Sukses

Coronavirus Dapat Menyebabkan 3 Penyakit Ini

Dunia dihebohkan dengan merebaknya infeksi penyakit coronavirus di Wuhan. Tahukah Anda, Coronavirus juga biang kerok penyebab berbagai penyakit lain?

Mungkin sebagian dari Anda sudah mendengar tentang infeksi penyakit coronavirus yang pertama kali merebak di Wuhan, Tiongkok. Ngerinya, virus yang kini sudah menyebar ke beberapa negara ini bukan hanya berbahaya, tapi juga mengancam nyawa!

Sampai berita ini ditulis, Kamis (23/1), otoritas Tiongkok mengungkapkan bahwa sejak Desember tahun lalu, virus ini sudah menjangkiti ratusan orang dan menewaskan 17 orang.

Sesuai namanya, infeksi ini disebabkan oleh virus bernama Coronavirus. Virus ini menyebabkan peradangan paru sehingga penderitanya akan mengeluhkan sesak napas, batuk, dan demam.

Artikel lainnya: Update Terbaru, Virus Corona Bisa Menular Antar-Manusia

1 dari 2 halaman

Penyakit Akibat Coronavirus

Akan tetapi, apakah Anda tahu bahwa virus ini sebenarnya juga dapat menyebabkan penyakit lainnya? Yuk, simak coronavirus menyebabkan penyakit apa saja.

  1. MERS

Middle East Respiratory Syndrome (MERS) adalah penyakit pernapasan virus yang disebabkan oleh Middle East Respiratory Syndrome coronavirus (MERS-CoV) yang pertama kali diidentifikasi di Arab Saudi pada 2012. Sebanyak 35% pasien yang terdata dengan infeksi ini meninggal dunia.

Spektrum dari infeksi MERS berkisar dari tidak ada gejala, gejala pernapasan yang ringan, tapi pada beberapa kasus bisa menyebabkan kematian.

Pasien akan mengeluh adanya demam, batuk, dan juga sesak napas. Penyakit yang berat dapat menyebabkan kegagalan pernapasan yang membutuhkan bantuan ventilator dan perawatan di unit perawatan intensif.

Virus ini dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah pada orang tua dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Orang-orang dengan penyakit kronis, seperti penyakit ginjal, kanker, penyakit paru-paru kronis, dan diabetes juga lebih rentan pada virus ini.

Artikel lainnya: Hati-hati Virus Corona, Ini Pertolongan Pertama untuk Mengatasinya

  1. SARS

Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) adalah infeksi paru yang pertama kali muncul pada November 2002 di Provinsi Guangdong, Tiongkok. SARS dapat menular dari orang ke orang. Penularan sepertinya terjadi terutama saat minggu kedua penyakit, di mana terjadi puncak ekskresi virus dalam sekresi pernapasan.

Gejala dari penyakit ini mirip penyakit influenza, di mana penderitanya akan mengeluh demam, sakit kepala, atau diare. Meskipun jadi gejala yang paling sering dilaporkan, demam terkadang tidak ada saat pemeriksaan awal, terutama pada pasien lansia dan yang tertekan sistem imunnya.

  1. Pneumonia Wuhan

Infeksi coronavirus yang terakhir terjadi di Wuhan, Tiongkok. Jenis coronavirus yang menyebabkan pneumonia di Wuhan pun berbeda dari yang sebelumnya ditemukan di Arab Saudi dan Guangdong.

Novel (baru) Coronavirus (nCoV) atau juga dikenal Wuhan Coronavirus adalah jenis baru yang belum diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Jenis inilah yang menyebabkan infeksi paru di Wuhan saat ini.

Penyakit ini pertama kali ditemukan di pasar makanan laut di daerah Wuhan. Awalnya, penyakit Coronavirus diduga hanya menyebar dari hewan ke manusia. Akan tetapi, penularan antara manusia baru-baru ini sudah dikonfirmasi.

Untuk mengetahui gejala coronavirus, biasanya pasien akan mengeluhkan demam, batuk, dan sesak napas. Pada infeksi yang berat, pasien akan merasa sesak napas yang parah sehingga mengancam nyawa. Sampai saat ini, belum ditemukan vaksin atau terapi khusus untuk infeksi paru ini.

Serem yah, melihat dampak dari infeksi penyakit coronavirus ini. Tapi jangan khawatir. Anda bisa menurunkan risiko tertular coronavirus dengan menerapkan pola hidup sehat. Ingatlah selalu untuk mencuci tangan. Hindari juga menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dicuci. Ikuti terus update terkait virus ini hanya di aplikasi KlikDokter!

[HNS/RPA]

0 Komentar

Belum ada komentar