Sukses

Hati-Hati, Sering Eyelash Extension Picu Kutu Bulu Mata

Eyelash extension kian marak di kalangan wanita demi memiliki bulu mata memikat. Namun, kalau penggunaannya terlalu sering, bisa picu kutu bulu mata. Kok bisa?

Agar terlihat lebih ‘hidup’, riasan mata selalu menjadi andalan setiap wanita. Namun, kalau tiap pergi harus repot memakai bulu mata palsu atau maskara, pasti cukup menguras waktu! Eyelash extension akhirnya jadi solusi.  

Kini, metode ekstension bulu mata sering menjadi pilihan utama bagi para wanita karena berbagai kemudahan yang ditawarkan. Bulu mata dapat langsung terlihat cantik, bahkan saat baru bangun tidur.

Namun, banyak hal yang harus diperhatikan ketika ingin menyambung bulu mata. Bila terlalu sering dan tidak hati-hati, akan muncul efek yang tidak diinginkan dari memakai eyelash extension.

Beberapa efek samping pakai eyelash extension dapat berupa kerontokan hingga kebotakan pada bulu mata. Anda tentu tidak mau mengalaminya, bukan?

Wanita yang menggunakan eyelash extension juga sering merasa kesulitan dalam membersihkan daerah sekitar mata. Hal ini dapat memicu timbulnya berbagai infeksi, termasuk kutu bulu mata.

1 dari 3 halaman

Eyelash Extension Memicu Kutu Bulu Mata?

Mengapa eyelash extension bisa menjadi penyebab munculnya kutu di bulu mata? Saat menggunakan ekstension bulu mata, kadang sulit untuk membersihkan bulu mata dengan baik. Kotoran pun tidak terangkat sempurna.

Artikel Lainnya: Extension Bulu Mata Jadi Penyebab Bulu Mata Rontok? Ini Faktanya

Selain itu, semakin sering dibersihkan, maka bulu mata palsu dapat lebih cepat lepas. Tidak sedikit wanita lebih ‘sayang’ dengan eyelash extension dibandingkan dengan kebersihan dan kesehatan matanya.

Ketahuilah bahwa penumpukan lemak di daerah sekitar bulu mata dapat menjadi sarang bakteri dan kutu bulu mata. Semakin kotor, kutu bulu mata dapat tumbuh dengan cepat!

Karena ukurannya yang sangat kecil, kutu bulu mata tidak dapat terlihat dengan kasat mata. Harus menggunakan mikroskop dengan pembesaran tertentu untuk dapat melihatnya.

Apalagi, umumnya tidak muncul gejala yang berarti ketika kutu bulu mata pertama muncul. Namun jika tidak ditangani, kutu dapat berkembang biak semakin banyak dan menimbulkan keluhan seperti peradangan kelopak mata (blefaritis).

2 dari 3 halaman

Mencegah Kutu Bulu Mata Akibat Eyelash Extension

Efek pasang eyelash extension memang tidak boleh dikesampingkan. Namun, jika Anda bersikeras ingin menyambung bulu mata, lakukan beberapa usaha pencegahan agar kutu bulu mata tidak menyebabkan infeksi di mata Anda.

Artikel Lainnya: Amankah Pasang Eyelash Extension Sendiri di Rumah?

Berikut ini hal-hal yang perlu Anda perhatikan saat akan memasang ekstension bulu mata:

  • Hindari terlalu sering melakukan prosedur menyambung bulu mata.
  • Jaga kebersihan bulu mata asli dan palsu.
  • Pilih tempat layanan yang terpercaya.
  • Pastikan prosedur dilakukan oleh teknisi yang kompeten.

Selain itu, Anda sebaiknya memperhatikan hal-hal berikut ini ketika sudah memasang ekstension bulu mata:

  • Jangan sering-sering menyentuh bulu mata. Hal ini dapat menyebabkan eyelash extension yang sudah disambungkan rapuh hingga menjadi rontok. Bahkan, bulu mata asli Anda bisa ikut rontok. Selain itu, tangan Anda juga tidak selalu bersih, bukan?
  • Meski Anda mungkin akan khawatir dapat merusak sambungan pada bulu mata, menjaga kebersihan eyelash extension penting untuk dilakukan. Kini sudah tersedia busa pembersih khusus yang bisa digunakan.
  • Sebisa mungkin gunakan make up sesedikit mungkin, apalagi bagi Anda yang malas dalam membersihkan eyelash extension.
  • Apabila Anda mengalami iritasi setelah melakukan tindakan sambung bulu mata, segera periksakan kondisi ke dokter. Dengan begitu, penanganan tepat dapat segera dilakukan.

Nah, demikian penjelasan mengenai efek samping eyelash extension yang dapat memicu kutu bulu mata. 

Setelah mengetahui dampaknya, sebelum memutuskan untuk menggunakan eyelash extension, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, khususnya bagi Anda yang punya alergi.

Apabila memiliki pertanyaan seputar topik terkait ataupun masalah kesehatan lain, Anda dapat berdiskusi dengan dokter melalui layanan Live Chat 24 jam di aplikasi Klikdokter.

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar