Sukses

Musim Hujan Bikin Anda Rentan Kena Penyakit Ini

Ada beberapa penyakit yang jadi lebih mudah menyerang Anda saat musim hujan. Penyakit apa saja itu?

Perubahan lingkungan yang terjadi pada saat musim hujan ternyata dapat menyebabkan Anda lebih rentan terkena berbagai penyakit. Sebab, sistem kekebalan tubuh Anda turut dipengaruhi oleh cuaca dan musim hujan bisa membuatnya jadi melemah.

Lalu, mengapa bisa begitu dan penyakit apa saja yang rentan menyerang saat musim hujan?

Mengapa Tubuh Lebih Rentan Terkena Penyakit Saat Musim Hujan?

Tubuh manusia dilindungi oleh sistem kekebalan tubuh yang kompleks. Sistem pertahanan ini dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk yang dari dalam maupun dari luar tubuh.

Faktor yang berasal dari dalam tubuh, contohnya adalah genetik, asupan nutrisi, dan hormon. Sedangkan faktor yang datang dari luar tubuh, contohnya adalah kebiasaan cuci tangan yang kurang dan faktor lingkungan.

Cuaca seperti hujan sendiri merupakan salah satudari faktor lingkungan yang dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Ketika musim hujan, suhu udara akan menjadi lebih dingin dan kondisi lingkungan akan menjadi lebih lembap. Hal ini dapat membuat sistem kekebalan tubuh melemah.

Menurut sebuah studiyang dipublikasikan di jurnal Nature Communications, sistem kekebalan tubuh manusia dipengaruhi oleh genetik. Nah, ketika terjadi perubahan cuaca, terjadi juga perubahan ekspresi genetik yang akan memengaruhi sistem kekebalan tubuh seseorang.

Akan tetapi, selain berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh Anda, perubahan kondisi lingkungan akibat musim hujan juga membuat berbagai penyebab penyakit seperti bakteri, virus, dan jamur jadi lebih mudah berkembang biak.

1 dari 2 halaman

Penyakit-penyakit yang rentan menyerang pada musim hujan

Berikut ini adalah beberapa penyakit yang rentan menyerang Anda saat musim hujan:

  1. Batuk dan pilek

Mungkin ini adalah penyakit yang akan paling sering menyerang Anda saat musim hujan.Penyebabnya adalah infeksi virus seperti influenza, rhinovirus, dan lainnya.

 Virus ini mudah ditularkan melalui bersin atau batuk penderitanya.

Batuk dan pilek biasanya akan sembuh dengan sendirinya, tanpa memerlukan obat. Penderitanya juga bisa mengonsumsi vitamin untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Namun, jika sudah menunjukkan terjadinya infeksi bakteri, Anda akan membutuhkan konsumsi antibiotik.

  1. Demam berdarah dengue

Demam dengue atau demam berdarah dengue (DBD) juga sering terjadi ketika musim hujan. Penyakit ini disebabkan virus dengue yang dibawa nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini berkembang biar di genangan air, di mana saat musim hujan akan muncul di banyak tempat.

Penyakit DBD memiliki gejala seperti demam tinggi, nyeri pada belakang mata, nyeri diseluruh tubuh, bintik-bintik merah pada tungkai, serta perdarahan seperti mimisan atau dari gusi. Jika sudah parah, penderita DBD harus dirawat di rumah sakit.

  1. Demam tifoid

Demam tifoid atau tifus disebabkan infeksi bakteri Salmonellatyphi. Bakteri ini dapat menginfeksi sistem pencernaan Anda melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi.

Di musim hujan, makanan dan minuman akan lebih mudah terkontaminasi bakteri, terutama pada tempat makan yang tidak terlindungi. Sebaiknya hindari jajan sembarangan dan mengonsumsi makanan yang tidak terjamin kebersihannya.

Beberapa gejala tifus, antara lain adalah demam yang bisa berlangsung hingga seminggu, diare atau justru konstipasi, lemas, nyeri kepala, dan tidak nafsu makan. Pengobatan tifus memerlukan antibiotik dan terkadang juga butuh perawatan di rumah sakit.

  1. Malaria

Sama seperti DBD, malaria juga disebabkan nyamuk, yaitu jenis Anopheles. Selain itu, nyamuk Anopheles juga berkembangbiak di genangan air, sehingga akan semakin banyak saat musim hujan.

Biasanya, gejala malaria berupa demam, nyeri otot, dan menggigil. Malaria juga dapat menyebabkan anemia, sehingga penderitanya akan menjadi lemas dan pucat.

Pengobatan malaria adalah dengan obat pembunuh parasit, seperti artemisinin dan piperaquine. Namun ingat, hindari mengonsumsi obat ini tanpa pengawasan dokter karena dapat menyebabkan resistensi.

  1. Diare

Di musim hujan, kondisi udara menjadi lebih lembap dan banyak genangan air yang terbentuk. Hal ini menyebabkan bakteri, virus, dan parasit penyebab diare jadi semakin mudah mengontaminasi makanan dan minuman. Jadi, jangan heran jika Anda akan lebih sering terserang diare pada musim hujan.

Sayangnya, kondisi diare cukup sering diremehkan. Padahal, penyakit ini bisa sangat berbahaya jika dibiarkan, bahkan hingga mengancam jiwa karena dapat menyebabkan dehidrasi parah pada penderitanya.

Biasanya, diare ditangani dengan pemberian cairan untuk mengobati dehidrasi. Jika penyebabnya adalah bakteri, penderita diare juga bisa diberikan antibiotik.

Oleh sebab itu, penting untuk selalu menjaga sistem kekebalan tubuh Anda agar bisa selalu bekerja optimal dalam menghadang serangan berbagai penyebab penyakit.

Itulah deretan penyakit yang rentang menyerang Anda saat musim hujan. Agar tidak mudah terserang, bekali selalu sistem kekebalan tubuh Anda dengan asupan yang bergizi seimbang dan kaya vitamin. Selain itu, bersihkan selalu lingkungan Anda agar tidak menjadi tempat yang nyaman bagi berkembang biaknya berbagai penyebab penyakit.

[MS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar