Sukses

Bisakah Hamil Lagi Walau Rahim Turun?

Kondisi rahim turun kerap kali dikaitkan dengan kesulitan untuk hamil kembali. Benarkah hal ini? Berikut ulasannya.

Klikdokter.com, Jakarta Rahim turun, atau dalam bahasa medis disebut prolaps uterus, terjadi ketika otot-otot dasar panggul serta ligamen sekitarnya meregang dan melemah. Otot-otot ini pun tidak lagi memberikan dukungan yang cukup untuk rahim. Akibatnya, rahim masuk ke dalam atau menjulur keluar melalui vagina.

Prolaps uterus dapat terjadi pada wanita dari segala usia. Namun, hal ini sering dijumpai pada wanita pasca menopause yang pernah mengalami satu atau lebih persalinan normal melalui vagina.

Pada kondisi yang ringan, rahim turun biasanya tidak memerlukan perawatan. Akan tetapi, jika hal ini membuat Anda tidak nyaman atau mengganggu aktivitas, sebaiknya Anda mendapat perawatan.

Artikel lainnya: Kenali 7 Penyebab Rahim Turun

Rahim Turun, Apa Gejalanya?

Prolaps uterus ringan umumnya tidak menimbulkan tanda atau gejala. Akan tetapi, pada kondisi sedang hingga berat, gejala yang ditunjukkan meliputi:

  • Sensasi berat atau panggul seperti tertarik.
  • Jaringan yang menonjol keluar dari vagina.
  • Masalah pada buang air kecil, seperti sulit menahan berkemih (inkontinensia urine) atau sulit mengeluarkan urine (retensi urine).
  • Kesulitan buang air besar.
  • Merasa seperti ada sesuatu yang mengganjal dan akan jatuh keluar dari vagina, dan
  • Kekhawatiran seksual, seperti sensasi kelonggaran pada otot vagina.

Di sisi lain, kondisi-kondisi di atas disebabkan oleh melemahnya otot-otot panggul dan jaringan pendukung di sekitarnya. Penyebab melemahnya otot dan jaringan panggul antara lain:  

  • Melahirkan secara normal beberapa kali
  • Persalinan yang sulit dan trauma selama persalinan
  • Melahirkan bayi besar 
  • Kelebihan berat badan atau obesitas 
  • Menurunnya kadar estrogen setelah menopause
  • Sembelit kronis atau terlalu banyak mengejan 
  • Batuk kronis atau bronkitis
  • Aktivitas pengangkatan berat atau beban yang berulang
1 dari 3 halaman

Lantas, Apakah Masih Bisa Hamil?

Kekhawatiran ini kerap muncul pada wanita yang mengalami rahim turun. Nah, menurut kesimpulan dari sebuah penelitian, kehamilan alami pada orang dengan prolaps uteri adalah sangat mungkin. 

Akan tetapi, hal yang harus diperhatikan adalah berbagai aspek penunjang terjadinya kehamilan, yaitu tingkat kesuburan atau nihilnya penyulit kehamilan lainnya.

Di lain sisi, penanganan persalinan pada penderita prolaps uterus harus dianalisis per individu karena kondisi masing-masing pasien berbeda. Dokter akan mempertimbangkan tingkat keparahan prolaps, usia kehamilan, paritas, dan preferensi pasien.

Dalam kasus prolaps uteri, para ahli berpendapat bahwa operasi caesar elektif dapat menjadi pilihan untuk menghindari perkembangan prolaps dan kerusakan uterus, dibandingkan dengan persalinan normal.

Prosedur operasi caesar dinilai lebih efektif dalam mencegah perburukan prolaps organ dan menjadi pilihan persalinan yang lebih tepat dan aman.

Artikel lainnya: Rahim Terbalik Menyebabkan Sulit Hamil, Benarkah?

2 dari 3 halaman

Pencegahan Rahim Turun

Untuk mencegah dan mengurangi risiko prolaps uterus, beberapa hal layak Anda coba. Antara lain adalah: 

  • Lakukan latihan senam Kegel secara teratur. Latihan-latihan ini dapat memperkuat otot-otot dasar panggul Anda, terutama penting setelah melahirkan.
  • Obati dan cegah sembelit. Minum banyak cairan dan makan makanan berserat tinggi, seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan sereal gandum. Hal ini baik untuk mencegah terjadinya sembelit.
  • Hindari angkat beban atau angkat dengan teknik yang benar. Saat mengangkat, gunakan kaki Anda, bukan pinggang atau punggung Anda.
  • Kendalikan batuk. Segera berobat dan dapatkan perawatan jika Anda mengalami batuk kronis atau bronkitis. Satu hal lagi, jangan merokok.

 

  • Hindari penambahan berat badan pada penderita obesitas. Bicarakan dengan dokter Anda untuk menentukan berat badan ideal Anda dan dapatkan saran tentang strategi penurunan berat badan, jika Anda membutuhkannya.

Wanita yang punya riwayat rahim turun tetap dapat hamil kembali. Meski demikian, saat persalinan, penanganan akan disesuaikan dengan kondisi dan keparahan prolaps Anda. Anda dapat mendiskusikan hal ini lebih lanjut dengan dokter.

[HNS/RPA]

0 Komentar

Belum ada komentar