Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Punya Gigi Sensitif, Langkah Ini Bisa Bantu Meringankannya!

Punya Gigi Sensitif, Langkah Ini Bisa Bantu Meringankannya!

Gigi sensitif bisa begitu mengganggu pemiliknya. Jangan cemas, lakukan langkah-langkah ini untuk meringankan keluhannya.

Gigi ngilu saat menyikat gigi atau menyantap es krim? Bisa jadi Anda mengalami gigi sensitif. Tak hanya mengganggu makan, membiarkan gigi sensitif juga bisa membuatnya makin parah; nyeri berkepanjangan dan sensitivitas makin tinggi. Ada, lho, langkah-langkah yang dapat meringankan keluhan gigi sensitif yang patut Anda coba.

Gigi sensitif bisa disebabkan oleh berbagai hal. Misalnya gigi yang retak atau patah akibat trauma, atau kebiasaan buruk seperti bruksisme (menggemeretakkan gigi) yang biasanya terjadi saat malam hari ketika tidur.

Tambalan gigi yang sudah usang, terpaparnya bagian akar akibat perlekatan gusi yang lepas akibat menyikat gigi yang terlalu kuat, kerusakan gigi karena gigi berlubang, serta pasca pemutihan gigi juga bisa menjadi penyebab gigi sensitif.

Gigi sensitif atau dentin hipersensitivitas merupakan rasa sakit akibat dari dentin yang terpapar, sebagai respons terhadap adanya suatu rangsangan kimia, sentuhan termal, atau osmotik.

Pada gigi yang sehat, lapisan enamel berfungsi untuk melindungi mahkota gigi, sedangkan lapisan sementum bekerja melindungi akar gigi di bawah garis gusi. Di bawah lapisan enamel dan sementum ini adalah dentin, yang mana bagian ini kurang padat daripada lapisan lainnya.

Saat lapisan pelindung ini aus atau hilang, lapisan dentin akan terpapar dan menimbulkan rasa sakit dan nyeri ketika terkena rangsangan, terutama pada suhu dingin, suhu panas, asam, atau saat bernapas lewat mulut.

Cara meringankan keluhan gigi sensitif

Kebersihan mulut yang baik adalah benteng pertahanan dalam mencegah masalah pada rongga mulut, termasuk gigi sensitif.

Salah satu cara menjaga kebersihan mulut adalah dengan menyikat gigi. Namun perlu diingat, jangan menggosok gigi terlalu kuat karena dapat membuat perlekatan gusi terlepas, sehingga akar gigi terekspos dan menimbulkan rasa sensitif pada gigi.

Selanjutnya, untuk mencegah gigi sensitif tidak berulang, Anda bisa melakukan langkah-langkah sederhana ini:

  1. Sikat gigi dengan lembut

Menyikat gigi terlalu kencang dan tekanan berlebihan dapat menyebabkan gigi mengalami penurunan atau resesi gusi, sehingga menjadikan akar gigi terlihat.

Selain menyikat gigi dengan lembut, pilihlah sikat gigi dengan bulu lembut dan sesuaikan ukuran gigi dengan mulut. Tujuannya adalah supaya sikat gigi dapat mencakup seluruh area mulut dengan mudah.

Sikat gigi secara perlahan supaya tidak melukai gusi. Jangan lupa mengganti sikat gigi setiap 3 bulan atau jika bulu sikat sudah rusak.

  1. Flossing

Selain menyikat gigi, pastikan untuk membersihkan sela-sela gigi dengan menggunakan benang gigi (flossing) atau pembersih interdental setiap hari. Cara ini dapat membantu menghilangkan plak dan partikel makanan yang tertinggal di antara gigi dan di bawah garis gusi.

  1. Jauhi minuman bersoda

Kebiasaan konsumsi minuman bersoda, permen yang lengket, atau makanan atau minuman yang tinggi gula lama-lama dapat menghilangkan lapisan enamel. Ini dapat dihindari dengan menggunakan sedotan untuk membatasi kontak dengan gigi.

Ganti camilan Anda dengan buah atau sayuran seperti keju, susu, atau yoghurt tanpa pemanis. Ini akan membantu melawan asam dan bakteri yang ada di gigi.

  1. Gunakan pasta gigi khusus

Langkah mudah lainnya dalam mengatasi gigi sensitif adalah dengan menggunakan pasta gigi desensitisasi yang mengandung potasium nitrat.

Senyawa tersebut diketahui dapat menghalangi tubulus di dentin yang terbuka, sehingga rangsangan yang dapat mencetuskan rasa sensitif pada gigi tidak sampai memicu saraf.

Bila Anda penyuka pasta gigi herbal, Anda juga bisa memilih pasta gigi dengan kandungan potasium nitrat yang juga didukung oleh bahan alami seperti ekstrak fennel dan eucalyptus.

Sebagai bonus, ekstrak fennel dapat memberikan napas segar, sedangkan ekstrak eucalyptus diketahui bekerja dengan baik dalam membersihkan gigi.

Bagaimana, tak sulit, kan, menerapkan langkah-langkah untuk meringankan keluhan gigi sensitif yang dijelaskan di atas? Apabila kondisi gigi yang sensitif tak juga membaik dalam waktu 2-4 minggu, lebih baik periksakan langsung ke dokter gigi agar dapat diketahui penyebab dan cara penanganannya yang sesuai.

(RN/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar