Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Jangan Khawatir Iritasi, Ini Tips Cukur Jenggot untuk Kulit Berjerawat

Jangan Khawatir Iritasi, Ini Tips Cukur Jenggot untuk Kulit Berjerawat

Jenggot sudah terlalu tebal, tapi enggan mencukur karena takut melukai atau bikin iritasi jerawat di wajah? Jangan khawatir! Berikut tips mencukur jenggot untuk kulit berjerawat.

Klikdokter.com, Jakarta Bagi pria dengan kulit mulus, mungkin mencukur jenggot bukan menjadi hal yang menantang. Namun, hal tersebut berkebalikan dengan pria yang memiliki kulit berjerawat. Bagaimana tidak, jerawat di kulit mereka bisa terluka akibat gesekan pisau cukur! Lantas, bagaimana, ya, tips mencukur jenggot untuk kulit yang berjerawat?

Selalu bersihkan wajah dengan air hangat

Satu hal yang tak boleh dilewatkan sebelum mencukur jenggot adalah selalu membersihkan wajah terlebih dulu. Gunanya untuk menghilangkan minyak berlebih dan kotoran pada wajah Anda. Makin banyak minyak di wajah, semakin tertutup pori-pori Anda. Hal tersebut akan menghambat proses mencukur. 

Suhu air yang direkomendasikan untuk mencuci wajah sebelum mencukur jenggot adalah air hangat. Itu sebabnya, air hangat cenderung membuat rambut dan kulit lebih fleksibel. Anda tak perlu menekan pisau cukur terlalu kuat. 

Sabun wajah yang direkomendasikan untuk kulit berjerawat dan berminyak adalah sabun yang mengandung asam salisilat atau glycolic acid. Setelah bersih, keringkan dengan handuk dengan cara ditepuk-tepuk, bukan digosok!

Siapkan gel cukur, bukan krim

Umumnya, pria mencukur jenggotnya dengan shave cream. Hal itu memang tepat. Namun, bila kulit wajah Anda cenderung berjerawat, lebih baik pilih yang teksturnya gel, bukan krim, apalagi krim yang kadar alkoholnya sangat tinggi.

Pasalnya, krim cukur dengan kandungan alkohol tinggi akan menghilangkan kelembapan alami kulit. Ini membuat kulit menjadi lebih sensitif dan mudah iritasi. Selain itu, krim tersebut dapat menimbulkan sensasi panas saat bercukur. Beda halnya dengan gel. Gel terasa lebih ringan di kulit Anda dan tak akan menyumbat pori. 

Pilih pisau cukur single atau yang elektrik

Pisau cukur dengan mata pisau ganda sebenarnya memang dapat mencukur rambut-rambut jenggot dengan optimal. Sayangnya, pisau tersebut juga dapat menimbulkan gesekan yang lebih “hebat”. Ini membuat kulit yang berjerawat lebih mudah iritasi!

Oleh sebab itu, pisau cukur yang single berisiko lebih rendah untuk melukai kulit berjerawat. Jika Anda tak terlalu menyukai pisau cukur mata pisau single, lebih baik gunakan alat cukur elektrik. Itu karena, alat cukur elektrik lebih mampu memangkas jenggot tanpa harus terlalu menempel dengan permukaan kulit. 

Dan yang tak boleh dilupakan, dr. Nitish Basant Adnani, BMedSc MSc dari KlikDokter berpesan, alat cukur yang digunakan harus dalam keadaan bersih! Jika alat tidak bersih, hal tersebut dapat menyebabkan infeksi kuman dan membuat jerawat di wajah semakin parah. 

Bercukur mengikuti arah rambut tumbuh 

Anda wajib mencukur jenggot sesuai arah rambut tumbuh, bukan sebaliknya. Meski mencukur dengan arah sebaliknya dirasa efektif, tapi jika itu dilakukan, risiko rambut tumbuh ke dalam akan semakin tinggi dan membuat jerawat Anda semakin menjadi-jadi! Lakukan secara perlahan agar kulit berjerawat tidak terluka dan berdarah. 

Bersihkan wajah dan aplikasikan pelembap

Hilangkan sisa-sisa gel di wajah begitu pula dengan alat yang Anda gunakan. Lalu, simpan di tempat yang kering dan bersih agar tidak terkontaminasi kuman. Selesai bercukur, oleskan pelembap khusus yang dirancang untuk digunakan sehabis mencukur. Pelembap tersebut akan membantu mengembalikan kelembapan alami sekaligus menenangkan kulit.

Tips mencukur jenggot untuk kulit berjerawat di atas dapat Anda terapkan tiap kali Anda hendak melakukan ritual tersebut. Lakukanlah secara perlahan dan hati-hati! Kalau tidak berhati-hati, jerawat tetap berdarah dan wajah Anda akan memerah! 

(AYU/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar