Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • 5 Jenis Penyakit Autoimun yang Paling Umum Menyerang Wanita

5 Jenis Penyakit Autoimun yang Paling Umum Menyerang Wanita

Pernah mendengar penyakit yang bernama autoimun? Ternyata, gangguan kesehatan ini kabarnya lebih sering terjadi pada wanita. Mengapa begitu? Ini penjelasannya!

Klikdokter.com, Jakarta Pernah mendengar soal penyakit autoimun? Ada yang bilang jenis gangguan kesehatan ini sulit ditebak bahkan dideteksi sejak awal. Bahkan, beberapa jenisnya dikatakan lebih sering terjadi pada wanita. Benarkah demikian?

Apa Itu Penyakit Autoimun?

Dilansir dari Healthline, autoimun merupakan kelompok penyakit yang disebabkan oleh respon berlebihan ataupun minim dari sistem imun tubuh Anda. Misalnya, sistem metabolisme menyerang sel-sel tubuh sendiri karena berpikir itu adalah benda asing atau infeksi.

Sedangkan, untuk respon imun yang kurang dapat menyebabkan tubuh menjadi lebih lemah atau rapuh ketika menghadapi infeksi. Bahkan, Anda jadi mudah sekali sakit  dan terkena virus ataupun bakteri. Hal inilah yang kemudian menyebabkan peradangan dan berbagai gangguan penyakit autoimun lainnya.

Biasanya, sistem imun akan memproduksi antibodi ketimbang melawan infeksi ketika ada pemicu yang tidak diketahui. Bahkan, menyerang sel-sel tubuh yang sehat. Untuk mengatasi autoimun, biasanya dokter akan fokus dalam mengurangi aktivitas sistem metabolisme tubuh pengidapnya.

Jenis-Jenis Penyakit Autoimun

Sebenarnya, ada banyak sekali jenis penyakit autoimun. Ini melibatkan sistem organ yang berbeda-beda. Ada penyakit autoimun yang hanya menyerang organ tertentu saja. Misalnya, kelenjar tiroid, hati, saluran cerna, ginjal, saraf, jantung, kulit, dan sendi.

Ada juga penyakit autoimun yang bersifat sistemik, artinya melibatkan banyak sistem organ seperti penyakit lupus. Untuk mengetahui jenisnya, Anda harus melakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut dengan dokter.

Artikel Lainnya Penyakit Autoimun, Bisakah Disembuhkan?

Penyakit Autoimun Lebih Sering Diderita Wanita

Penyakit autoimun jauh lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria. Terutama pada wanita usia produktif. Sebanyak 75% penderita penyakit autoimun adalah wanita. Itulah sebabnya, penyakit autoimun merupakan salah satu penyebab kematian dan kecacatan pada anak perempuan dan wanita di bawah 65 tahun.

Perlu Anda ketahui, belum ada penelitian yang jelas soal penyebab wanita lebih rentan mengalami penyakit autoimun dibandingkan laki-laki. Beberapa teori menyatakan bahwa hormon reproduksi, kerentanan genetik, serta riwayat kehamilan diduga berpengaruh. Hal inilah yang membuat perempuan lebih sering mengalami autoimun.

Ada beberapa penyakit autoimun yang lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria, antara lain sebagai berikut ini.

1. Tiroiditis Hashimoto

Ini merupakan kelainan autoimun pada organ tiroid. Sistem imun menyerang sel-sel tiroid sehingga terjadi peradangan dan kerusakan sel. Hal ini menyebabkan sel tiroid tidak dapat menghasilkan hormon tiroid.

Kekurangan hormon tiroid menimbulkan gejala lemas, berat badan naik, sulit berkonsentrasi, sulit BAB, dan gejala lainnya. Penyakit ini dapat terjadi pada pria maupun wanita. Namun, angka kejadian pada wanita jauh lebih tinggi dibandingkan pria.

Artikel Lainnya Hati-hati, Penyakit Autoimun Ini Mengintai Pria

2. Penyakit Graves

Sama seperti Tiroiditis Hashimoto, penyakit Graves juga merupakan kelainan autoimun yang menyerang kelenjar tiroid. Akan tetapi, pada penyakit ini, respon sel-sel kelenjar tiroid adalah memproduksi hormon tiroid secara berlebihan.

Hal inilah yang kemudian memicu munculnya beberapa gejala lain. Misalnya, gejala seperti mudah berkeringat, berat badan turun, jantung berdebar, tangan mudah tremor, diare, sulit tidur, dan gejala lainnya.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

3. Penyakit Lupus

Penyakit lupus atau dalam istilah kedokteran dikenal sebagai systemic lupus erythematosus (SLE) merupakan penyakit autoimun yang menyerang berbagai organ. Misalnya, kulit, jaringan mukosa, jantung, paru, perut, sendi, darah, saraf, dan ginjal.

4. Penyakit Rematik pada Sendi

Penyakit rematik pada sendi (rheumatoid arthritis) merupakan kelainan autoimun yang menyerang sendi. Terutama sendi-sendi kecil pada tubuh. Misalnya, sendi pada tangan dan kaki.

Umumnya, penderita autoimun ini akan menemukan gejala berupa kemerahan, hangat, pembengkakan dan nyeri pada sendi tersebut. Penyakit ini juga lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan laki-laki.

5. Myasthenia Gravis

Myasthenia gravis merupakan penyakit autoimun yang menyerang otot-otot. Hal ini ditandai dengan melemahnya otot ketika sore hari. Salah satu gejala yang khas dari penyakit ini adalah kelopak mata atas yang tampak turun pada sore dan malam hari.

Sama seperti penyakit autoimun lain yang telah disebutkan di atas, Myasthenia gravis juga lebih sering terjadi pada perempuan.

Nah, kini Anda telah mengetahui lima penyakit autoimun yang lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria. Ketika merasa ada anomali di tubuh Anda, ada baiknya segera konsultasi ke dokter. Ini agar masalah autoimun ini bisa segera teratasi dan tidak menjadi parah. Semoga bermanfaat.

(AYU/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar