Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Jangan Salah, Ini Cara Menggunakan Sex Toys yang Benar

Penggunaan sex toys bisa membuat suasana di atas ranjang lebih seru. Sayangnya, tidak sedikit orang yang belum sepenuhnya paham tentang cara menggunakan sex toys.

Alat bantu seks alias sex toys dapat menjadi pilihan yang tepat bagi pasangan suami istri yang ingin merasakan sensasi baru saat ‘bermain’ di atas ranjang. Ini karena alat tersebut dapat memberikan rangsangan, khususnya pada wanita.

Tenang, Anda tidak perlu khawatir. Memanfaatkan sex toys untuk aktivitas seksual pasangan suami istri adalah tindakan yang wajar. Namun, Anda mesti tahu betul tentang cara menggunakan sex toys tersebut.

Pasalnya, salah cara pakai sex toys justru bisa menjadi petaka bagi kesehatan Anda dan pasangan.

1 dari 2 halaman

Beberapa Kesalahan saat Pakai Sex Toys

Berikut ini adalah beberapa kesalahan yang sering dilakukan pasangan suami istri terkait penggunaan sex toys:

1. Tidak Menjaga Kebersihan

Karena malas dan merasa ribet, langkah pembersihan sex toys  sering dilewatkan. Padahal, menempelkan, apalagi sampai memasukkan alat yang kotor itu ke organ intim bisa menyebabkan terjadinya infeksi.

Infeksi tersebut dapat menjangkit pada Anda ataupun pasangan. Salah satu infeksi yang mungkin terjadi adalah infeksi saluran kemih (ISK). Ini karena saluran tersebut telah terkontaminasi oleh bakteri atau kuman yang menempel pada sex toys yang masih kotor. 

Karenanya, sebelum dipakai, akan lebih baik bila sex toys dibersihkan dulu dengan tisu basah (khusus yang berbaterai). Jika sex toys tidak berbaterai, lebih baik cuci bersih dengan air mengalir dan sabun. Lalu, jangan lupa keringkan dengan handuk bersih atau tisu kering. 

Artikel Lainnya: Manfaat Seks BDSM bagi Kesehatan

2. Tidak Membaca Aturan Pakai

Sex toys memiliki aturan pakainya masing-masing. Kesalahan yang sering dilakukan oleh penggunanya adalah tidak pernah membaca aturan tersebut. Biasanya, mainan seks elektrik harus di-charge terlebih dahulu hingga penuh sebelum dipakai. 

Jika Anda tak melakukan hal tersebut, bisa jadi di tengah-tengah penggunaan alat tersebut mati. Ini membuat pemanasan yang dilakukan menjadi tanggung. Meski tak berhubungan dengan efek kesehatan, matinya alat tersebut juga bisa menurunkan mood dalam berhubungan seksual, lo!

Aturan pakai juga menjelaskan hal-hal penting lain yang wajib diketahui. Misalnya, bagaimana cara membersihkan mainan orang dewasa ini dengan tepat.

3. Dipakai Tanpa Pelumas

Mungkin, Anda berpikir bahwa saat memakai sex toys, pelumas tak perlu lagi dipergunakan. Ini karena tujuan dari penggunaan sex toys itu sendiri adalah membuat vagina menjadi basah.

Sayangnya, pola pikir tersebut salah. Karena pada dasarnya, penggunaan sex toys masih memerlukan pelumas demi meminimalkan efek gesekan yang bisa menjadi pemicu iritasi.

Pelumas yang dipilih tergantung dari bahan mainan yang digunakan. Jika bahan sex toys terbuat dari lateks, lebih baik pilih pelumas yang berbahan dasar air atau silikon. Ini karena pelumas berbahan dasar minyak bisa merusak permukaan alat tersebut secara perlahan.

4. Dipakai Secara Bergantian

Sex toys sudah dibersihkan dan sudah diberi pelumas, tetapi alat tersebut digunakan secara bergantian? Ya, sama saja! Bahkan, risikonya pun lebih besar untuk terkena penyakit menular seksual.

Faktanya, menggunakan sex toys secara berganti dengan orang lain sangat berpotensi menyebabkan penyakit gonoresifilis, atau keputihan abnormal. Jadi, jangan pernah melakukan ini, ya!

Artikel Lainnya: Mau Puaskan Pasangan? Lakukan 5 Trik Afterplay Ini

5. Memindahkan Sex Toys dari Anus ke Vagina

Kesalahan dalam penggunaan sex toys selanjutnya adalah memindahkan alat yang sebelumnya masuk ke dalam anus menjadi masuk ke dalam vagina. Kondisi ini hanya akan memindahkan bakteri, sehingga sangat berbahaya bagi organ intim wanita. 

Dalam anus, terdapat bakteri E.coli. Apabila bakteri tersebut pindah ke vagina, maka organ intim wanita tersebut bisa terinfeksi.

Jika ingin melakukan hal tersebut, lebih baik bersihkan dulu alat yang digunakan dengan sabun dan air mengalir. Apabila ingin lebih aman lagi, gunakan alat yang berbeda untuk anus dan vagina.

6. Hanya Digunakan saat Sendiri

Penggunaan sex toys memang dapat membantu Anda, khususnya para wanita, untuk mencapai kepuasan. Namun, hal ini tidak berarti Anda hanya dapat menggunakannya saat seorang diri.

Sebuah studi yang dilakukan di Amerika Serikat tahun 2017 menemukan bahwa 37% wanita memerlukan stimulasi pada klitoris untuk mencapai orgasme. Sementara itu, 36% responden lain menyatakan bahwa stimulasi tersebut dapat meningkatkan kepuasan mereka.

Itu berarti bahwa Anda tidak perlu malu untuk melakukan stimulasi klitoris demi mencapai kepuasan. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan sex toys saat berhubungan dengan pasangan.

Artikel Lainnya: Bolehkah Menggunakan Baby Oil sebagai Pelumas Seks?

7. Tidak Menggunakan Pelindung

Ada baiknya memasang pelindung dalam bentuk kondom untuk sex toys yang pemakaiannya dimasukkan ke dalam vagina. Selain untuk melindungi diri dari risiko infeksi, pemakaian kondom pada alat tersebut juga memudahkan Anda dalam membersihkan “mainan” ini.

Jadi, setiap kali akan menggunakannya, tidak ada salahnya untuk memasang kondom baru pada sex toy tersebut. Jangan lupa untuk tetap menggunakan pelumas, dan membersihkannya dengan baik setelah digunakan.

Di antara salah cara pakai sex toys yang telah disebutkan, mana yang pernah Anda lakukan? Pastikan untuk segera memperbaikinya, agar kesehatan dan kenikmatan Anda bersama pasangan tidak akan mengalami gangguan.

Jadi, tetap ingat untuk bijak dalam menggunakan sex toys. Pastikan pula Anda membatasi intensitas menggunakan alat ini, untuk meminimalkan dampak buruk yang mungkin terjadi. Jika Anda ingin tahu lebih lanjut mengenai hal ini, jangan sungkan untuk bertanya pada dokter melalui Live Chat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

(NB/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar