Sukses

Perhatikan Ini Sebelum Memberikan Si Kecil Air Minum

Di balik pentingnya peran air minum pada Si Kecil, ada hal-hal yang patut diwaspadai demi menjaga kesehatan tubuhnya. Apa saja?

Kecukupan air minum adalah salah satu syarat mutlak untuk menjaga kesehatan tubuh Si Kecil. Namun tahukah Bunda bahwa sumber air minum yang tidak terjamin kebersihannya mampu menjadi ancaman bagi kesehatan dan tumbuh kembang Si Kecil?

Bunda pasti tahu bahwa tiap-tiap wilayah di Indonesia memiliki sumber air minum yang berbeda-beda. Di perkotaan seperti Jakarta, sebagian besar penduduknya mungkin sudah dapat mencukupi kebutuhan air dari keran yang telah melalui proses pengolahan berlapis.

Berbeda dengan sebagian wilayah Indonesia lainnya. Tidak sedikit yang masih menggunakan sumur atau pompa dengan air yang bersumber dari tanah. Bahkan di daerah pedalaman, masih cukup banyak ditemui penduduk yang mengandalkan laut, sungai, atau danau sebagai sumber mata air.

Apa pun jenis sumber air yang digunakan, hal pertama yang harus diperhatikan adalah kebersihan. Apalagi, bila air tersebut hendak diolah dan digunakan Si Kecil untuk minum.

Faktanya, Si Kecil masih belum memiliki daya tahan tubuh yang sempurna. Apabila air minum yang dikonsumsi tidak berasal dari sumber terjamin, dirinya lebih berisiko untuk mengalami penyakit infeksi.

Pada penduduk yang mengandalkan air tanah, misalnya, Bunda harus memastikan sumber air atau sumur terletak cukup jauh dari septic tank atau tempat pembuangan sejenis.

Jika jaraknya terlalu dekat, salah satu yang jadi ancaman adalah kontaminasi bakteri E. Coli atau Salmonella typhi. Kedua jenis bakteri ini dapat menyebabkan diare, gangguan saluran cerna hingga demam tifoid, jika masuk ke dalam tubuh Si Kecil.

Hal yang sama juga berlaku untuk masyarakat yang masih mengandalkan air laut, danau dan sungai. Ini karena sumber perairan tersebut sangat mudah terkontaminasi polusi, misalnya oleh limbah industri atau pabrik.

Sumber air yang terkontaminasi logam berat seperti merkuri akibat terpapar limbah industri sangat mungkin merusak kerja berbagai organ tubuh jika dikonsumsi. Pada Si Kecil, kondisi paparan merkuri pada tubuh bisa mengganggu proses tumbuh kembang.

Lantas, apa yang mesti dilakukan agar Si Kecil hanya mengonsumsi air minum dari sumber air yang aman dan terpercaya?

Air Minum Terbaik untuk Si Kecil

Supaya air yang digunakan untuk minum sepenuhnya aman, berikut beberapa hal yang perlu benar-benar diperhatikan:

  • Bagi Bunda yang menggunakan air tanah, pastikan tempat pembuangan atau septic tank terletak cukup jauh dari sumber air.
  • Jika Bunda menggunakan sumber air permukaan, seperti dari laut, sungai atau danau, pastikan sumber perairan jauh dari pabrik atau industri sejenis dan berada di wilayah yang terjaga kebersihannya.
  • Periksa kondisi fisik air. Pastikan air berwarna jernih, tidak ada serpihan benda asing, tidak berbau, dan tidak mengandung endapan.
  • Rebus air hingga mendidih sempurna setiap kali akan digunakan sebagai air minum.
  • Perhatikan tempat penyimpanan air minum. Bersihkan secara berkala dan tutup rapat untuk menghindari kontaminasi.

Untuk memperkecil risiko Si Kecil terkena beragam masalah kesehatan, Anda dan keluarga bisa memanfaatkan air bebas mineral dari Morinaga Heiko+ Water.

Merupakan salah satu inovasi dari Morinaga Research Center Jepang yang sudah berpengalaman lebih dari 100 tahun untuk mendukung keluarga, Morinaga Heiko+ Water adalah air minum dalam kemasan yang praktis dan bebas kandungan mineral.

Morinaga Heiko+ Water bersifat steril dan higienis, karena melalui delapan tahapan proses sebelum dikemas ke dalam botol bebas BPA. Oleh karena itu, Morinaga Heiko+ Water dapat dijadikan pilihan untuk Si Kecil sebagai air yang melarutkan makanan (susu, bubur), juga sebagai sumber air minum keluarga.

Kebersihan dan keamanan harus jadi yang utama, termasuk dalam hal air minum. Jangan biarkan Si Kecil minum dari sumber air yang tidak terjamin. Lebih baik berikan Morinaga Heiko+ Water yang terbukti aman dan terjamin mutunya. Dengan Morinaga Heiko+ Water, diharapkan tumbuh kembang si Kecil akan terus optimal.

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar