Sukses

Heran, Mengapa Sariawan Muncul Setelah Cabut Gigi?

Belum selesai linu akibat gigi berlubang dan tindakan cabut gigi, lalu sariawan malah muncul setelahnya! Apa penyebab timbulnya sariawan tersebut?

Klikdokter.com, Jakarta Sakit yang ditimbulkan sariawan memang membuat Anda sulit mengunyah ketika makan dan fokus bekerja. Memiliki istilah medis stomatitis aftosa, sariawan umumnya muncul karena berbagai hal contohnya panas dalam atau kurang vitamin. Namun, sariawan juga bisa timbul setelah Anda cabut gigi. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Penyebab Sariawan Setelah Cabut Gigi

Sebelum membahas lebih lanjut tentang hubungan antara sariawan dan cabut gigi, ada baiknya Anda kenali dulu penyebab dari sariawan itu sendiri. Menurut drg. Wiena Manggala Putri dari KlikDokter, penyebab pasti dari sariawan sampai saat ini belum diketahui.

Namun, beberapa faktor seperti trauma, hipersensitivitas makanan, infeksi virus atau bakteri, perubahan hormon, hingga defisiensi nutrisi dapat menjadi penyebab sariawan.

Nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk mencegah sariawan adalah vitamin B12. Dokter gigi Callista Argentina dari KlikDokter mengungkapkan seluruh permukaan kulit dan mukosa mulut adalah bagian tubuh yang paling sering mengalami kekurangan vitamin B12.

Artikel Lainnya 6 Makanan yang Baik Dikonsumsi Sehabis Cabut Gigi

Lantas, apakah penyebab sariawan secara umum sama dengan sariawan yang muncul setelah cabut gigi? Ternyata, faktor trauma pasca cabut gigi yang menjadi penyebab.

Setelah Anda cabut gigi, memang ada risiko terjadinya iritasi gusi. Iritasi tersebut dipicu oleh besarnya tekanan dan gesekan pada gusi saat operasi. Semakin besar guncangan di mulut oleh dokter ketika mencabut gigi, makin besar pula tekanan dan gesekan yang diterima oleh gusi. Alhasil, muncullah sariawan.

Tak cuma itu, sebagian orang pun ada yang menyikat gigi terlalu kuat untuk menghilangkan “sensasi” pasca operasi. Padahal, menyikat gigi secara berlebihan pada akhirnya hanya akan menimbulkan luka kecil di gusi. Lama-kelamaan luka itu bisa membesar dan memicu sariawan.

1 dari 2 halaman

Mengobati Sariawan Setelah Cabut Gigi?

Sariawan rata-rata akan sembuh dalam 10-14 hari. Namun, bila ingin mempercepat proses penyembuhan, Anda bisa mengobati sariawan setelah cabut gigi dengan cara yang sudah umum.

Beberapa langkah yang bisa Anda lakukan, yaitu sebagai berikut.

  • Mengoleskan Obat Sariawan

Beberapa cairan yang bisa digunakan untuk mengatasi sariawan, yaitu kortikosteroid, chlorhexidine glukonat, borax glycerin, dan crystal violet.

Khusus crystal violet, cairan berwarna ungu tersebut biasanya digunakan untuk mengobati sariawan akibat jamur. Sedangkan, chlorhexidine glukonat bisa ditemukan dalam obat kumur. Untuk dosisnya, Anda bisa konsultasikan kepada dokter.

Artikel Lainnya Sariawan di Bibir Kering, Bolehkah Dibiarkan?

  • Perhatikan Apa yang Anda Makan

Pilihlah makanan dan minuman dalam suhu ruang, bukan panas atau dingin. Lalu, konsumsilah makanan bertekstur lembut selama sariawan. “Cobalah mengonsumsi yoghurt karena makanan ini mengandung probiotik yang dapat membantu mengurangi rasa sakit,” saran drg. Wiena.

Jauhi juga makanan pedas dan asam. Saat minum, akan lebih baik bila Anda menggunakan sedotan agar cairan langsung bisa masuk tanpa harus mengenai sariawan.

  • Berkumur dengan Air Garam

Garam bertindak sebagai antiseptik alami. Bumbu dapur ini memang sering digunakan sebagai alternatif pengobatan dalam menghilangkan rasa sakit gigi atau rongga mulut.

Campurkan 1 sdt garam dengan air hangat. Lalu, berkumur dengan larutan ini selama 30 detik. Lakukan 2-3 kali sehari sampai rasa tidak nyaman hilang.

  • Perbanyak Air Putih

Mengonsumsi air putih secara teratur akan merangsang produksi air liur. Air liur dibutuhkan saat Anda sariawan karena memiliki komponen anti-bakteri yang dapat mencegah timbulnya luka di dalam mulut. Jika mulut kering, maka sariawan akan makin parah.

  • Sikat Gigi Secara Perlahan

Sikatlah secara perlahan dan hati-hati agar tidak menimbulkan trauma pada mulut. Jangan lupa, pilih bulu sikat yang lembut untuk mencegah iritasi pada jaringan lunak mulut.

Kini, Anda sudah tahu mengapa sariawan bisa muncul setelah cabut gigi. Tak perlu terlalu khawatir, dalam beberapa hari kondisi tersebut akan membaik. Namun, apabila cara di atas tidak dapat mengatasi sariawan lebih dari dua minggu, segera periksakan ke dokter gigi dan mulut untuk penanganan lebih lanjut.

(FR/AYU)

1 Komentar