Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Heboh Pembunuhan Hakim Jamaludin, Apakah Istrinya Psikopat?

Heboh Pembunuhan Hakim Jamaludin, Apakah Istrinya Psikopat?

Pembunuhan hakim Jamaludin akhirnya terungkap. Ia dibunuh oleh istrinya sendiri. Benarkah istrinya punya ciri-ciri sebagai psikopat?

Pembunuhan Hakim Jamaludin menyita perhatian masyarakat karena dilakukan oleh sang istri, Zuraida Hanum. Ditangkap dari berbagai kamera, istrinya sempat ikut sedih dan menangis setelah jenazah sang suami ditemukan. Belakangan, sikap sedihnya diketahui sebagai manipulasi untuk menutupi kejahatannya. Bisakah Zuraida disebut psikopat?

Hakim Jamaludin Dibunuh Istrinya yang Diduga Psikopat

 

Kematian Hakim Jamaludin sempat menghebohkan publik karena cara meninggalnya cukup tragis. Ia ditemukan tewas di mobil miliknya di area kebun sawit Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Jumat (29/11).

Pihak kepolisian sempat kesulitan mengungkap motif pembunuhan dan pembunuhnya. Sempat diduga ada yang ‘tidak senang’ dengan Jamaludin yang bertugas sebagai hakim dengan banyak masalah hukum yang ditanganinya.

Belakangan, diungkap bahwa otak pembunuhan dilakukan oleh istrinya sendiri, Zuraida Hanum. Ia terbukti menugaskan dua orang sebagai pembunuh bayaran. Sontak publik terkejut setelah polisi menetapkan sang istri sebagai tersangka. Pasalnya, Zuraida terlihat sangat histeris sewaktu jenazah ditemukan. 

Akhirnya publik tahu bahwa aksi pura-pura sedihnya hanya dilatari oleh kepentingan mengacaukan alibi. Aktingnya sangat meyakinkan sampai polisi sempat tak terpikirkan bahwa pembunuh hakim Jamaludin ternyata orang terdekat.

Artikel lainnya: Kenali Perbedaan Pribadi Psikopat dan Sosiopat

1 dari 2 halaman

Benarkah Zuraida Punya Ciri-ciri psikopat?

Apa yang dilakukan Zuraida adalah manipulasi kenyataan, yang mana termasuk dalam ciri-ciri psikopat. Dilansir dari situs Psychology Today, seorang psikopat biasanya memiliki ciri–ciri berikut ini:

  • Tidak peduli, tidak berempati dan berhati dingin.
  • Memiliki emosi yang dangkal, tidak memiliki rasa malu atau perasaan bersalah.
  • Tidak bertanggung jawab atas perbuatan yang dilakukan, serta cenderung menyalahkan orang lain atas perbuatan yang telah dilakukan.
  • Sering berkata bohong atau manipulasi.
  • Sangat percaya diri dan senang menjadi pusat perhatian.
  • Bersikap egois dan egosentris.
  • Tidak mampu merencanakan masa depan.
  • Bersikap atau bertindak kasar.

Dari semuanya itu, manipulasi paling sering dilakukan oleh seorang psikopat. Melihat tanda-tanda itu, apakah Zuraida bisa disebut sebagai psikopat?

Artikel lainnya: Penyebab dan Faktor Risiko Seseorang Menjadi Psikopat

Menurut Ikhsan Bela Persada, M.Psi., Psikolog dari KlikDokter, melihat apa yang dilakukan istri hakim Jamaludin memang ada kecenderungan ke arah sana, yaitu kepribadian psikopat. Hanya saja, semua butuh pemeriksaan lanjutan.

"Bisa jadi (psikopat), itu kalau dilihat dari manipulasi yang dilakukannya seperti pura-pura menangis, bersedih, tapi ternyata dia otak pembunuhannya. Nah, itu berarti ada hal yang ditutup-tutupi agar tidak ketahuan aslinya seperti apa. Itu kan salah satu ciri dari psikopat yakni manipulasi emosinya sendiri," ujar Ikhsan. 

"Kalau untuk memastikan apakah ia psikopat atau tidak, harus ada pemeriksaan mental lanjutan. Cuma kalau dari kriterianya dan untuk suatu tujuan tertentu ia berani menyewa pembunuh, itu berarti dia punya ciri impulsif," lanjutnya.

Ikhsan menjelaskan bahwa salah satu ciri psikopat adalah impulsif, yang artinya tidak berpikir panjang dari dampak yang ia lakukan. Rela menghabisi nyawa orang lain adalah satu yang bisa dilakukan oleh para psikopat.

Masih menurut Ikhsan, sebenarnya manusia dalam dirinya punya sifat agresi. Berdasarkan pengertian secara psikologi, agresi diartikan sebagai perasaan marah atau tindakan kasar akibat kekecewaan ketika gagal mencapai kepuasan atau tujuan tertentu.

"Perlu diketahui juga, setiap orang punya kecenderungan bersifat agresi. Tapi yang membedakannya adalah cara mengontrolnya, apakah ditahan dalam diri atau menunjukkan kepada orang lain," jelas Ikhsan.

Hanya saja, tidak semua orang berarti memiliki sifat psikopat dalam dirinya. Satu hal yang perlu diketahui, setiap orang punya gangguan tapi tak mesti psikopat, bisa saja skizofrenia.

"Sebenarnya setiap manusia punya gangguan, tapi tidak selalu psikopat. Artinya orang punya kecenderungan gangguan masing-masing yang berbeda. Kalau orang punya sifat agresi ia ada potensi atau kemungkinan psikopat," pungkasnya.

Sikap manipulasi istri Hakim Jamaludin membuka mata banyak orang bahwa orang sangat bisa menyembuhkan sifat aslinya. Tapi, apakah Zuraida sudah pasti psikopat? Perlu ada tes untuk memastikan diagnosis tersebut. Untuk mengetahui gejala gangguan mental atau yang orang lain alami, Anda bisa konsultasi langsung dengan psikolog lewat Live Chat di aplikasi KlikDokter.

(OVI/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar