Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Tak Sadar Sering Dilakukan, Ini 5 Kesalahan dalam Penggunaan Sex Toys

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Tak Sadar Sering Dilakukan, Ini 5 Kesalahan dalam Penggunaan Sex Toys

Meski bisa “menghidupkan” suasana, kesalahan penggunaan sex toys di bawah ini justru bisa merugikan, lo! Apa saja kesalahan yang dimaksud? Berikut ulasannya!

Klikdokter.com, Jakarta Penggunaan sex toys atau alat bantu seks diperlukan bagi sejumlah pasangan. Ini karena dapat memberikan rangsangan, khususnya pada wanita. Meski memanfaatkan sex toys untuk aktivitas seksual itu sah-sah saja, tetapi, kesalahan dalam penggunaannya bisa menjadi bumerang bagi Anda jika terus-menerus dilakukan. 

Apa saja kesalahan penggunaan sex toys yang sering dilakukan? Ini dia beberapa hal yang harus Anda perhatikan.

  • Tidak membersihkannya dengan benar

Sex toys yang dipakai untuk merangsang alat kelamin tentu saja harus dalam keadaan bersih. Karena malas dan merasa ribet, langkah pembersihan sex toys ini sering dilewatkan. Padahal, menempelkan, apalagi sampai memasukkan alat yang kotor itu ke organ intim bisa menyebabkan infeksi.

Infeksi tersebut dapat menjangkit Anda ataupun pasangan. Salah satunya adalah infeksi saluran kencing. Ini karena saluran tersebut telah terkontaminasi oleh bakteri atau kuman dari sex toys yang masih kotor. 

Sebelum dipakai, akan lebih baik bila sex toys dibersihkan dulu dengan tisu basah (khusus yang berbaterai). Jika tidak berbaterai, lebih baik cuci bersih dengan air mengalir dan sabun. Lalu, jangan lupa keringkan dengan handuk bersih atau tisu. 

  • Tidak pernah membaca aturan pakai

Sex toys memiliki aturan pakainya masing-masing. Kesalahan yang sering dilakukan oleh penggunanya adalah tidak pernah membaca aturan tersebut. Biasanya, mainan seks elektrik harus di-charge dulu hingga penuh sebelum dipakai. 

Jika Anda tak melakukan hal tersebut, bisa jadi di tengah-tengah penggunaan alat tersebut mati. Ini membuat pemanasan yang dilakukan menjadi tanggung. Meski tak berhubungan dengan efek kesehatan, matinya alat tersebut juga bisa menurunkan mood hubungan seksual pasangan, lo!

  • Dipakai tanpa pelumas

Mungkin, Anda berpikir bahwa saat memakai sex toys, pelumas tak perlu lagi dipergunakan. Ini karena sex toys itu sendiri adalah membuat vagina menjadi basah. Sayangnya, pola pikir tersebut salah. Itu karena, penggunaan sex toys masih memerlukan pelumas demi meminimalkan efek gesekan pemicu iritasi.

Pelumas yang bisa Anda gunakan tergantung dari bahan mainan yang digunakan. Jika bahan sex toys terbuat dari lateks, lebih baik pilih pelumas yang berbahan dasar air atau silikon. Ini karena pelumas berbahan dasar minyak lama-kelamaan akan merusak permukaan alat tersebut.

  • Dipakai secara bergantian

Sex toys sudah dibersihkan dan sudah diberi pelumas, tetapi alat tersebut digunakan secara bergantian? Ya, sama saja! Bahkan, risikonya pun lebih besar untuk terkena penyakit menular seksual.

Menurut dr. Resthie Rachmanta Putri, M.Epid dari KlikDokter, menggunakan sex toys berganti-gantian dengan orang lain sangat berpotensi menyebabkan gonore, sifilis, atau minimal keputihan. Jadi, jangan pernah melakukan ini, ya!

  • Memindahkan sex toys dari anus ke vagina

Kesalahan dalam penggunaan sex toys selanjutnya adalah memindahkan alat yang sudah masuk ke anus ke dalam vagina. Kondisi tersebut hanya akan memindahkan bakteri. Itu sangat berbahaya bagi organ intim wanita. 

Dalam anus, terdapat bakteri E.coli. Apabila bakteri tersebut pindah ke vagina, maka vagina bisa terinfeksi! Jika ingin melakukan hal tersebut, lebih baik bersihkan dulu atau dibedakan saja alatnya. 

Itu dia sejumlah kesalahan dalam penggunaan sex toys sering dilakukan. Sebagian besar sex toys memiliki bahan plastik PVC. Nah, ada penelitian yang melaporkan, orang yang terlalu sering terpapar bahan tersebut akan berisiko lebih tinggi untuk terkena kanker. Ada baiknya Anda tidak menggunakan sex toys.

(AYU/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar