Sukses

Sering Terbangun Tengah Malam, Normalkah?

Mengapa, ya, sudah tertidur nyenyak, tapi tiba-tiba terbangun? Yuk ketahui penyebab bangun tengah malam yang pernah Anda alami.

Terbangun di tengah malam terkadang dialami oleh sebagian orang. Namun, jadi sangat mengganggu jika terlalu sering. Jika sudah begini, mau tidur lagi pun susah! Apa sih penyebab Anda bisa terbangun tengah malam?

Sering terbangun di malam hari masih bisa dianggap wajar apabila seseorang mudah tertidur kembali setelah terbangun. Jika terlalu sering dan jadi susah tidur, bisa menjadi keluhan yang sangat mengganggu.

Penyebab Bangun Tidur Tengah Malam

Terlalu sering bangun tidur di tengah malam hingga membuat Anda tak bisa tidur lagi mengakibatkan hilangnya kualitas tidur. Bahkan, memengaruhi aktivitas keesokan harinya, misalnya ngantuk seharian ketika bekerja.

Tentu kondisi seperti ini tidaklah normal dan bisa jadi pertanda gejala penyakit tertentu. Berikut ini beberapa kemungkinan penyebabnya:

  1. Obstructive Sleep Apnea (OSA)

OSA merupakan gangguan tidur yang ditandai dengan sumbatan jalan napas. Cirinya ketika penderita tertidur napasnya terlihat berat. Ini menyebabkan penderita OSA tidak tidur nyenyak dan sering terbangun di malam hari.

OSA biasanya ditandai dengan mengorok saat tidur, sakit kepala saat bangun di pagi hari, serta merasa lelah sepanjang hari.

Artikel Lainnya: Sering Buang Air Kecil di Tengah Malam, Normalkah?

Jika OSA merupakan kemungkinan penyebab seseorang sering terbangun di malam hari, umumnya dokter akan melakukan pemeriksaan bernama polisomnografi untuk memastikannya. Selanjutnya beberapa alternatif jenis peralatan khusus umumnya perlu digunakan saat tidur sebagai pengobatannya.

  1. Insomnia

Insomnia bukan hanya susah tidur. Tapi juga ditandai dengan mudah terbangun di malam hari, dan sulit untuk mulai tertidur lagi. Jenis insomnia ini dinamakan middle insomnia dan umumnya disebabkan oleh adanya depresi atau gangguan cemas.

Untuk mengurangi gejala insomnia, penderitanya disarankan untuk melakukan olahraga rutin setiap hari. Kenapa harus olahraga? Sebab olahraga dapat membantu seseorang tidur lebih nyenyak. Selain itu, relaksasi dan meditasi juga dapat membantu meringankan gejala insomnia.

  1. GERD (Gastroesophageal reflux disease)

GERD merupakan penyakit yang ditandai dengan naiknya asam lambung ke kerongkongan dan mulut. Penyakit lambung ini dapat menyebabkan seseorang terbangun di malam hari.

Ini karena GERD terkadang menimbulkan keluhan dada terasa terbakar atau mulut terasa asam di malam hari. Untuk mencegah hal tersebut, penderita GERD disarankan makan paling lambat 4 jam sebelum tidur.

Jika mudah merasa lapar di tengah malam, penderita GERD dapat makan menjelang tidur. Namun, sebaiknya makanan yang dikonsumsi hanya camilan ringan saja.

Artikel Lainnya: 7 Kondisi Medis yang Membuat Anda Susah Tidur

  1. Depresi

Depresi memiliki gejala utama berupa murung, rasa malas beraktivitas, dan merasa tidak memiliki energi melakukan kegiatan yang sebelumnya dianggap menyenangkan.

Bagi penderita depresi lalu sering terbangun tengah malam, kondisi ini bisa meningkatkan level stres. Untuk mengatasinya, penderita depresi perlu berkonsultasi dengan psikiater agar mendapatkan obat antidepresan dan terapi kognitif-perilaku.

  1. Asma

Jika terbangun di tengah malam disebabkan oleh rasa sesak napas, bisa jadi asma yang menjadi penyebabnya. Serangan asma lebih rentan terjadi pada malam hari.

Umumnya, ditandai dengan gangguan saat membuang napas disertai dengan bunyi seperti siulan alias mengi. Untuk meredakan gejala asma, penderitanya membutuhkan obat asma hirup atau inhaler.

Selain itu, jika gejala asma sering muncul di malam hari, penderita asma juga perlu mendapatkan obat untuk mencegah serangan asma tersebut muncul.

  1. Nokturia

Nokturia merupakan istilah medis untuk menjelaskan sering buang air kecil di malam hari. Keluhan buang air kecil di malam hari umumnya masih normal jika terjadi maksimal dua kali dalam semalam.

Namun jika buang air kecil dilakukan lebih dari dua kali semalam, kemungkinan besar hal tersebut tidak normal. Terdapat beberapa penyebab nokturia, di antaranya adanya diabetes melitus dan pembesaran prostat (benign prostate hyperplasia).

Jika keluhan sering terbangun di tengah malam membuat kualitas tidur Anda terganggu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat sesuai penyebabnya. Jangan ragu pula bertanya langsung kepada dokter dari KlikDokter melalui Live Chat, gratis lo!

[RPA/AYU]

0 Komentar

Belum ada komentar