Sukses

Persiapan Sebelum Pergi ke Luar Negeri Bersama si Kecil

Deg-degan karena pertama kali membawa anak ke luar negeri? Tenang, berikut penjelasan tentang persiapan ke luar negeri bersama si kecil!

Sebagai orang tua muda, wajar bila Anda khawatir saat akan liburan bersama anak ke luar negeri. Pasalnya, membawa anak ke mal saja sudah cukup merepotkan, apalagi bepergian jauh? Kendati begitu, hanya khawatir tanpa ada persiapan matang malah bikin kondisi semakin kacau! Jadi, yuk, simak tips persiapan ke luar negeri bersama anak di bawah ini.

  1. Perhatikan Usia Anak

Langkah pertama menurut dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, Anda mesti mengetahui umur ideal untuk mengajak anak bepergian. “Para ahli merekomendasikan, tiga bulan adalah usia minimal untuk membawa anak bepergian dengan pesawat terbang. Semakin besar usia seorang anak, akan lebih mudah pula bagi Anda dan si Kecil untuk menikmati liburan,” ungkapnya.

  1. Lengkapi Dokumen yang Diperlukan

Ini bagian penting yang tak boleh dilupakan. Dokumen milik anak, seperti paspor, visa, dan tiket pesawat mesti dilengkapi dan diletakkan di tempat yang aman serta mudah dijangkau.

Misalnya, letakkan dalam kantong dengan ritsleting di belakang tas ransel Anda (bagian yang menempel punggung). Sehingga tetap aman dan mudah diambil saat diperlukan. Hindari meletakkannya di tas anak, khususnya tas selempang tanpa penutup atau penutupnya tidak rapat.

  1. Jangan Lupakan Vaksinasi

Perhatikan pula kondisi negara yang akan dikunjungi. Jika negara tersebut pernah terkena wabah atau kondisinya sedang dingin, tingkatkan daya tahan tubuh si Kecil dan Anda dengan cara vaksinasi. Misalnya, vaksinasi flu, vaksinasi meningitis, dan vaksinasi hepatitis bila perlu.

Artikel Lainnya: Warnai Liburan Anak dengan Aktivitas Sehat dan Seru Ini

  1. Bawa Obat-Obatan

Meskipun Anda dan anak sudah menerima vaksinasi, bukan berarti Anda bisa bebas untuk tidak membawa obat-obatan pribadi sama sekali, lho. Contohnya, yang diterima adalah vaksinasi flu, tetapi kebetulan perut si Kecil tidak cocok dengan makanan di negara tujuan sehingga keracunan dan diare. Tentu Anda tetap membutuhkan obat, bukan?

Jadi, tetaplah bawa obat-obatan pribadi. Masukkan ke dalam dompet kecil agar mudah dibawa saat bepergian. Untuk obat berbentuk minyak (minyak telon atau minyak kayu putih), bawalah yang ukuran kecil (travel size). Bila perlu, bawa pula suplemen. Bagi anak yang memiliki alergi, obat alergi jangan sampai tertinggal di rumah karena akibatnya bisa fatal.

  1. Pilih Penginapan dan Tujuan Wisata yang Ramah Anak

Ingat, kondisinya sekarang adalah Anda membawa anak, bukan liburan berdua dengan pasangan. Jadi, sudah menjadi kewajiban bagi Anda untuk memilih penginapan dan tujuan wisata yang ramah anak.

Misalnya, hotel harus bersih, tidak pengap, dan fasilitasnya cukup lengkap. Ada kolam renang, playground, dan zona perokok yang terpisah. Sehingga, si Kecil tidak menghirup asap rokok secara langsung ataupun dari bekas barang-barang yang terkena asapnya.

Sedangkan untuk wisata, jangan pilih wisata outdoor untuk malam hari karena udara dingin bisa membuatnya sakit. Dalam sehari, harus ada wisata anak yang dikunjungi (lebih dari satu akan lebih baik).

Selain itu, pilih lokasi indoor yang bebas asap rokok. Hindari juga memilih lokasi yang musiknya terlalu keras dan remang-remang. Jika Anda bersikukuh untuk mengajaknya ke sana, pasti si Kecil akan tidak nyaman dan rewel.

Artikel Lainnya: Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh Anak Menjelang Liburan

  1. Tetapkan Batasan Waktu dan Bawa Stroller

Kekuatan orang dewasa dan anak berbeda. Jika Anda kuat berjalan lama, belum tentu anak juga. Jadi, dalam menyusun rencana, pastikan waktunya masuk akal untuk anak maupun orang tua. Apabila keadaannya memungkinkan, buatlah jadwal jaga anak secara bergantian. Untuk mengurangi risiko rewel karena anak lelah berjalan, bawa stroller.

  1. Bawa Mainan dan Camilan Kesukaannya

Mainan dan camilan kesukaan anak harus dibawa sebagai “penyelamat” bila si Kecil bosan, terutama di pesawat. Komputer tablet pun dapat Anda bawa untuk berjaga-jaga. Jangan lupa unduh terlebih dulu tayangan-tayangan anak agar bisa disaksikan dengan mudah.

  1. Jangan Terlalu Asyik Berfoto

Anak-anak biasanya akan lebih memilih untuk menikmati momen ketimbang mengabadikannya lewat foto. Jadi, ambil foto atau rekam video secukupnya saja. Distraksi sesi foto biasanya cenderung membuyarkan mood anak. Si Kecil justru akan jadi rewel dan tidak fokus pada apa yang sedang dikerjakannya.

  1. Belajar Sambil Liburan

Maksudnya di sini, bukan belajar pelajaran sekolah, ya! Saat mengunjungi sebuah tempat, Anda bisa menjelaskannya secara sederhana dan singkat pada anak. Biarkan anak bertanya dan mengeksplorasi rasa penasarannya. Selalu ambil brosur informasi atau peta bila tersedia agar anak bisa membacanya.

Kecerdasan anak juga dapat diasah dengan mengajarinya percakapan sederhana lewat bahasa dari negara yang dikunjungi. Kalimat-kalimat seperti, “Apa kabar?”, “Berapa harganya?”, “Saya sedang berada di mana?”, “Terima kasih”, atau “Tolong antarkan saya” merupakan beberapa contoh kalimat yang sering dipakai saat berlibur ke negara asing.

Itu dia sejumlah persiapan ke luar negeri bersama anak yang bisa Anda terapkan. Semoga tips di atas dapat membantu serta meningkatkan kualitas kebersamaan Anda bersama keluarga. Selamat berlibur!

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar