Sukses

Gejala dan Cara Mengatasi Serangan Adrenal Fatigue

Serangan adrenal fatigue apa itu? Ketahui gejala dan cara mengatasinya di sini!

Klikdokter.com, Jakarta Serangan adrenal fatigue istilah medis yang belum dikenal secara luas. Lalu penyakit apakah ini dan seperti apa gejala dan cara mengatasinya? Adrenal Fatigue adalah suatu istilah yang merujuk kepada suatu kumpulan gejala non spesifik seperti pegal, mudah lelah, sulit tidur, gangguan makan yang berlangsung cukup lama. 

Istilah yang belum diakui sebagai diagnosis medis ini dipopulerkan oleh James Wilson, seorang praktisi alternatif pada tahun 1998. Menurut beberapa orang yang meyakini adrenal fatigue sebagai suatu penyakit, kondisi ini biasanya menyerang orang yang telah cukup lama menanggung stres fisik, mental maupun emosional. 

Teori ini sebenarnya mengacu kepada kelenjar adrenal yang terletak di atas organ ginjal. Kelenjar adrenal berfungsi untuk menjaga sistem metabolisme tubuh dengan cara memproduksi sejumlah hormon. 

Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal adalah aldosterone, kortisol, adrenaline, epinefrin dan norepinefrin. Saat tubuh merasakan stres yang berkepanjangan maka akan terjadi ketidakseimbangan jumlah hormon dan yang paling banyak diproduksi adalah hormon kortisol. 

Artikel Lainnya: Sudah Cukup Tidur Tapi Badan Masih Capek, Kenapa Ya? 

Gejala yang dipercaya muncul saat terjadi adrenal fatigue adalah sebagai berikut ini.

  • Merasa lelah terus menerus.
  • Lemah otot.
  • Nafsu makan berkurang dan turun berat badan.
  • Diare, mual, muntah.
  • Perasaan cemas dan sensitif.
  • Tekanan darah rendah.
  • Sakit kepala.
  • Keringat berlebih.
  • Menstruasi tidak lancar.

Apabila Anda mengalami beberapa gejala seperti atas dan sudah berlangsung lama, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Pihak medis akan melakukan wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang untuk mencari penyebab kelelahan Anda.

1 dari 2 halaman

Mengatasi Serangan Adrenal Fatigue

Untuk meringankan gejala yang dicurigai sebagai adrenal fatigue, berikut ini beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya.

  • Makan Cukup Sering 

Cara paling mudah untuk tetap merasa berenergi adalah dengan makan porsi kecil secara teratur diikuti dengan cemilan sehat setiap 3-4 jam. ini menjadi pilihan ketimbang makan dengan porsi yang besar sekaligus. Hal ini akan menjaga keseimbangan gula darah Anda agar tetap stabil.

Artikel Lainnya: Cukup Tidur, tapi Masih Lelah? Kenali Penyebabnya

  • Berolahraga

Saat kelelahan, mungkin Anda akan malas untuk berolahraga. Faktanya, orang yang rajin berolahraga secara teratur minimal seminggu dua kali akan lebih merasa berenergi saat beraktivitas. 

Mulailah dengan olahraga kecil seperti berjalan kaki. Setelah itu, tingkatkan intensitasnya menjadi bersepeda atau jogging.

  • Tidur yang Cukup

Kebanyakan orang tidak mendapatkan tidur yang berkualitas sehingga merasa kelelahan saat pagi hari. Sebaiknya Anda tidur 6-8 jam sehari dan usahakan untuk merasa rileks sebelum tidur. 

  • Lakukan Aktivitas yang Anda Sukai

Stres bisa sangat menghabiskan energi Anda. Cobalah untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan dan membuat Anda rileks. Lakukan hobi yang diminati. 

Misalnya seperti membaca buku, mendengarkan musik atau menghabiskan waktu bersama teman. Apapun yang membuat Anda lebih rileks akan meningkatkan energi Anda. 

  • Kurangi Alkohol dan Kafein 

Meskipun minum segelas wine dapat membuat cepat tertidur, Anda akan terbangun dengan perasaan kurang berenergi. Alkohol membuat tidur Anda kurang dalam, meskipun sudah mencapai 6-8 jam sehari.

Gejala efek setelah konsumsi kafein dapat membuat Anda kelelahan, sakit kepala dan hilang konsentrasi. Turunkan konsumsi kafein secara perlahan sampai Anda bisa tidak merasa terganggu jika tidak minum kopi dalam satu hari.

  • Minum Air Putih yang Cukup

Tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air, oleh karena itu keadaan dehidrasi dapat sangat mengganggu fungsi tubuh. Minumlah cukup air secara rutin setiap hari. 

  • Konsumsi Vitamin 

Vitamin B berperan penting dalam proses pembentukan energi dalam tubuh. Konsumsilah makanan yang mengandung vitamin B tinggi. Misalnya,i biji-bijian, kacang atau susu. Anda dapat juga mengonsumsi tablet vitamin B kompleks.

Serangan adrenal fatigue dapat mengganggu aktivitas sehari-hari hingga berdampak pula pada kesehatan mental. Kenali gejala dan cara mengatasinya. Bila menetap, konsultasikanlah segera ke dokter untuk menemukan tatalaksana yang tepat. 

(RPA/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar