Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Benarkah Anak dengan Penyakit Asma Lebih Berisiko Terkena Infeksi Paru?

Benarkah Anak dengan Penyakit Asma Lebih Berisiko Terkena Infeksi Paru?

Ada penelitian yang menemukan bahwa anak yang punya penyakit asma lebih rentan mengalami infeksi paru. Penasaran, bagaimana mekanismenya?

Asma adalah penyakit yang makin lama makin tinggi prevalensinya pada anak-anak. Tak hanya itu, anak yang punya penyakit asma dikatakan lebih membuatnya berisiko terkena infeksi paru. Bagaimana fakta medisnya?

1 dari 3 halaman

Asma: Penyebab, Gejala, dan Risikonya

Asma adalah penyakit jangka panjang pada saluran pernapasan yang ditandai dengan penyempitan dan peradangan saluran napas. Akibat penyakit asma, timbul rasa sesak dan kesulitan bernapas.

Kemunculan asma dipicu oleh beragam pencetus (alergen), seperti debu, tungau, serbuk sari, suhu dingin, infeksi saluran napas, aktivitas yang terlalu berat, emosi, dan lain-lain.

Alergen lantas dapat mencetuskan reaksi peradangan di saluran napas dan paru-paru, yang dapat menyebabkan penyempitan pada saluran napas dan mengganggu aliran udara yang keluar. 

Akibatnya, terjadilah sesak napas dan kesulitan bernapas.

Artikel lainnya: Kenali 6 Penyebab Asma yang Bisa Menyerang Anda

Gejala asma bervariasi dari ringan hingga berat. Gejala yang umum terjadi di antaranya adalah batuk, sesak napas, dan mengi (napas berbunyi).

Asma yang berat dapat berpotensi menimbulkan gangguan pada aktivitas tidur anak, membuatnya lelah dan lemas karena sulit tidur, serta dapat menurunkan kualitas hidup termasuk performanya di sekolah.

Bahkan, serangan asma yang berat berisiko mengancam nyawa apabila tidak diberikan pertolongan yang cepat dan tepat.

Penyebab penyakit asma hingga kini belum diketahui pasti. Namun, telah ditemukan beberapa faktor risiko yang berperan dalam kemunculan asma pada anak, yaitu: 

  • Riwayat alergi pada anak
  • Riwayat alergi atau asma di keluarga
  • Menderita infeksi saluran pernapasan pada usia yang sangat muda
  • Paparan polusi di lingkungan seperti asap rokok dan polusi udara lainnya
2 dari 3 halaman

Salah Satu Akibat Penyakit Asma Membuat Anak Rentan Terkena Infeksi Paru?

Selain risiko dari penyakit asma yang telah disinggung sebelumnya, ada sebuah penelitian yang menemukan bahwa anak yang menderita asma lebih rentan mengalami infeksi paru.

Penelitian yang melibatkan 123 studi tersebut mengungkapkan bahwa anak yang menderita asma 90 persen lebih rentan terkena infeksi paru-paru dibandingkan dengan anak-anak lain yang tidak memiliki penyakit tersebut. 

Infeksi paru-paru yang dimaksud terutama adalah yang disebabkan oleh infeksi bakteri pneumokokus.

Artikel lainnya: Pertolongan Tanpa Obat Saat Asma Kambuh Mendadak

Penelitian yang dikepalai oleh dr. Jose Castro-Rodriguez ini juga menyebut, risiko tetap tinggi meski anak-anak dengan asma tersebut sudah mendapatkan vaksinasi pneumokokus (PCV).

Tim peneliti menduga, terjadi penurunan sistem kekebalan tubuh pada lapisan saluran napas (terutama di daerah faring atau pangkal lidah) akibat paparan obat kortikosteroid semprot yang biasa dipakai untuk mengontrol gejala asma.

Untuk mengatasi risiko ini, American Academy of Pediatrics merekomendasikan anak usia 2 tahun ke atas yang memiliki asma mendapatkan dosis vaksinasi PCV 23 tambahan, selain dari 4 dosis PCV 13 yang telah diberikan saat bayi.

Meski ada rekomendasi tersebut, tetapi implementasinya memerlukan penelitian lebih lanjut dengan jumlah subjek yang lebih besar.

Bisakah Asma Dicegah?

Pada sebagian besar anak yang memiliki gejala asma ringan hingga sedang, umumnya asma akan berangsur menghilang saat ia beranjak remaja atau dewasa. Namun, sayangnya pada sebagian kecil anak yang punya asma berat, mereka bisa terus mengidapnya hingga dewasa.

Asma memang tidak bisa disembuhkan, tetapi bisa dicegah kekambuhannya. Karenanya, orang tua harus mengetahui apa pencetus asma anak agar ia tak terpapar alergen.

Jauhkan pula anak dari paparan polutan seperti asap rokok, asap kendaraan bermotor, dan polutan lainnya.

Bila anak mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, upayakan untuk menurunkan berat badannya dengan membatasi makanan dan minuman yang tinggi kalori, gula, dan lemak. Anak juga mesti aktif bergerak atau berolahraga agar tubuhnya tetap fit, termasuk  melatih pernapasan dan paru-parunya.

Menurut penelitian, salah satu akibat penyakit asma pada anak adalah lebih tingginya risiko ia mengalami infeksi paru. Karenanya, orang tua mesti berperan aktif mencegah kekambuhan serangan asma anak. Satu hal lagi, rutinlah konsultasi dan kontrol ke dokter agar kualitas hidup anak selalu terjaga. Hidup sehat dengan asma, bisa, kok!

(RN/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar