Sukses

BAB Berdarah Saat Hamil, Ini yang Perlu Dilakukan Bumil

Di tengah-tengah masa kehamilan Anda mengalami BAB berdarah? Jangan khawatir, lakukan hal-hal berikut ini untuk mengatasinya.

Klikdokter.com, Jakarta Tentunya, banyak perubahan yang dialami ibu ketika masa kehamilan tiba. Terkadang, sulit membedakan perubahan yang wajar dialami atau tidak. Bahkan, membuat panik ibu ketika melihatnya. Salah satu keluhan yang sering muncul pada masa kehamilan adalah BAB berdarah. Apa yang harus Anda lakukan saat terjadi?

1 dari 3 halaman

Pastikan Asal BAB Berdarah Terlebih Dulu

Sebelum mengatasi BAB berdarah, ada baiknya Anda memastikan asal jalur keluarnya darah. Pastikan aliran darah tersebut berasal dari anus bukan jalan lahir. Mayoritas ibu hamil terlalu panik ketika melihat bercak darah yang ada di celana dalam. Hal ini membuat mereka tidak menyadari pendarahan tersebut berasal.

Padahal, hal tersebut penting untuk diketahui. Bila perdarahan berasal dari vagina, tentunya ini lebih berbahaya. Sebaiknya, Anda diperiksa lebih lanjut ke dokter kandungan.

Jika berasal dari proses pembuangan feses, Anda dapat bernapas sedikit lega. Umumnya, hal ini disebabkan oleh sembelit dan konstipasi. Sebenarnya, lebih dari 50% ibu hamil mengaku pernah mengalami sembelit semasa kehamilan.

Artikel Lainnya: 5 Penyebab BAB Berdarah 

Masalah Sembelit ini dapat memicu munculnya wasir. Tentunya, inilah yang keluhan BAB berdarah timbul. Wasir ini menyebabkan Anda kesulitan mengeluarkan feses sehingga harus menekan lebih keras. 

Cara inilah yang menyebabkan muncul luka di anus sehingga BAB menjadi berdarah. Dilansir dari Mom Junction, kondisi ini dikenal dengan istilah anal fissures atau celah anal.

2 dari 3 halaman

Cara Mengatasi BAB Berdarah Bagi Ibu Hamil

Dilansir dari Babycenter, untuk mengatasi keluarnya darah dari lubang anus saat BAB, Anda harus menghadapi konstipasi terlebih dulu. Hal ini karena konstipasi menjadi penyebab utama kotoran ibu hamil berdarah. Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan:

  • Perbanyak Konsumsi Serat

Anda bisa mencoba memperbanyak konsumsi serat. Misalnya saja dari buah, sayuran, dan oatmeal. Konsumsi serat akan membantu memperlancar pencernaan serta melunakkan BAB.

Tentunya, cara ini dapat mencegah terjadinya sembelit. Selain mendapatkan manfaat serat, rutin konsumsi buah dan sayur juga membuat Anda mendapatkan berbagai manfaat kesehatan dari vitamin dan mineralnya.

  • Mengonsumsi Makanan Mengandung Probiotik

Selain serat, konsumsi makanan mengandung probiotik pun sehat bagi saluran pencernaan. Ini karena probiotik bermanfaat bagi bakteri baik yang hidup dalam saluran pencernaan Anda. 

Zat ini seringkali bisa Anda dapatkan dari makanan yang melalui proses fermentasi. Misalnya saja, yoghurt, acar, kimchi, dan miso.

  • Pastikan Cukup Mengonsumsi Air Putih

Selanjutnya, pastikan Anda cukup minum. Secara sederhana, targetkan minum minimal 8 gelas per hari. Selain itu, Anda bisa menilai kecukupan cairan dari air seni. Air seni yang berwarna bening kekuningan umumnya menandakan Anda sudah cukup minum.

Seringkali, ibu hamil takut untuk minum mengingat salah satu keluhan lain yang sering muncul saat kehamilan adalah sering buang air kecil. Padahal, cukup cairan diperlukan sehingga feses yang dikeluarkan tidak keras.

Artikel Lainnya: Atasi Wasir Saat Hamil, Ini Caranya 

  • Jangan Menunda BAB

Kebiasaan buang air besar juga turut berpengaruh terhadap munculnya sembelit. Apalagi kalau Anda sering menunda mengeluarkan kotoran walau sudah ada rasa mulas. Jika memungkinkan, usahakan untuk BAB rutin sehingga Anda tidak menunda untuk mengeluarkannya. 

Waktu setelah makan (misalnya makan pagi) ini cukup ideal. Hal ini mengingat umumnya usus bekerja lebih setelah makan. Tentunya, ini turut mendorong munculnya rasa mulas.

  • Mulai Rutin Berolahraga

Aktivitas juga berpengaruh terhadap kerja saluran pencernaan Anda. Dengan rutin melakukan olahraga, saluran pencernaan juga akan terpacu untuk bekerja dengan baik sehingga proses keluarnya feses lebih lancar. 

Walaupun keluhan lemas dan mudah lelah seringkali dialami bumil, jangan dijadikan alasan untuk tidur-tiduran sepanjang hari. Luangkan sedikit waktu untuk beraktivitas dan melakukan olahraga yang disukai. Anda dan janin pun pasti akan lebih sehat.

Jika Anda mengalami feses berdarah saat hamil, terutama jika muncul bersamaan dengan kesulitan mengeluarkannya atau mengedan, ada kemungkinan penyebabnya sembelit atau konstipasi. Untuk mengatasinya, memerlukan langkah-langkah yang sudah disebutkan di atas, 

Namun, sebaiknya selalu konsultasikan setiap keluhan yang dirasa semasa kehamilan saat Anda melakukan kontrol kehamilan. Jika BAB berdarah mulai mengganggu aktivitas, jangan ragu untuk memeriksakannya. Dokter dapat membantu Anda untuk menemukan cara mengatasinya.

(AYU/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar