Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Heboh Soal Ekspor Benih Lobster, Ini Manfaat Lobster bagi Kesehatan

Heboh Soal Ekspor Benih Lobster, Ini Manfaat Lobster bagi Kesehatan

Rasanya yang manis, gurih, dan dagingnya yang lembut membuat lobster banyak digemari. Menilik kandungan gizinya, apa saja manfaat lobster bagi kesehatan tubuh?

Kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, yang ingin kembali mengekspor benih lobster ciptakan pro kontra. Biarkan masalah tersebut diselesaikan oleh ahlinya. Lewat artikel ini, lebih baik simak manfaat lobster bagi kesehatan.

Di Indonesia, lobster adalah salah satu panganan bahari yang disukai karena dagingnya yang tebal dan rasanya yang gurih. Beberapa daerah yang dikenal sebagai penghasil lobster adalah Aceh, Yogyakarta, Lombok Tengah, Cilacap, dan Gresik.

Bukan hanya soal ekspor ke Vietnam atau upaya budidaya, manfaat lobster bagi kesehatan juga banyak diperbincangkan. Lobster bisa dikonsumsi dengan cara direbus, dikukus, dimakan sebagai hidangan utama, isian sandwich, atau dicampurkan ke pasta, dipanggang, dan masih banyak lagi.

Berdasarkan National Nutrient Database Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu cangkir lobster matang (145 gram) mengandung:

  • 129 kalori
  • 1,25 gr lemak
  • 0 gr karbohidrat
  • 27,55 gram protein

Artikel lainnya: 3 Makanan Laut Ini Bantu Atasi Kolesterol Tinggi

Porsi yang sama juga mampu memenuhi:

  • 3 persen kebutuhan vitamin A harian.
  • 9 persen kebutuhan kalsium harian.
  • 3 persen kebutuhan zat besi harian.

Lobster adalah sumber makanan yang kaya akan tembaga, selenium, zink, fosfor, vitamin B12, magnesium, vitamin E, dan sedikit asam lemak omega-3.

Manfaat Lobster bagi Kesehatan

Dari berbagai sumber, berikut ini manfaat yang bisa Anda dapat dari konsumsi lobster.

  1. Menurunkan Kadar Kolesterol

Lho, bukannya hidangan laut malah bisa bikin kolesterol naik?! Kata dr. Resthie Rachmanta Putri, M.Epid, dari KlikDokter, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Di satu sisi, udang dan lobster memang mengandung kolesterol yang ditakuti oleh para penderita kolesterol tinggi. Namun, di sisi lain kedua makanan tersebut juga mengandung omega-3. 

“Omega-3 mampu menetralisir kolesterol jahat di dalam darah. Sebagai tambahan, udang dan lobster juga mengandung selenium dan zat besi yang cukup tinggi—yang mana kedua mineral ini sangat dibutuhkan tubuh untuk menjaga sistem imunitas agar tak mudah sakit,” kata dr. Resthie menjelaskan.

Meski begitu porsi makan dan cara masak lobster juga perlu diperhatikan.

“Supaya kolesterol tak makin naik, hindari mengonsumsi lobster dengan cara digoreng. Merebus atau mengukusnya akan memberikan nutrisi yang lebih baik. Anda juga dapat menumisnya dengan minyak zaitun atau minyak bunga matahari,” lanjut dr. Resthie.

Artikel lainnya: Meningkatkan Stamina Pria dengan 9 Makanan Ini

  1. Menyehatkan Mental

Menurut National Institute on Alcohol and Abuse Alcoholism (NIAAA), asam lemak omega-3, seperti yang dikandung lobster, terbukti dapat menurunkan agresi, impulsivitas, dan depresi pada orang dewasa.

Pada anak-anak, kekurangan selenium juga merupakan faktor yang mungkin dapat menyebabkan gangguan attention-deficit hyperactivity (ADHD). Karenanya, pastikan anak memenuhi kebutuhan selenium setiap hari.

  1. Baik untuk Penderita Anemia

Selain mengandung banyak vitamin, lobster juga kaya mineral. “Mineral ini diperlukan untuk pembentukan sel darah, kesehatan saraf, dan sistem kekebalan tubuh. Di dalam tubuh, umumnya tembaga akan disimpan di dalam hati, otak, jantung, ginjal, dan otot,” jelas dr. Sara Elise Wijono, M.Res, KlikDokter.

Tembaga bekerja sama dengan zat besi dalam membentuk sel darah merah. Memastikan asupan tembaga dapat bermanfaat pada penderita berbagai jenis anemia. Sebagai informasi, makanan laut ini adalah salah satu makanan yang kadar tembaga tertinggi.

  1. Mengoptimalkan Fungsi Tiroid

Selenium merupakan komponen penting dalam fungsi tiroid yang sehat, yang bekerja sebagai antioksidan dan membantu tiroid menyerap dan memetabolisme hormon.

Sebuah metaanalisis dalam jurnal “Thyroid” tahun 2010 menunjukkan, orang-orang dengan penyakit tiroid yang mengalami kekurangan selenium merasakan manfaat ketika meningkatkan asupan seleniumnya. Manfaat tersebut meliputi: memperbaiki kesejahteraan secara umum, meningkatkan suasana hati, dan memperbaiki fungsi tiroid.

Lobster juga merupakan salah satu sumber alami selenium terbaik yang bisa Anda dapatkan.

Tak ada salahnya sesekali menambahkan menu lobster di meja makan Anda sebagai sumber protein, atau sebagai campuran nasi, pasta, atau salad. Hindari memasak lobster dengan terlalu banyak menggunakan mentega dan menggorengnya. Mencampurkan lobster dengan perasan lemon bisa jadi solusi untuk menambah cita rasa sekaligus mendapatkan manfaat sehatnya.

(RN/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar