Sukses

Obat-obatan Penting yang Harus Ada di Musim Hujan

Anak-anak dan orang dengan sistem imun yang lemah lebih mudah terserang penyakit di musim hujan. Karenanya, siapkan obat-obatan ini sebagai pertolongan pertama.

Musim hujan membawa kesejukan dan ketenangan. Namun, di sisi lain kuman lebih mudah berkembang, sehingga membuat Anda lebih rentan terserang penyakit. Maka dari itu, menyiapkan obat-obatan penting adalah hal yang mesti dilakukan sebagai tindakan pertolongan pertama di musim hujan.

Berikut ini adalah beberapa obat-obatan yang sebaiknya selalu tersedia di rumah selama musim hujan.

  1. Obat Demam

Saat kuman berhasil masuk ke dalam tubuh, sistem kekebalan tubuh akan melawan kuman tersebut dengan memunculkan reaksi demam. Orang dewasa dianggap demam apabila pengukuran suhu oral (diukur melalui mulut) di atas 38 derajat Celcius atau suhu rektal (diukur melalui anus) di atas 38,3° Celcius.

Pada anak atau balita, demam biasanya ditandai dengan peningkatan suhu rektal mencapai 38 derajat Celcius.

Demam tentunya dapat memunculkan ketidaknyamanan dan akan mengganggu aktivitas. Untuk meredakan demam, salah satu obat yang bisa dikonsumsi adalah obat penurun demam (antipiretik) seperti parasetamol.

Artikel lainnya: Musim Hujan Datang, Waspadai 3 Penyakit Ini

Obat-obatan tersebut juga bisa membantu mengatasi gejala flu seperti sakit kepala. Meski tergolong ke dalam kategori obat bebas, konsumsinya mesti tetap harus sesuai dengan saran dosis yang tertera di label kemasan.

  1. Obat Diare

Risiko kontaminasi kuman pada makanan atau minuman bisa meningkat saat musim hujan. Nah, salah satu penyakit yang bisa dengan mudah muncul adalah diare, yaitu kondisi feses encer atau berair, yang keluar dengan frekuensi lebih dari tiga kali dalam sehari.

Karena diare umumnya disebabkan oleh infeksi virus, obat yang bisa Anda persiapkan sebagai antisipasi adalah golongan loperamide (bukan antibiotik) atau attapulgit. Obat-obatan tersebut bisa membantu mengurangi pergerakan usus dan pengikatan racun, sehingga cairan akan lebih banyak diserap dan racun dapat dikeluarkan.

Meski begitu, penggunaan obat-obatan tersebut tidak boleh sembarangan, apalagi jika diare yang dialami disertai demam tinggi atau terdapat darah pada tinja.

Konsultasikan ke dokter untuk mengetahui dosis yang paling tepat atau jika diperlukan terapi tambahan untuk mengatasi diare yang dialami.

Artikel lainnya: 7 Masalah Kulit yang Sering Muncul di Musim Hujan

  1. Obat Batuk

Hujan yang turun dan membasahi tanah yang kering dan berdebu membuat banyak iritan beterbangan. Itulah kenapa Anda bisa saja terserang batuk-batuk saat musim hujan.

Batuk juga dapat disebabkan oleh virus maupun bakteri. Tentunya, bergantung penyebabnya, jenis obat untuk mengobatinya akan berbeda.

Batuk dibagi menjadi dua, yaitu batuk kering dan batuk berdahak. Sebagai pertolongan pertama, Anda bisa menyiapkan obat batuk antitusif untuk membantu mengatasi keluhan batuk kering. Untuk batuk berdahak, obat batuk ekspektoran dan mukolitik bisa digunakan.

Baca aturan pakai secara saksama, karena beberapa jenis obat batuk tidak cocok dikonsumsi anak-anak.

  1. Obat Alergi

Bagi orang-orang yang alergi terhadap suhu, musim hujan bisa menjadi malapetaka. Sebab, sepanjang musim hujan reaksi alergi bisa saja terpicu, sehingga menimbulkan keluhan gatal-gatal, hidung berair, atau gejala alergi lainnya.

Sebagai antisipasi, persiapkan obat-obatan golongan antihistamin atau kortikosteroid. Jika Anda atau kerabat di rumah memang memiliki kecenderungan alergi tertentu, tentunya dokter telah meresepkan obat golongan tersebut untuk berjaga-jaga di rumah.

Obat-obatan tersebut harus dikonsumsi sesuai dengan petunjuk dokter agar manfaatnya benar-benar tepat sasaran.

  1. Suplemen Vitamin dan Mineral

Selama musim hujan, tak jarang sistem kekebalan tubuh menurun. Hal ini membuat kuman yang bertebaran lebih mudah menginfeksi tubuh. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk menjaga sistem imunitas tubuh dengan cara mengonsumsi makanan sehat bergizi seimbang, cukup tidur, dan olahraga rutin.

Bila tak yakin dapat memenuhi kebutuhan nutrisi vitamin dan mineral harian, suplemen vitamin dan mineral yang dijual di apotek dapat dikonsumsi untuk membantu menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap prima. Perhatikan dosis yang dianjurkan agar tidak terjadi efek samping yang merugikan.

Demikianlah beberapa obat-obatan yang perlu disiapkan di musim musim hujan. Meski kebanyakan dijual bebas, obat-obatan tersebut wajib dikonsumsi sesuai dengan dosis yang disarankan.

Beberapa jenis lainnya harus dikonsumsi di bawah pengawasan dokter untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan. Jangan sembarangan mengubah dosis, karena kesehatan Anda dan keluarga adalah taruhannya.

(RN/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar