Sukses

Ablasi Retina, Bisakah Disembuhkan?

Bergesernya retina dari posisi normal ini bisa menyebabkan kebutaan. Adakah cara untuk menyembuhkan penyakit ini ablasi retina ini?

Pernahkan Anda mendengar kalau retina mata bisa bergeser? Membayangkannya saja sudah seram. Langsung teringat adegan serial kartun yang salah satu mata tokohnya terlepas. Namun, apakah benar bisa seperti itu? Lalu bagaimana menyembuhkannya? Cari tahu soal ablasi atau ablasio retina ini dulu, yuk!

Apa Itu Ablasio Retina?

Penyakit ablasi retina adalah salah satu penyakit mata berbahaya karena dapat menyebabkan kehilangan penglihatan secara permanen. Hal tersebut membuat penyakit yang juga disebut ablasio ini termasuk ke dalam penyakit darurat yang harus segera ditangani.

Retina merupakan bagian penting dari mata. Bagian mata ini berfungsi untuk membuat Anda melihat dengan baik. Caranya, dengan cara memicu impuls pada saraf optik ke otak untuk membentuk penglihatan. Jika terdapat gangguan pada bagian mata ini, tentu saja penglihatan akan menjadi berkurang jelas.

Ablasio retina merupakan gangguan yang serius pada mata. Kondisi ini di mana retina tidak berada pada posisi normalnya. Hal ini membuat sel retina terpisah dengan pembuluh darah yang menyediakan oksigen dan makanan. Jika tidak segera diobati, maka akan menyebabkan kebutaan pada penderitanya.

Artikel Lainnya: Faktor Risiko Penyebab Saraf Mata Lepas

1 dari 3 halaman

Seperti Apa Gejala Ablasi Retina?

Sebenarnya, gangguan penglihatan ini umumnya, lebih sering terjadi pada orang usia paruh baya. Beberapa hal dapat meningkatkan risiko Anda terkena ablasio retina. Misalnya, Anda penderita rabun jauh, glaukoma, ada riwayat operasi katarak sebelumnya, trauma parah pada mata, dan pernah mengalami kondisi yang sama sebelumnya.

Gejala yang dapat muncul pada ablasio retina, seperti berikut ini.

  • Muncul bintik-bintik hitam kecil yang beterbangan.
  • Kilatan cahaya pada satu atau kedua mata.
  • Kehilangan penglihatan yang dimulai pada sisi mata, seperti tirai yang menutup penglihatan.

Biasanya, Anda pun dapat merasakan seluruh gejala atau hanya satu di antaranya saja. Namun, munculnya gejala tersebut juga tidak berarti Anda terkena ablasi retina.

Jika Anda merasakan gejala tersebut, segera periksa mata ke dokter supaya ablasio retina dapat disembuhkan.

Artikel Lainnya: Benarkah Antibiotik Bisa Menyebabkan Ablasi Retina?

2 dari 3 halaman

Bagaimana Cara Menyembuhkan Ablasi Retina?

Perlu Anda ketahui, kesembuhan sangat bergantung pada tingkat keparahan dan jenis ablasio retina yang diderita. Karena ada tiga jenis penyakit gangguan mata, yaitu regmatogen, traksional, dan eksudatif.

Pada tahap awal, dokter akan melakukan pemeriksaan untuk melihat jenis dan tingkat keparahannya. Tentunya beda pula penanganannya.

Jika penyakitnya masih dalam tahap awal, maka kemungkinan sembuh sangat besar. Bila robekan pada retina masih dalam batas sederhana, dapat dilakukan pengobatan dengan cara krioterapi atau laser.

Tindakan bedah lain untuk mengobati penyakit ini adalah retinopeksi pneumatik, scleral buckling dan vitrektomi. Mungkin juga dalam pengobatannya dibutuhkan lebih dari satu kali tindakan operasi, tergantung keparahan.

Data menunjukkan lebih dari 90 persen penderita ablasio retina bisa disembuhkan. Sedangkan sekitar kurang dari 10 persen tidak dapat disembuhkan, penderitanya akan memiliki penglihatan yang buruk atau bahkan sampai buta. Dibutuhkan waktu yang cukup lama setelah operasi untuk mengembalikan penglihatan menjadi lebih baik.

Namun dalam beberapa kasus, dapat pula penglihatan tidak akan kembali sepenuhnya, terutama pada ablasi retina kronis. Setelah mengetahui tentang penyakit ablasi retina ini, Anda dapat lebih berhati-hati terhadap segala gangguan yang terjadi pada mata.

Jika menemukan gejala penyakit ablasio retina yang sama dengan disebutkan di atas, segera lakukan pemeriksaan ke dokter mata walau hanya mengalami satu gejala saja. Karena penyakit ini bisa disembuhkan, terutama jika masih tahap awal. Jika baru pertama kali merasa ada satu gejala, jangan ragu menggunakan fitur Live Chat gratis dari Klikdokter.com.

(AYU/RPA)

1 Komentar

  • Toro Witwicky

    selamt siang dokter,,,mohon maaf mau bertanaya kira2 kisaran berapA untuk berobat pada gangguan saraf mata?apakah bisa menggunakan bpjs