Sukses

Makan Ubi Bisa Atasi Mag, Mitos atau Fakta?

Ada yang mengatakan bahwa makan ubi bisa atasi mag. Namun, benarkah peryataan ini menurut sudut pandang medis? Cari tahu penjelasannya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Mag bisa diartikan sebagai rasa nyeri atau tidak nyaman di sekitar area ulu hati dan perut. Rasa sakit yang ditimbulkan pun cukup menyiksa hingga dapat menghambat aktivitas harian Anda. Akan tetapi, disebut-sebut, makan ubi bisa atasi mag! Benarkah demikian?

Ubi Atasi Mag?

Menjawab hal tersebut, dr. Alberta Jesslyn Gunardi, BmedSc, Hons dari KlikDokter, menjelaskan bahwa ubi—dalam jenis apapun—sebaiknya dihindari oleh pengidap mag, khususnya mereka yang memiliki mag kronis.

“Ubi mengandung banyak vitamin, seperti vitamin A dan vitamin C yang baik untuk sistem kekebalan tubuh. Namun, sumber karbohidrat itu tidak boleh dikonsumsi para pengidap mag kronis,” ujar dr. Alberta.

Pasalnya, dia menjelaskan, pengidap mag kronis umumnya sudah mengalami kerusakan pada lapisan dalam lambung. Mereka pun tidak dianjurkan untuk konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, seperti ubi. Ini karena bisa membuat lambung bekerja ekstra. 

Artikel lainnya: Sejuta Manfaat Ubi Jalar bagi Kesehatan

“Selain itu, ubi juga memiliki tingkat keasaman atau pH sebesar 5,45 sehingga tidak baik dikonsumsi oleh pengidap sakit lambung, ” jelas dr. Alberta. 

Selain mengandung serat tinggi, tanaman yang punya nama ilmiah Ipomoea batatas ini juga bertekstur cukup kasar pada bagian pangkalnya. Ini menyebabkan ubi lebih sulit untuk dicerna, bahkan oleh orang yang tidak punya sakit mag.

1 dari 2 halaman

Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Mag 

Mag atau dalam bahasa medis disebut dispepsia, adalah istilah umum untuk menggambarkan gangguan pada lambung. Gejalanya antara lain nyeri perut bagian kiri atas, mual, muntah dan perut kembung.

Karena mengganggu lambung itulah, tidak semua makanan atau minuman bisa bebas dikonsumsi penderita mag. Selain ubi, dr. Nadia Octavia dari KlikDokter menjelaskan pengidap mag sebaiknya menghindari makanan pedas dan sangat asam karena bisa berdampak buruk pada penyakitnya.

Artikel lainnya: Sakit Mag Tak Kunjung Sembuh, Apa Penyebabnya?

“Meski tidak secara langsung menyebabkan mag, makanan pedas itu bisa memicu dan memperparah gejala mag yang Anda miliki. Ketika masuk ke dalam saluran cerna, makanan pedas bisa mengiritasi lapisan mukosa lambung,” jelas dr. Nadia.

Selain itu, mengonsumsi makanan pedas juga bisa meningkatkan sekresi atau pengeluaran asam lambung dan menurunkan kekuatan lapisan pelindung lambung. Terlebih lagi jika dikonsumsi bersamaan dengan makanan asam. 

Makanan yang mengandung lemak tinggi juga sebaiknya dihindari pengidap mag karena bisa memperparah gejala sakit lambung Anda.

“Bukan hanya sulit dicerna, makanan berminyak juga bisa meninggalkan plak pada sisi lambung yang nantinya bisa meradang. Hali inimenyebabkan infeksi yang lebih parah,” tutur dr. Nadia. 

Selanjutnya, minuman tinggi kafein juga bisa memperburuk keadaan mag Anda. Kafein bersifat stimulan yang dapat meningkatkan produksi asam lambung dan memperparah gejala. 

“Kafein juga dapat merangsang kontraksi usus dan meningkatkan risiko diare atau nyeri perut. Di samping kafein, penderita mag juga perlu menghindari minuman beralkohol yang bisa memperparah gejala,” dia menambahkan.

Apabila Anda punya sakit mag, sebaiknya hindari mengonsumsi ubi. Alasannya, makan ubi bisa atasi mag hanyalah mitos belaka. Mengonsumsi sumber karbohidrat ini justru bisa memperparah mag Anda. Lebih baik, jalani pola makan yang sehat dan teratur. Apabila sakit mag semakin parah, berkonsultasilah segera pada dokter. 

[HNS/AYU]

0 Komentar

Belum ada komentar