Sukses

Tanda-Tanda Penyakit Jantung Rematik yang Bisa Dikenali

Mungkin Anda tahu tanda penyakit jantung koroner atau serangan jantung. Bagaimana dengan penyakit jantung rematik?

Klikdokter.com, Jakarta Mungkin selama ini Anda sudah kenal tanda-tanda penyakit jantung koroner, serangan jantung, atau penyakit jantung lainnya yang lebih “populer”. Lantas, bagaimana dengan tanda penyakit jantung rematik?

Penyakit jantung umumnya identik menyerang kaum lanjut usia atau orang-orang yang pola hidupnya tidak sehat. Ini tak sepenuhnya benar. Ada jenis penyakit jantung yang lebih sering menyerang anak-anak dan remaja, yaitu penyakit jantung rematik.

Data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, sekitar 30 juta penduduk dunia mengalami penyakit jantung rematik, dengan setidaknya sejumlah 300 ribu kasus berujung pada kematian. Selain itu, beberapa kasus lainnya membuat penderitanya tak bisa bersekolah atau bekerja dengan optimal.

Lebih lanjut, WHO juga mengeluarkan pernyataan bahwa sebagian besar kasus penyakit jantung rematik terjadi di benua Afrika dan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Penyebab Penyakit Jantung Rematik

Penyakit jantung rematik umumnya diawali dengan terjadinya radang tenggorokan akibat infeksi bakteri Streptococcus beta hemolyticus grup A. 

Seperti kebanyakan radang tenggorokan lainnya, radang tenggorokan akibat bakteri ini paling sering menyerang anak-anak. Bedanya, infeksi bakteri Streptococcus grup A tersebut akan menyebabkan reaksi imun di tubuh dan menyebabkan peradangan di berbagai bagian tubuh, seperti sendi, kulit, jantung, dan otak. 

Peradangan di berbagai bagian tubuh akibat infeksi bakteri tersebut dinamakan demam rematik. Saat ini berlangsung, penyakit jantung rematik belum terjadi.

Sayangnya, radang tenggorokan pada kasus demam rematik sering dianggap sebagai radang tenggorokan biasa. Karenanya, banyak penderita yang tidak memeriksakan diri ke dokter sehingga tidak mendapatkan pengobatan yang semestinya.

Artikel lainnya: 7 Fakta tentang Penyakit Jantung yang Wajib Diketahui

Dalam rentang waktu 1-4 minggu, umumnya gejala radang tenggorokan akan hilang. Namun, diam-diam peradangan di jantung terus terjadi, biasanya sering terjadi pada katup jantung. Hal inilah yang menimbulkan penyakit jantung rematik.

Bila tidak diobati, katup jantung akan meradang selama bertahun-tahun, yang dapat mengakibatkan katup jantung menyempit atau dapat pula menjadi longgar.

Ketika katup jantung sudah mengalami kelainan, jantung tak dapat memompa darah dengan optimal, sehingga lambat laun akan terjadi gagal jantung

Gagal jantung pada penyakit jantung rematik ditandai dengan tanda-tanda berikut ini:

  • Sesak napas yang memberat saat beraktivitas.
  • Sesak napas mendadak saat sedang tidur.
  • Bengkak pada tungkai bawah dan perut.
  • Penumpukan cairan pada berbagai organ tubuh.

Apabila gagal jantung sudah terjadi, maka penyakit jantung rematik menjadi lebih sulit untuk disembuhkan.

1 dari 2 halaman

Bisakah Tanda-Tanda Penyakit Jantung Rematik Terdeteksi Sejak Dini?

Sebenarnya jika ditangani dengan baik, sejak gejala radang tenggorokan muncul, penyakit jantung rematik bisa dicegah sepenuhnya. Oleh karena itu, bekal yang Anda perlukan adalah pengetahuan tentang cara membedakan radang tenggorokan biasa (akibat virus) dan radang tenggorokan akibat infeksi bakteri Streptococcus grup A.

Radang tenggorokan biasa umumnya ditandai dengan batuk, suara serak, nyeri saat akan menelan, dan hidung tersumbat atau pilek.

Artikel lainnya: 4 Penyakit yang Berhubungan dengan Jantung

Sementara itu, radang tenggorokan akibat Streptococcus biasanya tak ada gejala batuk, hidung tersumbat, atau pilek. Gejala yang lebih dominan adalah demam tinggi, nyeri di tenggorokan, adanya bercak putih di daerah tenggorokan, dan kelenjar getah bening di daerah leher membesar. 

Jika gejala radang tenggorokan lebih mengarah pada radang akibat Streptococcus, pasien sangat dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan lanjutan dan pengobatan yang tepat.

Selain dari gejala radang tenggorokan, umumnya demam rematik disertai dengan gejala-gejala lain seperti:

  • Nyeri pada sendi dan bisa disertai dengan kemerahan pada sendi tersebut.
  • Sesak napas.
  • Kemerahan di kulit, khususnya di daerah lengan dan kaki. Kemerahan tersebut bisa berlangsung selama beberapa minggu dan lokasinya bisa berpindah-pindah.
  • Muncul benjolan-benjolan di bawah kulit selama beberapa minggu.
  • Wajah, tangan, dan kaki sering bergerak dengan sendirinya dan gerakan tersebut tidak bisa dikontrol.

Jika gejala-gejala tersebut muncul dan tidak diobati, maka gejala tersebut akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa minggu. Namun, proses peradangan di jantung akan terus terjadi.

Jadi, apabila mengalami radang tenggorokan, perhatian setiap gejala yang menyertainya, karena bisa jadi itu adalah tanda-tanda penyakit jantung rematik. Bila mengalami satu atau beberapa tanda demam rematik seperti yang disebutkan tadi, segera ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat agar kemungkinan terburuknya bisa dicegah.

(RN/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar