Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Lebih Sering daripada Pria, Ini Penyebab Sakit Gigi pada Wanita

Lebih Sering daripada Pria, Ini Penyebab Sakit Gigi pada Wanita

Tanpa disadari, ternyata wanita lebih sering sakit gigi ketimbang pria. Memangnya ada perbedaan antara penyebab sakit gigi pada wanita dan pria?

Klikdokter.com, Jakarta Sakit gigi memang sungguh menyebalkan. Rasa nyerinya benar-benar hebat dan membuat penderitanya sulit beraktivitas. Yang lebih mengejutkan lagi, rupanya wanita lebih sering mengalami sakit gigi daripada pria. Lantas, apa yang menjadi faktor penyebab sakit gigi pada wanita hingga frekuensi terjadinya lebih sering?

Ibu Hamil Paling Berpotensi Sakit Gigi

Drg. Martha Mozartha, M.Si mengatakan pada KlikDokter bahwa wanita yang sedang hamil rentan mengalami sakit gigi. Menurutnya, pada saat hamil air liur akan bertambah asam. Sehingga, perubahan komposisi air liur tersebut mempermudah bakteri untuk berkembang biak.

“Disamping itu, kebiasaan dan pola makan wanita hamil pastinya mengalami perubahan. Karena, mereka lebih cepat lapar sehingga frekuensi mengonsumsi makanan semakin tinggi. Jika si ibu banyak makan tetapi tidak diimbangi dengan sikat gigi dan perawatan yang optimal, maka risiko sakit gigi akan lebih tinggi,” jelasnya.

Kondisi ini semakin menciptakan pembentukan plak dan membuat gusi rentan mengalami infeksi. Infeksi gusi yang tidak ditangani lama-kelamaan dapat berkembang menjadi gingivitis, yakni peradangan parah pada jaringan gusi.

Ibu hamil yang sakit gigi tidak boleh mengabaikan kondisi tersebut. Kondisi seperti ini memang harus diatasi segera oleh dokter gigi. Drg. Callista Argentina dari KlikDokter mengungkapkan, ibu hamil yang mengalami sakit gigi parah memiliki risiko setinggi 18 persen untuk melahirkan bayi prematur dan berberat badan lahir rendah.

Perubahan Hormon Menyebabkan Sakit Gigi pada Wanita

Meski wanita hamil lebih berpotensi sakit gigi, bukan berarti wanita lainnya memiliki risiko lebih rendah. Sebab, yang berperan dalam memicu sakit gigi pada wanita adalah perubahan hormon. Adapun sejumlah kondisi yang menjadi faktor penyebab sakit gigi pada wanita antara lain:

  • Masa Pubertas dan Menstruasi

Umumnya, sakit gigi pada wanita dimulai saat ia memasuki masa pubertas. Pada masa tersebut, telah terjadi peningkatan produksi hormon estrogen dan progesteron yang sangat penting dalam siklus menstruasi.

Banyaknya jumlah hormon tersebut akan memengaruhi aliran darah menuju gusi. Alhasil, muncul reaksi berlebih pada gusi hingga menyebabkan gusi nyeri, mudah bengkak, kemerahan, dan mudah berdarah.

Tak cuma itu, wanita yang sudah mulai menstruasi juga akan lebih sering sariawan dibanding sebelumnya. Jadi, untuk mengurangi dan menghindari hal-hal di atas, pastikan Anda menjaga kebersihan mulut dan gigi dengan lebih baik.

  • Penggunaan Pil KB

Wanita yang mengonsumsi pil KB akan mengalami peningkatan hormon progesteron dan estrogen. Oleh karena itu, tubuhnya akan mengalami efek yang sama seperti saat pubertas dan menstruasi.

Untungnya, kini sudah ada pil KB modern yang tidak membuat kadar hormon progesteron dan estrogen dalam tubuh menjadi melonjak. Sehingga, risiko untuk mengalami sakit gigi akibat perubahan hormon tidak sebesar dulu.

  • Masa Menopause

Menopause tak cuma bikin sakit gigi, tetapi juga menyebabkan sensasi terbakar pada mulut, perubahan kemampuan mengecap, gigi sensitif, hingga mulut kering. Nah, apabila mulut terlalu kering, bakteri pun dapat bertahan di mulut lebih lama dan membuat gigi rentan membusuk serta berlubang.

Jadi, umumnya perubahan hormonlah yang menjadi penyebab sakit gigi pada wanita lebih sering dibanding pria. Meski kondisi naik turunnya hormon tak bisa dicegah, bukan berarti Anda tidak bisa menghindari sakit gigi. Tingkatkan lagi kebersihan mulut dan gigi agar Anda tidak sering mengalami sakit gigi.

(FR/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar