Sukses

Benarkah Pengguna Ganja Bisa Terkena Skizofrenia?

Belum ditemukan penyebab pasti skizofrenia. Tapi, benarkah konsumsi ganja bisa sebabkan skizofrenia?

Klikdokter.com, Jakarta Salah satu isu kesehatan mental yang sering terjadi dan cukup berbahaya adalah skizofrenia. Orang yang mengalami gangguan ini bisa mengalami hidup yang tidak produktif. Penyebabnya sampai saat ini masih belum jelas. Tapi benarkah efek ganja menjadi salah satu penyebabnya?

Menurut dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid dari KlikDokter, skizofrenia mengganggu cara berpikir dan perilaku penderitanya. Sebagian besar penderitanya memiliki gejala seperti prasangka keliru (waham) dan/atau halusinasi.

"Waham adalah suatu keyakinan yang salah (tidak sesuai fakta). Tapi, dipertahankan secara kuat meski sudah dijelaskan mengenai realita sebenarnya. Misalnya, seseorang yang punya keyakinan tak tergoyahkan bahwa dirinya adalah titisan dewa," ujar dr. Resthie.

Selain itu, orang dengan skizofrenia juga bermasalah dengan halusinasi. Yang paling sering dialami adalah halusinasi auditorik (merasa mendengar suara yang sebenarnya tidak ada). Misalnya mendengar ada suara yang berbisik pada dirinya untuk membunuh orang lain.

Artikel Lainnya: Kontroversi di Balik Ganja: Manfaat vs Dampak Buruknya

Selain halusinasi dan waham, gejala skizofrenia dapat berupa perilaku yang “tidak terorganisasi” (disorganized behavior). Contohnya, tidak pernah mandi, rambut berantakan, bicara tidak nyambung, atau melakukan tindakan tanpa tujuan.

Gejala-gejala tersebut menyebabkan penderita skizofrenia berlaku aneh. Bahkan bisa juga membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Meski demikian, ada pula gejala skizofrenia yang cenderung berlawanan dengan gejala-gejala di atas, seperti:

  • Emosi datar, dalam arti tidak menunjukkan ekspresi apa pun sepanjang waktu, intonasi suara datar, dan tidak ada kontak mata dengan orang lain.
  • Tidak mau merawat diri dan terlihat tidak antusias untuk melakukan aktivitas apa pun.
  • Cenderung diam dan enggan berbicara dengan orang lain.

Skizofrenia merupakan kondisi jangka panjang yang dapat terjadi pada siapapun. Biasanya penyakit ini membutuhkan penanganan seumur hidup. Namun, bila ditangani sejak dini, peluang kesembuhan akan cukup besar.

Benarkah Pengguna Ganja Rentan Alami Skizofrenia?

Penyebab skizofrenia ini memang masih ‘abu-abu’. Sementara, terdapat beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab, seperti:

  • Genetika
  • Pengembangan otak.
  • Komplikasi yang terjadi dalam rahim atau selama kelahiran.

Ada juga peristiwa yang dapat memicu kondisi tersebut, misalnya:

  • Stres
  • Penggunaan narkoba berulang.

Soal ganja sebabkan skizofrenia, satu penelitian pada 2017 mengamati penggunaan ganja dan risiko pengembangan skizofrenia. Hasilnya, para peneliti menemukan pengguna ganja memiliki risiko 1,37 kali lebih tinggi untuk mengembangkan kondisi skizofrenia dibanding mereka yang tidak konsumsi ganja.

Artikel lainnya: Apakah Benar Penderita Skizofrenia Berbahaya?

Sementara, itu sebuah studi pada 2018 menghasilkan peningkatan sekitar 2 persen di mana penyakit mental serius terjadi di negara-negara yang melegalkan ganja.

Di sisi lain, koneksi antara skizofrenia dan penggunaan ganja justru bisa dilihat dari memburuknya gejala. Seperti Anda ketahui, ganja membuat penggunanya menjadi ‘fly’ atau melayang. Hal ini kerap membuat mereka sering dalam keadaan tidak sadar.

Pengguna ganja juga memiliki lebih banyak episode psikosis (sulit membedakan kenyataan dan imajinasi) dan menghabiskan lebih banyak waktu di rumah sakit.

Para peneliti telah menemukan, jika Anda membawa jenis gen tertentu yang memengaruhi kimia di otak, penggunaan ganja dapat meningkatkan kemungkinan Anda menderita skizofrenia. Salah satu gen itu disebut AKT1 atau biasa juga disebut dengan COMT.

Jika Anda memiliki orang tua atau saudara kandung yang mengidap skizofrenia, Anda cenderung rentan terkena penyakit ini. Menggunakan ganja pun dapat membuat keadaan tersebut menjadi lebih buruk.

Menurut beberapa penelitian, penggunaan ganja ternyata bisa menyebabkan masalah skizofrenia pada beberapa orang. Apalagi bila Anda punya keturunan genetik tertentu seperti AKT1. Dari sisi manapun, ganja memang masih memiliki lebih banyak dampak negatif dibanding positif.

(FR/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar