Sukses

Cara Mengatasi Maag bagi Penderita Penyakit Jantung

Maag perlu diwaspadai karena gejalanya mirip dengan penyakit jantung. Adakah cara mengatasi maag yang spesifik pada penderita penyakit jantung?

Cara mengatasi maag sebenarnya sama saja, entah bagi pasien penyakit jantung maupun pada orang lainnya. Yang terpenting adalah mengenali gejala keduanya yang mirip, sehingga sering bikin salah kaprah. Khususnya pada penderita sakit jantung, salah mengira gejala penyakit jantung dengan maag bisa fatal.

Membedakan tanda dan gejala maag dan penyakit jantung sering kali tidak mudah. Masih banyak orang yang terkecoh, tak mampu membedakan apakah keluhan nyeri ulu hati diakibatkan oleh penyakit jantung atau saluran cerna bagian atas.

1 dari 4 halaman

Membedakan Gejala Maag dan Penyakit Jantung

Tak hanya mag, nyeri ulu hati juga bisa merupakan gejala gastroesophageal reflux disease (GERD), tukak lambung, radang kantung empedu, atau peradangan pada lambung.

Maag, disebut juga sebagai dispepsia, didefinisikan sebagai nyeri persisten atau berulang di perut bagian atas. Sementara itu, nyeri dada disebabkan karena aliran darah ke jantung tidak mencukupi, bahkan terhambat. Nyeri dada ini yang pada akhirnya disebut sebagai gejala khas serangan jantung.

Artikel lainnya: Apa Perbedaan Sakit Maag dan Tukak Lambung?

Gejala serangan jantung dan gangguan lambung memang agak mirip, yaitu nyeri ulu hati. Bisa juga muncul gejala ketidaknyamanan di dada atau adanya sensasi terbakar. 

Namun, pada nyeri di area dada yang disebabkan oleh penyakit jantung, ada gejala yang khas: nyeri dada bisa menjalar ke lengan kiri atau kanan, ke punggung, ataupun ke leher. Nyeri yang dirasakan seperti ditusuk-tusuk, ditimpa beban berat, ataupun sensasi terbakar.

Sementara itu, pada gangguan pencernaan, gejalanya meliputi: sensasi terbakar di perut bagian atas, nyeri perut atau nyeri ulu hati, perut kembung atau begah, banyak serdawa atau buang angin, mual dan muntah, dan rasa asam di mulut. Gejala-gejala tersebut dapat meningkat saat seseorang dilanda stres.

2 dari 4 halaman

Penyebab Munculnya Maag

Berikut ini adalah beberapa penyebab terjadinya maag yang disebabkan oleh gangguan pencernaan atas:

Artikel lainnya: Lakukan Cara Ampuh Ini untuk Mengatasi GERD

  • Masalah atau penyakit seperti:

- Luka atau bisul di perut atau usus kecil.

- Kemerahan dan pembengkakan atau radang di perut (gastritis).

GERD.

- Infeksi bakteri di perut, misalnya akibat bakteri H. pylori.

- Peradangan kantung empedu (kolesistitis)

- Batu empedu

- Pembengkakan pankreas (pankreatitis)

- Pergerakan makanan yang keluar dari perut terlalu lambat (gastroparesis). Ini umum terjadi pada penderita diabetes.

  • Masalah pada gaya hidup yang meliputi:

- Merokok

- Asupan kafein yang terlalu berlebihan

- Terlalu banyak minum minuman alkohol

- Makan terlalu cepat

- Makan terlalu banyak

- Konsumsi makanan pedas, berlemak, atau berminyak

- Konsumsi makanan yang tinggi serat

- Stres berat

  • Konsumsi obat-obatan tertentu seperti:

- Antibiotik

- Aspirin dan obat-obatan nyeri dan demam yang dijual bebas seperti obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID)

3 dari 4 halaman

Cara Mengatasi Maag

Di bawah ini adalah panduan tentang cara mencegah dan mengatasi maag:

  1. Buat perubahan dalam pola makan dan kebiasaan makan
  • Makan dalam porsi kecil.
  • Pilih makanan yang rendah lemak.
  • Makan secara perlahan dan tidak terburu-buru.
  • Batasi konsumsi makanan pedas, berlemak, berminyak, dan yang mengandung serat tinggi.
  • Kunyah makanan dengan baik.
  • Batasi konsumsi kopi, soda, dan minuman beralkohol.
  1. Hindari obat-obatan yang dapat melukai perut, seperti aspirin dan obat-obatan nyeri dan demam NSAID. Bila harus, konsumsi setelah makan atau konsultasikan dengan dokter untuk obat mendapatkan jenis obat yang lebih aman.

  1. Modifikasi gaya hidup dengan:
  • Berhenti merokok
  • Istirahat cukup
  • Mampu mengelola stres fisik dan emosional, misalnya dengan meditasi atau yoga
  • Olahraga sebelum makan atau menunggu setidaknya 1 jam setelah makan

Tidak ada cara khusus mengatasi maag pada penderita penyakit jantung. Poin penting yang harus diperhatikan adalah kemampuan membedakan gejala antara keduanya. Pasalnya, bila gejala serangan jantung dianggap sebagai maag, akibatnya bisa nahas. Bila masih bingung mengidentifikasi gejala maag dan penyakit jantung, Anda bisa menggunakan fitur Tanya Dokter maupun lewat aplikasi.

(RN/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar