Sukses

Ablasio Retina, Risiko Mata Robek pada Ibu Hamil

Ablasio retina dapat terjadi pada ibu hamil. Apa saja penyebabnya dan bagaimana pencegahannya? Simak pembahasan berikut.

Ablasio retina adalah kondisi bagian retina mata lepas dari posisi aslinya di bagian dalam dinding bola mata. Kondisi ini bisa tergolong dalam kondisi gawat darurat karena dapat mengganggu fungsi penglihatan. Sayangnya, kondisi ini rentan terjadi pada ibu hamil.

Ablasio Retina dan Gejalanya

Saat ablasio retina terjadi, sejumlah sel retina terlepas dari lapisan jaringan pembuluh darah. Akibatnya, retina tidak mendapat asupan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan. Apabila tidak segera ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat menyebabkan kebutaan.

Ablasio retina dapat dikenali dari gejalanya, antara lain:

  • Munculnya kilatan cahaya
  • Munculnya floaters(bercak atau bintik putih yang membayangi penglihatan)
  • Penglihatan memiliki bayangan seperti tertutup gorden
  • Penglihatan kabur

Sementara itu, beberapa kelompok orang diketahui lebih berisiko munculnya ablasio retina, yaitu:

  • Usia di atas 50 tahun
  • Rabun jauh berat (lebih dari -6) yang membuat mata lebih sering menegang
  • Trauma pada mata
  • Komplikasi setelah operasi mata (katarak, glaukoma, dan lain-lain)
  • Penderita diabetes
  • Riwayat keluarga yang pernah mengalami ablasio retina
  • Tekanan darah tinggi
  • Tumor/kanker
  • Peradangan

Artikel lainnya  Tanda-Tanda Ablasi Retina Ini yang Sering Diabaikan, Mengapa?

Ibu hamil nyatanya tidak masuk dalam kelompok berisiko di atas. Lantas, bagaimana bisa ibu hamil disebut rentan mengalami ablasio retina?

1 dari 3 halaman

Ablasio Retina pada Ibu Hamil

Tentu tidak semua ibu hamil berisiko tinggi alami ablasio retina. Ibu hamil dengan mata minus yang besar (lebih dari -6) sering dikaitkan dengan risiko kebutaan saat persalinan akibat ablasio retina.

Saat proses persalinan, mengejan membutuhkan banyak tenaga dan menimbulkan ketegangan berat. Hal ini dapat meningkatkan tekanan pada otot-otot perut, dada, dan mata. Tekanan besar inilah yang dikhawatirkan dapat memicu lepasnya retina mata.

Namun begitu, Anda sebaiknya tidak perlu terlalu khawatir. Pasalnya, anggapan ibu hamil yang memiliki mata minus tidak boleh melahirkan normal belum terbukti secara medis.

Sampai saat ini, belum ada cukup bukti ilmiah yang bisa membuktikan tekanan kuat saat mengejan bisa merusak retina mata.

Meski demikian, pemeriksaan khusus pada mata ibu hamil penting dilakukan demi mencegah ablasio retina. Dengan begini, dokter dapat menentukan cara persalinan yang terbaik.

Selain mata minus, ablasio retina pada ibu hamil juga dapat terjadi akibat tekanan darah tinggi saat hamil, atau disebut preeklampsia dan eklampsia.

Ablasio retina akibat dua kondisi ini umumnya mengenai kedua mata. Proses tersebut terjadi akibat penyempitan pembuluh darah pada koroid mata.

Artikel lainnya: 4 Kebiasaan yang Bisa Menjadi Penyebab Ablasi Retina

2 dari 3 halaman

Pencegahan Ablasio Retina pada Ibu Hamil

Ablasio retina bisa diobati dengan tindakan operasi oleh dokter mata. Namun, cara terbaik adalah melakukan pencegahan agar terhindar dari risiko kebutaan total.

Bila Anda mengalami gejala-gejala ablasio retina, segera konsultasikan dengan dokter spesialis mata. Penyakit retina ini tidak dapat dibiarkan begitu saja dan tidak dapat sembuh dengan sendirinya.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah ablasio retina pada ibu hamil:

  • Konsumsi banyak sayur dan buah agar proses buang air besar menjadi lancar dan tidak memerlukan proses mengejan yang berat.
  • Hindari aktivitas yang berhubungan dengan mengangkat benda-benda yang berat.
  • Rutin kontrol ke dokter kandungan dan dokter penyakit dalam bila memiliki riwayat diabetes atau hipertensi; dan patuh meminum obat sesuai anjuran dokter.
  • Berkonsultasi dengan dokter mata dan kandungan saat memiliki gangguan mata.
  • Segera ketahui risiko ini sejak dini dan pertimbangan untuk persalinan caesar.

Ablasio retina memang rentan terjadi pada ibu hamil yang punya minus mata besar, preeklampsia, dan eklampsia. Itu sebabnya, penting untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan dan dokter spesialis mata demi kelancaran kehamilan dan persalinan. Nah, ingin cari info lebih banyak tentang ablasio retina? Yuk, tanya-tanya di fitur Live Chat!

[HNS/RPA]

0 Komentar

Belum ada komentar