Sukses

Masalah Menyusui dan Solusi Terbaik untuk Mengatasinya

Menyusui adalah fase penting bagi bayi dan ibu. Namun, dapat terjadi beberapa masalah menyusui di masa ini. Bagaimana solusinya?

Klikdokter.com, Jakarta Menyusui tidak selalu mudah untuk dilakukan. Ada beberapa masalah saat menyusui yang mungkin dialami oleh ibu usai melahirkan. Tapi tenang, setiap masalah tentu ada solusinya! Yuk, simak beberapa masalah yang dapat terjadi pada masa menyusui bersama cara mengatasinya.

Payudara Nyeri

Masalah pertama yang dapat timbul saat menyusui adalah nyeri. Rasa sakit pada puting ini terjadi terutama pada saat pertama kali menyusui, yaitu ketika bibir bayi mulai menempel pada puting.

Apabila bibir bayi telah menempel dan nyeri tetap bertahan sampai lebih dari satu menit, segera evaluasi posisi bayi Anda. Posisikan bayi hingga mulut bayi menutupi areola lebih banyak pada bagian bawah dibandingkan bagian atas.

Untuk memosisikan bayi, masukkan jari telunjuk secara perlahan ke dalam mulut bayi untuk melepaskannya dari payudara. Buat bayi membuka mulutnya, lalu posisikan mulutnya. Apabila posisinya sudah sesuai, dagu dan hidung bayi akan menyentuh payudara, bibir bayi akan melipat keluar, dan bagian bawah areola tidak akan terlihat.

Puting Pecah-pecah

Masalah kedua yang dapat timbul adalah puting yang pecah-pecah. Kondisi ini dapat disebabkan oleh banyak hal, misalnya kulit yang kering, kesalahan saat memompa, dan yang paling sering adalah kesalahan perlekatan bayi saat menyusui.

Pastikan bahwa Anda selalu mengevaluasi posisi bayi saat menyusuiuntuk memastikan perlekatannya sudah sesuai. Upayakan untuk menyusui secara teratur. Hal ini akan mencegah bayi merasa lapar, sehingga kekuatan isapnya akan lebih lembut.

Untuk membantu mengatasi puting yang pecah-pecah, oleskan sedikit air susu ibu (ASI) pada puting. Hal ini akan membantu menyembuhkan puting yang pecah-pecah dengan memberikan proteksi anti-bakterial.

Selain itu, kompres hangat juga dapat dilakukan untuk membantu meredakan rasa nyeri pada puting. Hindari penggunaan kantong teh basah untuk masalah puting yang pecah-pecah karena akan membuat puting menjadi lebih kering dan pecah-pecah.

Tersumbat ASI

Tersumbatnya saluran menyusui dapat disebabkan oleh ASI tidak keluar sepenuhnya. Kondisi ini dapat ditandai dengan adanya benjolan pada payudara, kulit sekitar payudara kemerahan, atau rasa nyeri saat payudara disentuh.

Apabila Anda mulai mengalami demam dan nyeri, ini dapat menjadi tanda dari suatu infeksi, yang harus dikonsultasikan kepada dokter. Upayakan untuk beristirahat dengan cukup dan mengompres serta memijat payudara untuk menstimulasi aliran ASI.

Payudara Membengkak

Payudara yang membengkak karena jumlah ASI yang berlebihan dapat menimbulkan masalah pada masa menyusui. Pembengkakan ini akan membuat bayi kesulitan untuk menyusui dan membuat payudara terasa keras, kencang, dan nyeri. Pembengkakan dapat terjadi pada hari-hari awal menyusui, dimana Anda dan bayi masih beradaptasi.

Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi payudara yang bengkak, di antaranya dengan pemberian kompres dingin pada payudara, dan memompa ASI hingga payudara kosong. Anda juga dapat memijat payudara ketika bayi sedang menyusui.

Infeksi pada payudara

Infeksi bakteri pada payudara, atau yang biasa disebut mastitis, dapat membuat ibu demam dan nyeri pada payudara. Infeksi tersebut sering terjadi pada minggu-minggu awal setelah melahirkan.

Mastitis, yakni peradangan pada jaringan payudara,iasanya disebabkan oleh kulit pecah-pecah, penyumbatan saluran ASI, atau pembengkakan payudara. Segera berkonsultasi dengan dokter apabila dicurigai adanya infeksi.

Untuk menghindari masalah-masalah tersebut, ibu menyusui sangat dianjurkan untuk memenuhi kecukupan gizi. Yakni dengan mengonsumsi makanan bergizi lengkap dan bervariasi.

Variasi nutrisi yang diperlukan antara lain protein, lemak, asam folat, zat besi, DHA yang dibutuhkan bayi. Anda juga bisa memenuhinya melalui konsumsi suplemen multivitamin.

Pilih multivitamin yang mengandung minyak ikan alami, asam folat, zat besi, serta vitamin dan mineral lain untuk membantu kesehatan ibu dan perkembangan bayi selama masa kehamilan dan menyusui.

Cara lain mencegah berbagai masalah saat menyusui datang adalah dengan berpikir positif. Ingat, wanita usai melahirkan pada umumnya dianugerahi kemampuan untuk menyusui bayinya. Untuk itu, jangan biarkan Anda dibayangi ketakutan tidak bisa memenuhi kebutuhan bayi melalui ASI.

Masalah menyusui di atas dapat mengganggu kelancaran Anda dalam memberikan ASI. Namun, dengan solusi yang tepat, Anda dapat mengatasinya dan tetap memberikan ASI eksklusif pada si Kecil. Apabila tetap mengalami masalah saat menyusui, konsultasikan pada dokter agar dapat ditentukan penyebab dan penanganan yang paling sesuai.

[HNS/RH]

0 Komentar

Belum ada komentar