Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Air Pelarut Susu atau Bubur untuk Si Kecil Harus Bebas Mineral?

Air Pelarut Susu atau Bubur untuk Si Kecil Harus Bebas Mineral?

Untuk pelarut susu atau bubur untuk Si Kecil, ternyata ada pilihan jenis air yang tepat. Dengan atau bebas mineral, ya?

Klikdokter.com, Jakarta Sebagai pelarut susu atau bubur untuk Si Kecil, banyak Bunda yang mengandalkan air minum kemasan. Tak salah, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Ternyata, yang disarankan adalah air bebas mineral untuk menjaga kemurnian nutrisi yang terkandung di dalam susu maupun bubur Si Kecil.

Ada beberapa jenis air minum dalam kemasan yang beredar di pasaran—dua di antaranya yang paling populer adalah air kemasan mineral dan demineral Sayangnya, masih banyak yang kurang paham perbedaan antara keduanya.

Beda air mineral dan air demineral

Air mineral merupakan air minum yang mengandung mineral dalam jumlah tertentu, sedangkan air demineral adalah air minum yang diperoleh melalui serangkaian proses pemurnian distilasi (menghilangkan mineral seperti timbal hitam, aluminium, dan zat kimiawi yang berasal dari resapan tanah), deionisasi (penyeimbangan ion positif dan ion negative), serta reverse osmosis (pemurnian air). Air demineral sering juga disebut sebagai air bebas mineral.

Khususnya bila Bunda tergolong ibu baru, mempersiapkan susu dan makanan bayi-anak seperti seperti pure dan bubur, atau ketika ingin menyiapkan susu bubuk, masih membingungkan.

Sebagai pelarut susu dan bubur, pilih air demineral atau air mineral?

Banyak yang menganggap bahwa yang dipakai sebagai pelarut bubur atau susu Si Kecil cukup dengan air kemasan atau air rebusan dari keran. Padahal, pemilihan jenis air yang sesuai untuk menyiapkan susu atau makanan Si Kecil penting untuk melindungi nutrisinya.

Susu maupun makanan yang dikonsumsi bayi-anak banyak sekali kandungan zat gizinya. Di antaranya adalah vitamin dan mineral yang baik untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya.

Selain beragam jenis vitamin dan mineral, contoh kandungan mineral makro yang ada dalam susu maupun makanan bayi-anak meliputi zat besi, seng, kalsium, hingga sulfur.

Apabila Bunda salah mengolah bahan-bahan untuk campuran susu atau membuat bubur untuk Si Kecil, itu dapat memengaruhi kandungan gizinya. Misalnya, memasaknya terlalu lama atau tidak menggunakan jenis air yang berkualitas.

Pada Si Kecil yang sehat, kebutuhan akan vitamin dan mineral sudah tercukupi dari susu, baik ASI, susu formula, dan MPASI, sehingga tidak diperlukan tambahan dalam bentuk lainnya. Berbeda dengan Si Kecil yang kekurangan gizi, pemenuhan vitamin dan mineral tidak cukup hanya dengan mengandalkan susu dan makanan pendamping, sehingga perlu ditambah suplemen khusus.

Jika Bunda sedang dilema memilih jenis air mana yang akan digunakan sebagai pelarut susu atau bubur Si Kecil, pilih air minum dalam kemasan Morinaga Heiko+ Water yang bebas mineral dan aman dikonsumsi Si Kecil dan seluruh keluarga.

Morinaga Heiko+ Water dibuat dengan menggunakan teknologi tinggi hingga delapan proses, sehingga air yang dihasilkan bebas dari bahan kimia berbahaya dan terjamin kualitasnya.

Selain itu, air minum bebas mineral ini steril dan higienis karena melewati proses UHT dengan suhu 141 derajat Celsius 60 detik, sehingga bakteri, virus, jamur, dan parasit musnah.

Morinaga Heiko+ Water terbukti aman sebagai pelarut susu dan bubur atau MPASI. Komponen utamanya, yaitu ion hidrogen dan oksigen, tidak akan mengubah susunan dan kandungan vitamin serta mineral dalam susu dan makanan pendamping Si Kecil.

Tak hanya itu, kemasan Morinaga Heiko+ Water bebas dari kandungan bisphenol A (BPA) yang berbahaya bagi tubuh. Air minum kemasan demineral ini juga terjamin karena telah mengantongi izin BPOM, SNI, serta bersertifikat halal.

Kini Bunda tak perlu lagi pusing atau khawatir dalam memilih air pelarut susu atau bubur Si Kecil. Lebih baik pilih air minum kemasan bebas mineral seperti Morinaga Heiko+ Water, agar kandungan vitamin dan mineral dari susu atau makanan pendamping Si Kecil yang Bunda siapkan dengan penuh kasih sayang tidak berubah atau rusak.

(RN/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar