Sukses

Apa Psoriasis Bisa Disembuhkan dengan Terapi Cahaya?

Psoriasis dikenal sebagai kelainan kulit yang terbilang cukup sering kambuh. Namun benarkah penyakit psoriasis bisa disembuhkan dengan terapi cahaya?

Orang yang mengidap penyakit psoriasis biasanya akan mengalami rasa malu karena kondisi sisik kemerahan di beberapa bagian kulitnya. Terkadang, psoriasis menyebabkan rasa gatal parah sehingga timbul rasa tidak nyaman saat kambuh. 

Namun beberapa penelitian mengatakan, bahwa gejala penyakit psoriasis bisa mereda dengan menggunakan terapi cahaya? Benarkah demikian?

Sekilas tentang Penyakit Psoriasis

Psoriasis adalah kondisi kelainan yang dapat menyebabkan pergantian sel-sel kulit sepuluh kali lipat lebih cepat dari biasanya. Psoriasis ini sifatnya penyakit autoimun dan kronis (berlangsung lama). 

Pada orang psoriasis, kulitnya akan terdapat bercak merah disertai sisik putih, biasanya disebut sebagai plak. Psoriasis ini dapat tumbuh di area tubuh mana saja, tetapi sebagian besar muncul di kulit kepala, siku, lutut, dan punggung bagian bawah. Terkadang plak psoriasis juga dapat membesar menutupi sebagian besar tubuh.

Psoriasis tidak bisa ditularkan dari orang ke orang, namun bisa menurun atau didapat dari keturunan keluarga yang punya kondisi serupa (genetik). Tubuh yang terkena psoriasis seringkali mengalami rasa sakit dan gatal parah karena iritasi. 

Sampai saat ini, belum ditemukan obat untuk mengobati psoriasis. Akan tetapi, dokter dapat memberikan obat resep untuk mengatasi gejala yang dirasakan. Misalnya untuk meringankan rasa gatal di kulit, bisa pakai obat topikal dan oral, dan terapi cahaya. 

Beberapa peneliti mengklaim bahwa terapi cahaya dapat membantu mengobati gejala dari psoriasis tersebut.

Artikel lainnya: 3 Penyebab Penyakit Autoimun yang harus Diwaspadai

1 dari 3 halaman

Apa itu Terapi Cahaya?

Terapi cahaya adalah salah satu perawatan untuk mengobati kondisi dari jerawat hingga luka kronis yang menetap seperti psoriasis. Berikut adalah beberapa jenis terapi cahaya untuk mengatasi gejala psoriasis:

1. Sinar ultraviolet B (UVB)

  • UVB Fototerapi

Terapi cahaya UVB akan dilakukan di bawah sinar matahari alami. Cahaya  UVB akan menembus kulit dan memperlambat pertumbuhan sel kulit yang terkena plak. 

Terapi cahaya UVB dapat membersihkan plak psoriasis lebih cepat dan mencegah gejala kambuh lebih lama. Biasanya, terapi ini digunakan untuk psoriasis bagian tangan dan kaki. 

Untuk terapi UVB, nanti Anda akan dijadwalkan secara rutin setiap minggunya.  Perawatan ini dilakukan di rumah sakit atau klinik dengan unit fototerapi.

  • Fototerapi UVB di Rumah

Pada beberapa kasus, ada juga pasien psoriasis yang diperbolehkan dokter terapi cahaya UVB sendiri di rumah. Akan tetapi, Anda harus melakukan terapi cahaya tersebut secara rutin, sesuai jadwal yang diberikan dokter.

Pasien juga perlu melakukan pemeriksaan rutin ke dokter untuk didiagnosis hasil terapinya. Selain itu, semua peralatan terapi cahaya yang digunakan di rumah biasanya memerlukan resep dan rekomendasi dari dokter.

  • Laser Excimer

Laser excimer adalah terapi cahaya yang digunakan untuk mengobati plak psoriasis lokal. Untuk melakukannya, sinar UVB dengan intensitas tinggi akan dipancarkan pada area kulit yang terkena psoriasis tingkat ringan sampai sedang. 

Penelitian menunjukkan, bahwa terapi cahaya laser excimer cukup efektif untuk meredakan psoriasis kulit bagian kepala. Namun, belum ada data valid yang menunjukkan bahwa apakah terapi ini ampuh mencegah psoriasis kambuh kembali atau tidak. 

Artikel lainnya: 7 Tips Merawat Kulit Psoriasis

2. Sinar Matahari Alami

Dikutip dari National Psoriasis Foundation, beberapa ahli kulit merekomendasikan pasien psoriasis untuk terapi cahaya sinar matahari alami setiap hari. Para pasien disarankan untuk “berjemur” sekitar 5 sampai 10 menit pada siang hari. 

Hal ini harus dilakukan secara bertahap, misalnya mulai per 30 detik di hari pertama. Jika tidak ada gejala kambuh yang signifikan, Anda bisa menambah jam berjemur menjadi 1 menit, dan seterusnya. 

Penting juga untuk pakai sunscreen atau tabir surya pada kulit yang tidak terdapat plak psoriasis. Ini berguna untuk mencegah kulit terbakar dan risiko kanker

Ingat, jangan berlebihan atau kelamaan berjemur. Sinar matahari tetap dapat menyebabkan bahaya pada kulit Anda.

3. Psoralen + UVA (PUVA)

Sinar UVA atau ultraviolet A dianggap tidak terlalu efektif untuk mengobati psoriasis. Namun dokter menemukan bahwa sinar UVA bisa bekerja maksimal jika digunakan berbarengan dengan psoralen, yaitu obat kepekaan terhadap cahaya. Proses terapi cahaya ini biasa disebut sebagai PUVA.

Terapi cahaya PUVA memperlambat pertumbuhan sel kulit berlebih dan dapat menghilangkan gejala psoriasis selama beberapa waktu. Ada beberapa kondisi psoriasis yang direkomendasikan untuk diobati pakai PUVA.

Antara lain pada psoriasis plak stabil, psoriasis guttate, serta psoriasis pada bagian telapak tangan dan telapak kaki.

Penting untuk diingat bahwa terapi PUVA dilakukan dengan dosis tinggi dan hanya bisa dilakukan oleh dokter ahli psoriasis. Maka untuk mencoba terapi ini, Anda disarankan untuk konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. 

2 dari 3 halaman

Jadi, Apakah Terapi Cahaya untuk Psoriasis Efektif?

Dikutip dari Health News, dr. Jessica Kaffenberger, dosen dermatologi di The Ohio State University Wexner Medical Center mengatakan, bahwa setidaknya ada 75 persen pasien psoriasis yang kondisi psoriasisnya membaik dengan terapi cahaya. 

Meski membaik, hal tersebut bukan berarti sembuh total, ya. Perlu diingat lagi, psoriasis belum ada obat patennya. Namun, Anda bisa mengobati gejalanya jika konsultasi dan mendapatkan treatment terapi cahaya di dokter. 

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang pengobatan psoriasis dan terapi cahaya, silahkan konsultasi langsung dengan dokter lewat fitur Tanya Dokter di Aplikasi KlikDokter. 

(OVI/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar