Sukses

Mengapa Keseimbangan pH Kulit Itu Penting?

Jangan pernah abaikan keseimbangan pH kulit Anda! Saat kadarnya terlalu tinggi atau rendah, bakal muncul sejumlah masalah. Apa saja, sih?

Pastinya, Anda menginginkan kulit lembut, bersinar, dan indah. Hal inilah yang menyebabkan Anda mencoba sejumlah produk kecantikan. Padahal, ada yang bilang salah satu cara menjaga kesehatan kulit adalah menjaga keseimbangkan pH. Benarkah?

Keseimbangan pH (potential hydrogen) ternyata tak melulu berkaitan dengan kondisi daerah genital (kelamin) seseorang. Kulit Anda secara umum juga memiliki kadar pH yang akan memberikan pengaruh pada kesehatannya.

1 dari 3 halaman

Pentingnya Menjaga Keseimbangan pH Kulit

Keseimbangan pH tubuh Anda adalah tingkat asam dan basa yang ideal agar tubuh tetap berfungsi dengan baik. Skala pH ini berkisar dari 1-14, dengan angka 7 dianggap "netral".

Angka yang lebih rendah dari 7 bersifat asam, sedangkan yang lebih tinggi dari 7 dianggap basa atau alkali. Untuk kulit, skala pH cenderung sedikit lebih luas, dengan tingkat keasaman berkisar 4-7.

Artikel Lainnya: Fakta tentang pH Vagina yang Perlu Diketahui Wanita

Namun, para ahli dermatologi sepakat kalau angka 5,5 menjadi tingkat pH yang paling ideal. Dengan menjaga keseimbangan pH di angka ini, kulit dapat memerangi mikroba berbahaya dan merusak radikal bebas yang dapat mempercepat proses penuaan.

Selain itu, dengan pH kulit normal, Anda akan memiliki kelembapan alami sehingga bisa berfungsi dengan baik.

2 dari 3 halaman

pH Kulit Bisa Bervariasi

Meski demikian, tingkat pH kulit bisa bervariasi, tergantung areanya. Daerah yang jarang terpapar udara karena lebih sering tertutup, seperti bokong, ketiak, dan genital, cenderung mempertahankan keasaman alaminya.

Namun, lain halnya dengan area wajah, dada dan tangan, yang cenderung lebih basa. Penyebabnya, area-area kulit tersebut lebih banyak terpapar oleh unsur atau zat di lingkungan sekitar tubuh.

Faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi pH kulit termasuk beberapa hal ini.

  • Jerawat.
  • Polusi udara.
  • Produk antibakteri.
  • Perubahan musim, dengan tingkat kelembapan yang berbeda.
  • Produk kosmetik.
  • Sabun detergen.
  • Gel antibakteri.
  • Sebum/kelembapan kulit Anda.
  • Keringat.
  • Air yang Anda gunakan di rumah.
  • Paparan sinar matahari.
  • Terlalu sering mencuci permukaan kulit.

Artikel Lainnya: Cara Mudah Merawat Kulit agar Tetap Kencang dan Sehat

Agar hal-hal di atas tidak terlalu memengaruhi keseimbangan pH kulit Anda, ada beberapa usaha yang dapat dilakukan. Berikut ini beberapa caranya.

  • Gunakan Sabun Pembersih yang Lembut

Penggunaan sabun pembersih sangat berpengaruh pada tingkat pH Anda. Semakin pembersih wajah Anda, bersifat alkali, semakin banyak iritasi kulit yang mungkin akan timbul.

Jika bahan sabun pembersih lebih bersifat asam, Anda dapat membantu memerangi jerawat. Sebagai informasi, jerawat dapat hilang setelah tingkat pH kulit mencapai di bawah 6.

Di sisi lain, lebih banyak bahan perawatan kulit berbasis alkali justru dapat membantu menjaga kulit dalam kondisi khusus, seperti eksem dan psoriasis.

  • Gunakan Toner Wajah

Toner kulit dapat membantu menetralkan tingkat basa kulit yang tersisa. Hal ini juga dapat memengaruhi kadar pH optimal kulit Anda.

  • Lanjutkan dengan Pelembap

Jangan lewatkan pelembap dalam perawatan kulit harian Anda! Ada beberapa jenis pelembap yang dapat digunakan, seperti minyak, losion, gel, dan krim. Anda bisa menyesuaikan jenis mana yang paling pas dengan tipe kulit.

  • Pengelupasan kulit (eksfoliasi)

Menurut dokter ahli, melakukan pengelupasan kulit dengan lembut seminggu sekali bisa berdampak baik untuk kesehatan kulit secara umum. Prosedur ini dapat dibantu dengan bahan-bahan alami, chemical peel, dan mikrodermabrasi.

Konsultasikan dengan dokter kulit tentang opsi perawatan yang bisa digunakan sesuai karakter kulit Anda.

Itulah alasan mengapa keseimbangan pH kulit wajib dijaga. Agar pH kulit normal tetap terjaga, sangat penting untuk memilih produk perawatan kulit yang tepat. Kalau bingung, Anda bisa menanyakan hal ini pada dokter via Live Chat.

[HNS/AYU]

0 Komentar

Belum ada komentar