaki, jari kaki, dan rambut.

Penderita fetish biasanya melakukan gerakan, seperti memegang, menggosok, merasakan, atau menghirup benda tersebut untuk mencapai kepuasan seksual.

Atau, mereka juga dapat meminta pasangan mereka untuk menggunakan objek tersebut ketika sedang bercinta!

Kelainan ini bisa mengganggu hubungan seksual dan hubungan sosial seseorang dengan orang lain. Itu karena, penderitanya hanya akan mencapai kepuasan jika berhadapan dengan benda atau bagian tubuh tertentu.

Kondisi ini lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita. Fetish termasuk dalam kelainan paraphilic secara umum, yaitu ketertarikan seksual yang intens pada benda atau orang di luar stimulasi genital.

Artikel Lainnya: Punya Fantasi Seksual, Normal atau Tidak?

Penyebab pasti dari munculnya kelainan ini masih belum diketahui. Namun, beberapa teori mencoba menjelaskan penyebab fetish dari dua masa, yaitu:

  • adanya pengalaman ketika masa kanak-kanak awal dengan objek yang berhubungan dengan gairah seksual;
  • adanya pengalaman saat masa kanak-kanak akhir atau remaja yang berhubungan dengan masturbasi atau pubertas.

Studi perilaku menemukan, penderita juga bisa menjadi korban atau pengamat dari perilaku seksual yang tidak pantas. Akibatnya, di masa sekarang, mereka meniru perilaku tersebut.

Meski demikian, diagnosis fetish hanya dapat ditegakkan jika fantasi nyeleneh ini menyebabkan tekanan pada diri sendiri dan gangguan dalam hubungan sosial, pekerjaan, serta fungsi kehidupan lainnya.

Kelainan ini biasanya sulit dikenali karena seksual sangatlah personal. Ketika sudah diketahui, sebaiknya perilaku fetish segera diobati. Misalnya, dengan terapi modifikasi perilaku (behaviour modification) dan cognitive behavior therapy (CBT) dari psikolog.

Artikel Lainnya: Ini yang Terjadi pada Wanita Straight yang Berubah Jadi Lesbian

2 dari 3 halaman

Bahaya Fantasi Seks Berlebihan

Ketahui juga bahwa pada dasarnya, fantasi erotis tidak membahayakan apabila hanya ada dalam khayalan dan Anda tidak berupaya untuk menyakiti orang lain.

Beberapa bentuk fantasi yang umum ditemui, antara lain berhubungan intim dengan beberapa orang, berhubungan dengan orang yang bukan suami atau istrinya, berhubungan dengan orang yang berjenis kelamin sama, dan lain sebagainya.

Khayalan yang tidak lazim memang bikin diri sendiri khawatir. Ya, kita suka bertanya-tanya, apakah itu normal atau tidak?

Hal ini bisa membuat Anda merasa ketakutan dan memunculkan tekanan mental pada diri sendiri. Jika hal ini terjadi, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut dengan ahli seperti psikolog atau psikiater.

Selain itu, bahaya dari imajinasi liar yang berlebihan lainnya ialah, kita jadi susah berkonsentrasi saat beraktivitas sehari-hari dan tak bisa mengendalikan diri.

Sekali lagi, saat ingin mewujudkan imajinasi seks, penting dicatat bahwa semua pihak yang berpartisipasi harus menyetujuinya tanpa paksaan.

Tanpa persetujuan semua pihak, bahaya fantasi seks ekstrim ini adalah, Anda justru melakukan tindakan kriminal alias Anda melakukan tindakan pemerkosaan!

Masalah seks memang banyak macamnya dan kerap bikin penasaran. Bila Anda masih punya pertanyaan seputar fantasi sex berlebih, hypersex disorder, fetish, atau kondisi lainnya, konsultasikan hal tersebut lewat fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter.

(AM/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar