Sukses

Bayi Sering Berkeringat, Wajar atau Tanda Penyakit?

Jika hanya sesekali, bayi yang berkeringat adalah kondisi yang wajar. Lalu, bagaimana jika bayi sering berkeringat? Apakah ini sudah pasti disebabkan oleh penyakit?

Coba perhatikan buah hati Anda, apakah ia sangat sering berkeringat? Jika ya, Anda sebaiknya waspada dan segera membawa si kecil berobat ke dokter.

Beberapa orang menganggap bayi sering berkeringat adalah salah satu tanda dia sedang mengalami penyakit. Jika didiamkan, penyakit tersebut dituding dapat  menyebabkan komplikasi yang mematikan.

Namun, apakah medis setuju dengan hal tersebut? Apakah bayi sering berkeringat sudah pasti disebabkan oleh penyakit?

1 dari 3 halaman

Penyebab Bayi Sering Berkeringat

Anggapan mengenai bayi sering berkeringat akibat mengalami penyakit ternyata tidak sepenuhnya keliru. Ada pun beberapa penyakit yang bisa menjadi penyebab bayi sering berkeringat, misalnya:

  • Penyakit Infeksi

Bayi sering berkeringat juga bisa terjadi akibat adanya penyakit infeksi. Kondisi ini biasanya disertai dengan keluhan pilek atau demam

  • Sleep Apnea

Sleep apnea juga bisa menjadi penyebab bayi sering berkeringat. Pasalnya, kondisi tersebut membuat bayi berhenti bernapas selama kira-kira 20 detik saat sedang tidur.

Sleep apnea utamanya dialami oleh bayi prematur di bulan-bulan awal setelah dilahirkan. 

  • Penyakit Jantung Bawaan

Bayi yang menderita penyakit jantung bawaan akan berkeringat di hampir setiap waktu. Ini disebabkan kondisi jantung yang bekerja dua kali lipat memompa darah ke seluruh tubuh. 

Noasamua, jantung bawaan membuat si kecil susah makan dan sering berkeringat. Gejala lain mungkin terjadi, termasuk warna kebiruan pada kulit, serta pernapasan cepat dan dangkal.

Artikel Lainnya: 4 Masalah Kulit yang Sering Dialami Bayi

Satu hal yang perlu digaris bawahi, tidak selamanya bayi sering berkeringat disebabkan oleh penyakit. Ada pula kondisi bukan penyakit yang bisa menyebabkan keadaan tersebut, misalnya beberapa hal berikut.

  • Suhu Ruangan yang Terlalu Panas

Menurut dr. Devia Irine Putri, bayi sering berkeringat juga bisa terjadi akibat suhu ruangan yang terlalu tinggi.

"Bayi sering berkeringat tidak selalu akibat penyakit. Bisa saja terjadi karena kondisi lain, misalnya ruangan yang terlalu panas," ungkap dr. Devia.

  • Menangis Berlebihan

Perlu ibu tahu menangis mengeluarkan banyak energi dari si kecil. Saat bayi menangis dengan heboh dalam waktu panjang, ia bisa saja berkeringat dan wajahnya tampak merah.

  • Pakai Baju Terlalu Tebal 

Jangan terlalu sering ‘membungkus’ bayi dengan pakaian berlapis atau selimut ekstra. Ini bisa membuatnya mengeluarkan keringat berlebih dan merasa tidak nyaman, karena kulitnya tidak bisa ‘bernapas’ dengan optimal.

  • Tidur Terlalu Nyenyak 

Bayi baru lahir menghabiskan sebagian besar siang dan malamnya untuk tidur. Seperti diketahui, tidur juga memerlukan banyak energi, apalagi bayi yang mampu tidur lebih lelap daripada orang dewasa.

Sebagai akibatnya, tubuh bayi mungkin akan dipenuhi dengan keringat, apalagi jika kondisi kamar tidurnya memiliki suhu yang cukup tinggi.

Artikel Lainnya: Mengenal Intertrigo, Peradangan Kulit pada Bayi

2 dari 3 halaman

Bayi Sering Berkeringat, Kapan Harus ke Dokter?

Bayi sering berkeringat yang bukan disebabkan oleh penyakit tidak perlu penanganan dokter. 

"Ke dokter apabila keringat berlebihan disertai dengan demam, sesak, dan kebiruan pada jari-jari kaki tangan atau bibir. Jika saat menangis kulit tubuhnya berubah jadi kebiruan, lemas, atau tidak mau menyusu, Anda juga mesti segera membawanya ke dokter," ujar dr. Devia.

Jangan langsung panik saat menghadapi bayi sering berkeringat, apalagi tidak disertai dengan gejala-gejala berbahaya. 

Jika Anda ragu, coba konsultasi dengan dokter lewat LiveChat 24 jam. Caranya, Anda mengunduh aplikasi  Klikdokter lebih dulu.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar